Fakta di Balik Suara Emas Siswa Asal Medan

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 21 Juli 2021
Fakta di Balik Suara Emas Siswa Asal Medan

Pakaian adat khas Batak dengan Ulos. (Foto: merahputih.com/@Chrestella)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SISWA Medan yang merantau ke Ibu Kota boleh dibilang hampir semuanya memiliki suara emas. Ternyata ada alasan di balik kenapa kebanyakan siswa Medan pintar nyanyi. Itu bisa karena pengaruh keturunan yang memang sudah memiliki suara bagus atau mungkin karena adanya pelatihan secara rutin dalam mempelajari teknik tarik suara.

Di luar hal itu, tentunya ada beberapa fakta unik lainnya yang mungkin jarang kamu ketahui dari anak Medan yang ngilmu di Negeri Aing. Rupanya ada banyak faktor yang membuat suara mereka jadi begitu merdu, misalnya:

Baca juga:

Badut Kelas, Bikin Seisi Kelas Tertawa Sampai Lemas

1. Mulai sekolah pakai nyanyian

Nyanyi dulu sebelum belajar. (Foto: merahputih.com/Chrestella)

Beberapa sekolah di Medan menerapkan sistem yang tidak biasa untuk meningkatkan kualitas belajar murid-muridnya. Ketika bel masuk sekolah berbunyi, anak-anak di kelas akan berdiri di tempat masing-masing dan menyanyikan lagu yang diputar untuk satu sekolah. Hal ini dilakukan untuk semua tingkatan mulai dari TK, SD, SMP, dan SMA. Pada saat bel pulang sekolah berbunyi, hal yang sama juga dilakukan.

Kegiatan yang dilakukan sebelum memulai pelajaran ini tidak hanya meningkatkan kualitas belajar, tetapi pastinya juga memiliki pengaruh dalam melatih suara. Bahkan, beberapa sekolah swasta menerapkan doa pagi penuh nyanyian pada waktu istirahat untuk menghukum murid-murid yang melanggar peraturan sekolah.

2. Anggota ekskul paduan suara

Lomba paduan suara. (Foto: Instagram/@methodist2medan)

Paduan suara merupakan salah satu ekskul yang wajib diikuti siswa Medan. Biasanya akan ada lomba paduan suara antar sekolah ataupun antar angkatan di sekolah yang menjadi kesempatan mereka untuk menunjukkan kualitas suara.

Baca juga:

Zaman Sudah Canggih, Ngilmu Nulis di Buku Tetap Lebih Asyik

Banyak siswa Medan sudah mengikuti kegiatan paduan suara sejak dini dan mengetahui karakter suaranya masing-masing. Dengan begitu, mereka memiliki pelatihan khusus yang konsisten untuk meningkatkan kualitas suaranya. Tidak hanya untuk lomba, biasanya anak-anak yang mengikuti paduan suara juga kerap ikut melakukan kegiatan sosial dan melayani yayasan sosial seperti panti jompo, panti asuhan dan lain sebagainya.

3. Sering ikut lomba menyanyi

Lomba menyanyi tahunan di sekolah Swasta Methodist-2 Medan. (Foto: Instagram/@godsgift2019_)

Salah satu faktor yang sering menjadi alasan orang Medan rajin bernyanyi adalah untuk mengikuti lomba nyanyi. Selain lomba paduan suara, sekolah-sekolah juga sering mengadakan lomba pertunjukan bakat ataupun lomba nyanyi antar angkatan.

Ada lomba yang dikhususkan untuk menyanyikan lagu daerah. Ada juga yang diharuskan untuk bernyanyi sambil memainkan alat musik, dan ada lomba menyanyi yang dilakukan berdua ataupun secara berkelompok. Tidak hanya diadakan untuk antar angkatan, biasanya lomba seperti ini juga diadakan secara umum ataupun antar sekolah.

4. Anak Gereja

Band Gereja. (Foto: Instagram/@jasonnwanngg)

Beberapa orang Medan biasanya mempunyai suara yang bagus karena sudah sering berlatih. Bahkan beberapa sekolah biasanya juga menyediakan pelajaran seni musik untuk mengasah bakat nyanyi pada setiap murid.

Sama halnya dengan siswa Medan yang mengikuti kegiatan Gereja. Mereka sering mengikuti serangkaian kegiatan Gereja yang membutuhkan latihan rutin seperti band ataupun paduan suara Gereja. Kualitas suara anak Gereja yang sering mengikuti pelayanan tentunya tidak usah diragukan lagi. Mereka sangat sering bernyanyi meski tidak sedang di Gereja.

5. Mayoritas orang Batak

Pakaian adat khas Batak. (Foto: Instagram/@mangulosi)

Mayoritas siswa Medan merupakan orang Batak. Orang Batak dikenal sebagai orang-orang yang sangat sering menyanyikan lagu daerahnya dalam acara apapun. Saat acara kumpul keluarga atau pada saat senggang, orang Batak akan langsung menyanyikan lagu daerah yang meningkatkan kembali suasana hati mereka.

Mereka terkenal sudah diajarkan untuk bernyanyi sejak kecil. Bahkan, ada saatnya dalam acara keluarga mereka harus bergantian menyanyikan sebuah lagu. Meski memiliki nada bicara yang kasar, kalau mereka sudah mulai bernyanyi kamu pasti akan langsung jatuh hati. (tel)

Baca juga:

Pekerjaan Rumah Kerap Menjadi 'Pekerjaan Sekolah' Saat Ngilmu di Negeri Aing

#Musik #Juli Ngilmu Di Negeri Aing
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
'Feather Lungs' Laura Gibson menghadirkan nuansa folk yang lembut dan puitis, mengeksplorasi kerentanan, kerinduan, hubungan, serta perubahan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 25 Agustus 2026
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
ShowBiz
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
Lirik 'BISA GAK SIH?' mengajak pendengarnya untuk sesekali berhenti, mengambil napas, dan memberikan kesempatan beristirahat.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
ShowBiz
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
'Head Over Heels' menjadi salah satu lagu JD McPherson dalam album Let The Good Times Roll yang memadukan rock and roll, rhythm and blues, dan nuansa retro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
ShowBiz
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
Lagu ini lahir dari pengalaman personal Tomiyang setelah kehilangan sang ibu.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
ShowBiz
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
Barry Can't Swim merilis single terbaru 'Dance Dance Dance!' yang terpengaruh French touch, dengan synth berkilau, keytar, dan vokal berbahasa Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
ShowBiz
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
Petra Sihombing kembali dengan single 'Bangga', lagu yang bercerita tentang rasa kagum dan bangga melihat seseorang yang dikenal lama akhirnya meraih impian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
ShowBiz
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
Budi Doremi mengangkat kisah seseorang yang mulai menyadari bahwa perasaan yang ia berikan tidak mendapatkan balasan yang setara.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
ShowBiz
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
510 kembali dengan 'Heavy Lies The Crown'. Single ini mengangkat tema spiritual dan pergulatan batin.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
ShowBiz
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
NiMBY melanjutkan kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' bersama Ombags NTRL. Lagu ini mengajak pendengar berani bangkit dan mengejar mimpi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
ShowBiz
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Icona Pop kembali dengan album 'Ritual' dan single 'Hurt'. Album electro-pop ini mengangkat persahabatan, motherhood, patah hati, penyembuhan, dan transformasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Bagikan