Empat Orang Meninggal akibat Banjir, Anies: Mudah-mudahan Angkanya Tidak Bertambah

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 02 Januari 2020
 Empat Orang Meninggal akibat Banjir, Anies: Mudah-mudahan Angkanya Tidak Bertambah

Gubernur DKI Jakarta di Monas. (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak empat orang meninggal dunia akibat bencana banjir yang melanda Ibu Kota pada awal tahun 2020 atau tepatnya Rabu (1/1).

Ketiga korban meninggal berasal dari wilayah Jakarta Timur adalah M Ali (82) dari warga Kelurahan Cipinang Melayu, Siti Hawa (72) dari Kelurahan Cipinang Melayu, dan Willi Surahman, Kelurahan Cipinang Melayu. Ketiganya meregang nyawa karena mengalami hipotermia.

Baca Juga:

Hujan Ekstrem Masih Terjadi, BNPB Minta Warga di Daerah Rawan Banjir untuk Evakuasi

Kemudian satu korban meninggal akibat banjir yang terjadi di Jakarta hari ini yakni bernama Arfiqo Alif (16) warga Kemayoran, Jakarta Pusat. Arfiqo meninggal karena tersetrum listrik saat banjir.

"Sejauh ini ada 4 yang confirm meninggal," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Rabu (1/1).

Kendaraan melewati banjir di kawasan Jalan S. Parman, Jakarta Barat, Rabu (1/1/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Kendaraan melewati banjir di kawasan Jalan S. Parman, Jakarta Barat, Rabu (1/1/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

Orang nomor satu di Jakarta itu pun berharap kalau jumlah korban yang meninggal dunia di Jakarta akibat banjir tidak bertambah.

"Mudah-mudahan angkanya tidak bertambah, dan kita memastikan seluruh medis sudah bekerja di semua kawasan," jelasnya.

Baca Juga:

4 Penyakit yang Selalu Menemani Banjir

Di sisi lain, Anies Baswedan bersyukur hingga sore hari tadi volume air yang terdapat di pintu air Katulampa terus berkurang. Namun, ia tetap mengimbau masyarakat tetap mengantisipasi adanya hujan susulan dan air kiriman.

"Jadi kita antisipasi itu. Artinya saya menghimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di wilayah bantaran sungai untuk bersiaga, dan seluruh jajaran sudah siap membantu," tutup Anies. (Asp)

Baca Juga:

Soroti Banjir di Jakarta, Jokowi Minta Semua Jajaran Bergerak

#Banjir Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Jalan Rusak di Jakarta Belum Bisa Diperbaiki, Gubernur: Masalahnya Bukan Biaya
Alasannya, cuaca ekstrem yang masih terjadi saat ini akan membuat penambalan jalan tidak akan bertahan lama.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Jalan Rusak di Jakarta Belum Bisa Diperbaiki, Gubernur: Masalahnya Bukan Biaya
Indonesia
DPRD & Pemprov Jakarta Kompak, Proyek Normalisasi 3 Sungai Jadi Solusi Atasi Banjir
Rencana proyek normalisasi Sungai Ciliwung, Krukut, dan Cakung Barat untuk mengatasi banjir mendapat dukungan lampu hijau dari DPRD.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
DPRD & Pemprov Jakarta Kompak, Proyek Normalisasi 3 Sungai Jadi Solusi Atasi Banjir
Indonesia
Blunder Andalkan Modifikasi Cuaca Atasi Banjir Jakarta, Akar Masalahnya di Drainase
Pemprov DKI Jakarta tak bisa hanya mengandalkan modifikasi cuaca untuk atasi banjir.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Blunder Andalkan Modifikasi Cuaca Atasi Banjir Jakarta, Akar Masalahnya di Drainase
Indonesia
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Disiplin warga menjadi faktor krusial agar sistem drainase dan sungai yang ada dapat berfungsi optimal.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Indonesia
Sungai di Jakarta Hanya Tampung Air Hujan 150 Milimeter Per Hari, Perlu Diperluas
ejumlah kejadian banjir yang terjadi di Jakarta pada pertengahan Januari lalu merupakan dampak dari hujan berintensitas tinggi yang turun dalam durasi singkat, ditambah aliran air dari daerah hulu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Sungai di Jakarta Hanya Tampung Air Hujan 150 Milimeter Per Hari, Perlu Diperluas
Indonesia
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklaim banjir di Jakarta cepat surut berkat infrastruktur dan pengawasan langsung Pemprov.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam
Indonesia
Pemprov DKI Kerahkan 200 Ekskavator untuk Tangani Banjir Jakarta
Pemprov DKI Jakarta mengerahkan 200 ekskavator di lima wilayah untuk pengerukan kali dan sungai guna mengurangi dampak banjir akibat cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Pemprov DKI Kerahkan 200 Ekskavator untuk Tangani Banjir Jakarta
Indonesia
Pramono Sebut Banjir di Jakarta Mulai Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan, sebagian besar wilayah Jakarta yang terendam banjir sudah surut.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Pramono Sebut Banjir di Jakarta Mulai Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal
Indonesia
Respons Keluhan Warga Terdampak Banjir, Gubernur DKI Tambah Pompa Air di Rawa Buaya
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menambah pompa air di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, untuk mempercepat surutnya banjir.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Respons Keluhan Warga Terdampak Banjir, Gubernur DKI Tambah Pompa Air di Rawa Buaya
Indonesia
DPRD Tagih Janji Gubernur Pramono Banjir Jakarta Surut 1,5 Jam dengan Sistem Pompa
Gubernur Pramono Anung pernah menyatakan banjir di ibu kota bisa surut dalam waktu 1 hingga 1 setengah jam saja dengan sistem pompa air yang baru.
Wisnu Cipto - Sabtu, 24 Januari 2026
DPRD Tagih Janji Gubernur Pramono Banjir Jakarta Surut 1,5 Jam dengan Sistem Pompa
Bagikan