Kesehatan

Fakta Tentang Pria Tertua di Dunia: Bebas dari Stres, Bebas dari Penyakit

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Senin, 21 Januari 2019
Fakta Tentang Pria Tertua di Dunia: Bebas dari Stres, Bebas dari Penyakit

Pria berusia panjang, Masazo Nonaka (Foto: Free Press Journal)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PRIA tertua di dunia, Masazo Nonaka meninggal dunia pada usia 113 tahun. Ia meninggal dunia di rumahnya, sebuah penginapan dan pemandian air panas, Ashoro, Hokkaido. Menurut cucunya, Yuko Nonaka, ia meninggal saat sedang tertidur.

"Kakek tak punya riwayat penyakit apapun sepanjang hidupnya dan meninggal saat sedang tidur. Ia pergi tanpa menyusahkan keluarga," ujar Yuko seperti dilansir Kyodo News.

Semasa hidup, Nonaka menjalani bisnis pemandian air panas. Bisnis tersebut telah turun temurun dan sudah berusia 106 tahun. Setelah secara fisik tak memungkinkan untuk menjalankan usaha tersebut, cucunya Yuko mengambil alih usaha keluarga tersebut.

Sepanjang hidupnya, ayah dari lima anak tersebut menjalani hidup dengan riang dan tanpa stres. Ia bahkan hobi makan makanan manis, sesuatu yang menjadi pantangan besar dalam dunia kesehatan. Berikut fakta lain tentang Masazo Nonaka:

1. Hidupnya bebas dari stres

Masazo Nonaka
Nonaka hobi makan makanan manis (Foto: Free Press Journal)

Sepanjang hidupnya, ia terbebas dari stres, hal yang jarang terjadi pada manusia saat ini. Berbagai literasi ilmiah mengungkapkan bahwa stres dapat menimbulkan berbagai macam penyakit mulai dari kanker, penyakit hati, alergi dan lain sebagainya. Masazo adalah satu dari beberapa orang yang sadar akan hal tersebut. Ia menjauhi stres demi kualitas hidup yang baik.

Ia juga menikmati berbagai hal yang disukai mulai dari mengonsumsi makanan manis yang menjadi favoritnya, menyaksikan pertandingan sumo, membaca koran hingga berendam air panas.

Ketika dinobatkan sebagai manusia tertua di dunia oleh Guiness World Records pada April 2018 ia mengungkapkan bahwa ia bisa berumur panjang karena hobi makan makanan manis dan berendam air panas.

#Tren Jepang #Jepang #Masazo Nonaka #Pria Tertua Meninggal #Pria Tertua
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pemadaman Karhutla Dimasifkan Biar Asep Tidak Lintas Negara, Jepang Kirim Kapal dan 3 Helikopter
Pengiriman ini merupakan misi pemadaman kebakaran luar negeri pertama yang dilakukan oleh personel Pasukan Bela Diri (SDF).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Pemadaman Karhutla Dimasifkan Biar Asep Tidak Lintas Negara, Jepang Kirim Kapal dan 3 Helikopter
Olahraga
Jumlah Pemain Jepang di Premier League Pecahkan Rekor, Ini Alasannya!
Jumlah pemain Jepang di Premier League musim ini mencatat rekor baru.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Jumlah Pemain Jepang di Premier League Pecahkan Rekor, Ini Alasannya!
Dunia
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah timur Jepang.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Dunia
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, naik jadi 34 orang. Otoritas masih menyelidiki 9 kematian terkait bencana.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Dunia
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, melonjak menjadi 28 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah, 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terganggu.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Dunia
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, menewaskan 17 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah. 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terbatas.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Indonesia
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Memperluas akses pekerja Indonesia memperoleh kesempatan bekerja di Jepang melalui jalur yang legal, aman, dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Indonesia
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Jumlah personel Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) yang dikerahkan untuk penanganan gempa di Prefektur Kumamoto ditingkatkan menjadi 4.600 orang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Dunia
Korban Tewas Sementara Gempa Jepang 13 Orang, Ratusan Terjebak Reruntuhan Mal Aeon
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, menewaskan 13 orang. Mall Aeon ambruk, puluhan terjebak, 200 orang selamat. Pemerintah bentuk satuan tugas darurat.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Korban Tewas Sementara Gempa Jepang 13 Orang, Ratusan Terjebak Reruntuhan Mal Aeon
Dunia
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Mencapai Ratusan
Sejumlah penumpang kereta cepat juga dilaporkan mengalami luka-luka saat gempa terjadi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Mencapai Ratusan
Bagikan