Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Fase Patah Hati Seorang Arash Buana Tertuang di Single Terbaru

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 12 Juli 2021
Fase Patah Hati Seorang Arash Buana Tertuang di Single Terbaru

Arash Buana rilis single terbaru. (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENYANYI muda bertalenta Arash Buana kembali merilis single terbaru berjudul LMAO I Just Broke Up di bawah naungan Alfa Records. Pada konferensi virtual yang digelar pada Jumat (9/7), Arash menceritakan bahwa, lagu yang menceritakan tentang pengalaman putus dari cinta pertamanya ini serentak diputar di Malaysia, Vietnam, Singapura, Thailand dan Turki.

“Ini adalah tentang sebuah fase percintaan anak remaja setelah putus cinta, ada fase di mana merasakan putus asa, sedih, marah, kecewa, tidak peduli hingga frustasi mempertanyakan keadaan yang sebenarnya terjadi,” ucap Arash.

Baca juga:

Rinni Wulandari Bahas Pertemanan Palsu di Single 'Snake on Apple Trees'

Menurut Arash, terdapat empat tahapan ketika orang merasakan putus cinta. Pertama, fase sedih ketika baru berpisah. Kedua, tahapan mulai move on, walaupun hanya pura-pura. Ketiga, momen frustasi ketika merasa galau pada tahap pertama. Terakhir, baru bisa merasa merdeka atau terlepas dari belenggu perasaan tidak mengenakan dari tahap-tahap sebelumnya.

Pada penggalan lirik 'Things come to an end/like tv shows and just might be/our last episode', Arash coba menyampaikan bahwa, ada masanya hubungan tidak mungkin dipertahankan dan perpisahan adalah hal yang wajar.

“Kita sebagai manusia waras harus bisa menerima hal tersebut, dari kita ‘menerima’ hal itu, gue yakin akan berdampak positif ke hidup kita, dan tanpa harus disadari,” lanjutnya.

Baca juga:

'Titik Dewasa', Single Perkenalan dari Angie Zelena

Proses produksi single terbarunya, Arash dibantu oleh Ldr Project yaitu Recky Risanto, Dewangga Elsandro, dan David Elsandro. Sebuah suguhan musik yang berbeda dari single-single Arash Buana sebelumnya.

View this post on Instagram

A post shared by e?Rash buE?no (@arash_buana)

Bisa dikatakan penyanyi yang kini menginjak usia 18 tahun itu, memiliki ciri khas khusus dalam memainkan musik-musik bedroom pop yang simple dengan ambience ruangan dan kekuatan pada lirik.

Satu hal yang menarik, meskipun berkisah tentang hal sedih. Namun, Arash merepresentasikan konsepnya dikemas dalam tempo yang up beat, dengan nuansa yang ceria.

Selain merilis di berbagai platform musik digital, Arash juga merilis video lirik lagu barunya di kanal YouTubenya. Ia memilih konsep video lirik sebagai alternatif karena terkendala membuat video klip akibat kebijakan PPKM Darurat. (far)

Baca juga:

Gandeng Amanda Caesa, Calvin Jeremy Kembali dengan ‘Why Can’t We’

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
ShowBiz
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
Melalui lagu ini, Raim Laode mengangkat kisah tentang seseorang yang tetap memilih bertahan dalam sebuah hubungan, meski menyadari dirinya bukan lagi alasan di balik kebahagiaan orang yang dicintainya.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
Bagikan