MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan perjalanan KRL Commuter Line belum dapat melintas hingga Stasiun Cikarang pada Rabu (29/4) pagi.
Untuk rute Tanah Abang-Cikarang hanya melayani penumpang sampai Stasiun Bekasi, sedangkan dari arah sebaliknya cuma sampai Stasiun Tambun.
Evakuasi Ekstra Hati-Hati
Hingga Selasa (28/4) malam, proses evakuasi KRL yang ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur masih berlangsung.
Penanganan dilakukan hati-hati untuk memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi sebelum operasional kembali dijalankan.
“Tim di lapangan terus melakukan evakuasi dengan hati-hati. Kami memastikan perjalanan hanya akan dijalankan setelah seluruh aspek keselamatan terpenuhi,” kata Corporate Communication KAI, Anne Purba, dalam keterangannya, dikutip Rabu (29/4).
KNKT Terjunkan Tim Investigasi
Kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/04) diduga dipicu insiden taksi listrik Green SM Indonesia yang tertemper KRL di perlintasan sebidang JPL 85 dekat lokasi kejadian.
Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) telah menerjunkan penyelidiknya di lapangan menandai dibukanya investigasi.
Sejauh ini, 15 orang meninggal dan puluhan lainnya luka setelah Kereta Api 4 Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi menabrak bagian belakang KRL TM 5568A (PLB 5568a) yang berhenti di peron 2 Stasiun Bekasi Timur pada pukul 20.50 WIB.