Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Teknologi

Eropa akan Izinkan Konektivitas 5G dalam Penerbangan

Andrew FrancoisAndrew Francois - Selasa, 29 November 2022
Eropa akan Izinkan Konektivitas 5G dalam Penerbangan

Jadi bisa bebas internetan di pesawat. (Foto: Unsplash/John McArthur)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KOMISI Eropa membuka pintu bagi maskapai penerbangan Eropa untuk mulai menawarkan konektivitas 5G dalam penerbangan. Konektivitas ini mengalokasikan spektrum tertentu untuk 5G dalam penerbangan serta kemungkinan generasi teknologi seluler sebelumnya seperti 4G dan lebih rendah.

Penumpang akan terhubung ke base station pico-cell on-board, yang kemudian terhubung ke jaringan berbasis darat melalui satelit. Semua panggilan, teks, dan data diharapkan dapat didukung untuk memastikan konektivitas tetap terjadi di dalam penerbangan.

“5G akan memungkinkan layanan inovatif bagi masyarakat dan peluang pertumbuhan bagi perusahaan Eropa. Langit tidak lagi menjadi batasan dalam hal kemungkinan yang ditawarkan oleh konektivitas super cepat dan berkapasitas tinggi," terang komisaris Uni Eropa, Thierry Breton, seperti dilaporkan The Verge.

Baca juga:

Penuh Liku Proses Penyajian Masakan di Pesawat

Kokpit pesawat menggunakan frekuensi yang berbeda. (Foto: Unsplash/Taiki Ishikawa)

Sayangnya, mereka belum memberikan kepastian atau rincian mengenai kapan tepatnya layanan 5G itu akan tersedia di dalam penerbangan. Meski demikian, aturan tentang mengaktifkan perangkat dalam mode pesawat sejatinya sudah dilonggarkan sejak beberapa tahun terakhir.

Pada tahun 2014 misalnya, Badan Keamanan Penerbangan Uni Eropa memperbarui pedomannya dengan mengatakan bahwa maskapai penerbangan tidak perlu mewajibkan penumpangnya untuk menggunakan Mode Pesawat.

Biasanya, mengaktifkan mode pesawat akan membatasi konektivitas perangkat seluler, tapi masih mengizinkan konektivitas teknologi nirkabel macam Wi-Fi dan Bluetooth.

Konektivitas 5G di dalam pesawat diperkirakan tidak akan menimbulkan masalah keselamatan karena menggunakan frekuensi yang berbeda dengan yang digunakan untuk komunikasi di dalam kokpit. Demikian keterangan International Air Transport.

Baca juga:

Tahapan Perawatan dan Pengaturan Pesawat Batik Air. Apa Saja Itu?

Penumpang nantinya tak perlu menyalakan mode pesawat lagi. (Foto: Unsplash/Sten Ritterfeld)

Ponsel akan menggunakan spektrum 5GHz ke atas, sementara pesawat sendiri menggunakan rentang 4,2-4,4GHz sebagai konektivitasnya. Namun, tak semua negara nampaknya bisa sepakat dengan kebijakan tersebut, seperti Amerika Serikat (AS) misalnya.

Negara itu memiliki hubungan antara konektivitas 5G dan industri perjalanan udara yang rumit, sebab maskapai penerbangan menyatakan peluncuran spektrum 5G baru di dekat bandara berisiko mengganggu peralatan penerbangan nan sensitif.

Uni Eropa kemungkinan bakal meluncurkan spektrum tersebut pada pertengahan tahun depan, agar maskapai penerbangan memiliki waktu untuk menyiapkan pesawat mereka dengan peralatan yang tidak sensitif terhadap frekuensi yang akan digunakan. (waf)

Baca juga:

Jenis Masker Terbaik untuk Dipakai saat Naik Pesawat

#Penerbangan #Maskapai Penerbangan #Jaringan 5G
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Maskapai Super Air Jet Ajukan Rute 8 Kota Baru dari Bandung Pakai Airbus A320, Ini Daftarnya!
Super Air Jet mengajukan delapan rute baru dari Bandara Husein Sastranegara Bandung ke Denpasar, Makassar, Balikpapan, Pontianak, Batam, Pekanbaru, Padang, dan Kualanamu. Maskapai akan menggunakan Airbus A320 berkapasitas 180 kursi.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Maskapai Super Air Jet Ajukan Rute 8 Kota Baru dari Bandung Pakai Airbus A320, Ini Daftarnya!
Indonesia
Kejar Target Penerbangan Jet Perdana dari Bandung, Bandara Husein Sastranegara Berpacu dengan Waktu
Kemenhub menargetkan Bandara Husein Sastranegara Bandung melayani pesawat jet mulai 17 Agustus 2026. Operasional penuh ditargetkan 17 September dengan kesiapan Boeing 737-800 dan Airbus A320.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Kejar Target Penerbangan Jet Perdana dari Bandung, Bandara Husein Sastranegara Berpacu dengan Waktu
Indonesia
Garuda Indonesia Ubah Ketentuan Bagasi, Ini Aturannya dan Jangan Sampai Kelebihan
Melalui skema tersebut, Garuda Indonesia memberikan kepastian jumlah dan berat maksimum setiap koli bagasi tercatat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Garuda Indonesia Ubah Ketentuan Bagasi, Ini Aturannya dan Jangan Sampai Kelebihan
Lifestyle
Pengembangan Jaringan 5G Lelet, Indonesia Didesak Langsung Loncat ke Seluler 6G
Persiapan menuju 6G perlu dilakukan mulai sekarang agar Indonesia memiliki waktu yang cukup
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 Juli 2026
Pengembangan Jaringan 5G Lelet, Indonesia Didesak Langsung Loncat ke Seluler 6G
Dunia
12 Jam Hilang Kontak, Bangkai Boeing K2 Airways Ditemukan di Pantai Ormara Pakistan
Pesawat kargo Boeing 737-400 K2 Airways hilang kontak 12 jam di Laut Arab, ditemukan 53 mil laut selatan Ormara Pakistan, 5 awak masih dicari, investigasi penyebab musibah berlangsung.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
12 Jam Hilang Kontak, Bangkai Boeing K2 Airways Ditemukan di Pantai Ormara Pakistan
Indonesia
Mulai 1 Juli, Rombongan Umrah Melalui Bandara Soetta Harus Lewat Terminal 2F
Bandara Soetta mulai 1 Juli 2026 memusatkan keberangkatan jamaah umrah melalui Terminal 2F dengan fasilitas khusus, termasuk ruang tunggu 3.000 orang dan masjid 1.000 jamaah.
Wisnu Cipto - Jumat, 26 Juni 2026
Mulai 1 Juli, Rombongan Umrah Melalui Bandara Soetta Harus Lewat Terminal 2F
Indonesia
Saudi Izinkan Pesawat Carter Haji Garuda Pulang Boleh Diisi Penumpang, Potensi Cuan Baru
Arab Saudi resmi izinkan Garuda Indonesia mengisi empty leg penerbangan haji. Kebijakan ini membuka peluang angkut wisatawan asing dan dorong pariwisata Indonesia.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Saudi Izinkan Pesawat Carter Haji Garuda Pulang Boleh Diisi Penumpang, Potensi Cuan Baru
Indonesia
3 Gunung Api di Indonesia Timur Meletus Hampir Bersamaan, Abunya Berpotensi Ganggu Penerbangan
Gunung Dukono, Gunung Ibu, dan Gunung Lewotobi Laki-laki meletus pada Jumat pagi. Badan Geologi menetapkan status Siaga di Lewotobi dan Waspada di Dukono serta Ibu.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
3 Gunung Api di Indonesia Timur Meletus Hampir Bersamaan, Abunya Berpotensi Ganggu Penerbangan
Indonesia
Rute Penerbangan Surabaya–Jember Dibuka, Akses Haji dan Umrah Makin Mudah
Penerbangan perdana rute Surabaya–Jember resmi beroperasi mulai hari ini, 1 Juni 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Rute Penerbangan Surabaya–Jember Dibuka, Akses Haji dan Umrah Makin Mudah
Indonesia
Harga Tiket Pesawat Melonjak, Menko AHY Pesan Jangan Sampai Lewati Batas Wajar
AHY menegaskan lonjakan harga tiket pesawat akibat kenaikan harga minyak dunia harus tetap dalam batas kewajaran. P
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
Harga Tiket Pesawat Melonjak, Menko AHY Pesan Jangan Sampai Lewati Batas Wajar
Bagikan