Eva Bande Ajukan Grasi Untuk Dua Pejuang Agraria

Rendy NugrohoRendy Nugroho - Selasa, 23 Desember 2014
Eva Bande Ajukan Grasi Untuk Dua Pejuang Agraria

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Eva Susanti Hanafi Bande alisa Eva Bande sudah mengirup udara segar setelah resmi mendapat grasi dari Presiden Jokowi. Kendati sudah bebas, Eva belum juga menemui keluarganya di kampung halamannya Luwuk, Sulawesi Tengah. Hingga saat ini, wanita kelahiran 36 tahun silam ini masih berada di Jakarta.

Selain menghadiri acara perayaan Hari Ibu 19 Desember lalu di Ciracas, Eva juga menghadiri acara diskusi yang diselenggarakan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA). Diskusi laporan akhir tahun 2014 ini bertajuk "Membenahi Masalah Agraria: Prioritas Kerja Jokowi-JK 2015". Hadir sebagai pembicara adalah Anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu, Komisioner Komnas HAM, Dianto Bachriadi, Sekjen KPA, Iwan Nurdin dan Eva Bande sendiri.

Eva menyebut bahwa dirinya akan mengajukan permohonan surat grasi kepada Presiden Jokowi untuk dua aktivis agraria lainnya. Kedua aktivis agraria tersebut berasal dari Sulawesi Tengah. Kedua pejuang agraria ini, kata Eva, dijebloskan ke dalam penjara karena dikriminaliasi. Eva mengaku sudah bertemu dan berbicara langsung dengan Presiden Jokowi

"Prosesnya dari kami yang mengajukan sesuai aturan Kemenhukham. Dan kemarin sajuga sudah ketemu dengan Pak Jokowi dan saya sampaikan masih ada 2 petani yang mengalami nasib serupa dengan saya," kata Eva

Menurut Eva, kedua petani yang dikriminalisasi dan masih berada dalam jeruji besi bernama I Nyoman Suarna dan Hari. Mereka adalah pejuang dan aktivis agraria serta petani sekaligus. Kedua orang ini juga berasal dari Sulawesi Tengah. Menurut Eva, kedua aktivis agraria yang masih dipenjara ini sebenarnya namanya sudah dicantumkan dalam surat permohonan grasi Eva. Namun, Presiden Jokowi belum mengabulkan I Nyoman dan Hari untuk mendapatkan grasi.

"Padahal, itu juga saya sampaikan dalam surat permohonan saya. Makanya saya akan akan mengajukan permohonan grasi karena ada dua petani dalam perkara yang sama dengan saya," pungkasnya.

Saat ditanya kapan surat permohonan grasi untuk Nyoman dan Hari akan dikirimkan kepada Presiden Jokowi, Eva Bande menyebut, dalam waktu dekat ini. Intinya, kata dia, dirinya akan memproses surat permohonan grasi tersebut untuk dikirimkan kepada Presiden Jokowi sebagai pemegang wewenang dan hak prerogatif.

"Dalam waktu tidak lama lagi kami akan segera mengajukan. Mungkin setelah akhir tahun ini," katanya.

Eva mengaku yakin Jokowi akan memberikan grasi terhadap Nyoman dan Hari. Sebab, kata dia, pidato Presiden Jokowi di perayaan Hari Ibu di Ciracas bebera hari yang lalu mengatakan bahwa tidak boleh ada kembali kriminalisasi terhadap aktivis dan pejuang agraria.

"Jadi saya kira komitmennya (Jokowi) sudah jelas. Saya kira ini harus ditindaklanjuti katerna presiden memiki hak prerogatif seperti grasi ini," tutup Eva. (MP/HUR)

#Nasional #Presiden Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Mantan Wali Kota Solo ini mendapatkan rumah pensiun hadiah dari negara di bangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Indonesia
Cerita Ajudan Saat Jokowi Pemulihan Sekaligus Liburan di Bali Bersama Semua Cucu
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tiba dikediaman Jalan Kutai Utara 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo usai berlibur bersama cucunya di Bali, Sabtu (12/7).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 13 Juli 2025
Cerita Ajudan Saat Jokowi Pemulihan Sekaligus Liburan di Bali Bersama Semua Cucu
Berita Foto
Anggota Watimpres Era Presiden Jokowi, Djan Faridz Jalani Pemeriksan KPK
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Djan Faridz usai menjalani pemeriksaan KPK di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta, Rabu (26/3/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 26 Maret 2025
Anggota Watimpres Era Presiden Jokowi, Djan Faridz Jalani Pemeriksan KPK
Indonesia
Pulang ke Solo, Jokowi Akan Dilibatkan dalam Kegiatan Kampung oleh Pengurus RT/RW Setempat
Jokowi diharapkan kembali berbaur dengan masyarakat di wilayah setempat.
Frengky Aruan - Selasa, 22 Oktober 2024
Pulang ke Solo, Jokowi Akan Dilibatkan dalam Kegiatan Kampung oleh Pengurus RT/RW Setempat
Indonesia
H-1 Pensiun, Mural Infrastruktur Era Jokowi Mejeng di Jalan Slamet Riyadi
Presiden Joko Widodo akan kembali ke Solo setelah purnatugas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 Oktober 2024
H-1 Pensiun, Mural Infrastruktur Era Jokowi Mejeng di Jalan Slamet Riyadi
Indonesia
Hari Kerja Terakhir di Istana Negara, Jokowi Bicarakan Proses Transisi Pemerintahan
Jokowi juga menggelar makan siang terakhir bersama jajaran menteri kabinet kerja
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 Oktober 2024
Hari Kerja Terakhir di Istana Negara, Jokowi Bicarakan Proses Transisi Pemerintahan
Lifestyle
Mitos Seputar Pohon Pulai yang Ditanam di Istana Negara oleh Jokowi
Presiden Joko Widodo menanam pohon pulai di perkarangan Istana Negara Jakarta pada Kamis (17/10) atau sebelum berakhirnya masa jabatan.
Frengky Aruan - Jumat, 18 Oktober 2024
Mitos Seputar Pohon Pulai yang Ditanam di Istana Negara oleh Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marah karena Prabowo Tiba-tiba Pilih Anies Jadi Wapres
Dalam narasinya disebutkan Jokowi marah karena Prabowo diam-diam memilih mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan sebagai wakil presiden (wapres) pengganti Gibran Rakabuming Raka.
Frengky Aruan - Jumat, 18 Oktober 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marah karena Prabowo Tiba-tiba Pilih Anies Jadi Wapres
Indonesia
Di Penghujung Jabatan, Jokowi Bentuk Korps Pemberantasan Korupsi Polri
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 Oktober 2024
Di Penghujung Jabatan, Jokowi Bentuk Korps Pemberantasan Korupsi Polri
Bagikan