Pilgub Jatim

Emil Dardak Paparkan Alasan Maju Pilgub Jatim dari Partai Demokrat

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 23 November 2017
Emil Dardak Paparkan Alasan Maju Pilgub Jatim dari Partai Demokrat

Plt Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham (tengah) berjabat tangan dengan Khofifah Indar Parawansa (kiri) dan Emil Elistyanto Dardak (kanan) (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Sebagai kader PDIP, keputusan Emil Dardak untuk maju di Pilgub Jatim dari Partai Demokrat dan Golkar tentu saja layak dipertanyakan. Mengapa Emil Dardak berani melawan perintah partainya yang sudah mendukung Gus Ipul-Azwar Anas? Siapa orang kuat yang berada di belakang Emil Dardak?

Emil Dardak mengaku keputusan politiknya maju bursa Pilgub Jawa Timur mendampingi Khofifah Indar Parawansa lantaran diminta langsung oleh para kiai sepuh serta parpol pengusung, Partai Demokrat dan Golkar.

"Saya baru tahu juga baru-baru ini, setelah para kiai sepuh dan bu nyai datang jauh-jauh Jakarta bertemu parpol pengusung. Sebelumnya saya malah tidak tahu sama sekali," kata Emil Dardak saat dikonfirmasi wartawan di Trenggalek, Kamis (23/11).

Suami artis Arumi Bachsin ini menegaskan tidak ada komitmen dengan Khofifah ataupun calon kandidat lain, terkait persiapan pemilihan Gubernur Jatim 2018.

Kendati mengakui sempat ada pembicaraan dengan Khofifah jauh sebelumnya di salah satu hotel di Tulungagung maupun beberapa tempat lain yang tidak diungkap, Emil Dardak mengatakan tidak ada komunikasi ataupun komitmen spesifik membahas rencana maju bursa Pilgub Jatim.

Menurut Emil Dardak sebagaimana dilansir Antara, komunikasi yang terbangun selama ini sebatas ruang lingkup program kerja Kementerian dengan implementasi program sosial di lingkup Trenggalek yang menjadi wilayah kerjanya sebagai kepala daerah.

"Kalau kemarin saya ngomong belum ada pembicaraan yang benar-benar menjurus ke komitmen, saya tidak main-main itu benar," kata Emil.

Emil Dardak mengaku perkembangan politik yang terjadi sangat cepat, dan bahkan ia sempat terkejut akhirnya diminta langsung oleh para kiai untuk mendampingi Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa maju dalam bursa Pilgub Jatim.

"Makanya saya katakan itu tidak terduga dan sampai saya tidak bisa dihubungi sama sekali setelah terjadi sebuah keputusan besar, itu karena memang saya sendiri keduluan dengan perkembangan ini sehingga harus 'kulonuwun' dulu kepada beliau-beliau dulu di partai-partai pengusung dan tokoh-tokoh, baru saya bisa menyampaikan statemen kepada publik," katanya.

Namun, dalam pernyataan yang dia sampaikan Emil mengaku telah meminta pertimbangan kepada ibundanya, sang istri Arumi Bachsin maupun keluarganya yang lain.

"Ya kan nama kita (saya) ini kan, dari anda-anda juga, bukan baru kemarin kan. Sudah sejak lama disebut (maju pilgub). Ya pasti kan istri saya nanya 'beneran to mas'. Ibu saya juga nanya 'beneran to. Coba difikirkan, mana yang terbaik untuk Trenggalek. Pastikan masyarakat Trenggalek itu programnya bisa tercapai'. Itu ibu saya yang mengingatkan," pungkas Emil Dardak.(*)

#Emil Dardak #Khofifah Indar Parawansa #Pilgub Jatim #Partai Demokrat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Usai Pindah Dari Golkar, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Terpilih Aklamasi Jadi Ketua DPD Partai Demokrat
Munafri menggantikan Ni'matullah Erbe yang telah memimpin Partai Demokrat Sulawesi Selatan selama dua periode.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Usai Pindah Dari Golkar, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Terpilih Aklamasi Jadi Ketua DPD Partai Demokrat
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Tarif Trans Jatim Digratiskan Saat Hari Perhubungan Nasional 2026
Pengembangan transportasi publik perlu diikuti partisipasi masyarakat agar layanan angkutan umum dapat berkelanjutan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Tarif Trans Jatim Digratiskan Saat Hari Perhubungan Nasional  2026
Indonesia
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Partai Demokrat membantah pidato Agus Harimurti Yudhoyono menjadi sinyal Pilpres 2029.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Olahraga
PBV Paja One Juara AHY Cup 2026, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
PBV Paja One menjadi juara AHY Cup 2026 di Jakarta Timur. AHY mendorong kompetisi voli ini berlanjut sebagai wadah pembinaan dan pencarian atlet muda.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
PBV Paja One Juara AHY Cup 2026, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
Indonesia
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Berbagai aspirasi yang selama ini disampaikan kepada pengurus di tingkat atas tidak pernah diwujudkan dalam bentuk dukungan nyata.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Indonesia
Demokrat Balik Serang Deddy Sitorus: Terusik karena AHY Benar
Tak ada hasutan, AHY hanya menjelaskan peran partai politik dalam sistem demokrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Demokrat Balik Serang Deddy Sitorus: Terusik karena AHY Benar
Indonesia
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Partai Demokrat ikut mempertanyakan posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Senin, 22 Juni 2026
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Demokrat Tolak Usulan KPK, Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Urusan Internal
Demokrat menolak usulan KPK terkait masa jabatan ketum parpol. Demokrat menilai, kebijakan itu merupakan urusan internal partai.
Soffi Amira - Jumat, 24 April 2026
Demokrat Tolak Usulan KPK, Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Urusan Internal
Bagikan