Elektabilitas Golkar Anjlok Gara-gara Setnov, Begini Reaksi Kader
Massa yang tergabung dalam Generasi Muda Golkar melakukan unjuk rasa di depan gedung KPK, Jakarta, Senin (13/11). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
MerahPutih.com - Elektabiltas Partai Golkar anjlok pasca Ketua Umum Setya Novanto ditahan KPK. Bahkan berdasarkan hasil riset Poltracking baru-baru ini, posisi Golkar disalip Gerindra.
Menanggapi hasil survei tersebut, politisi Golkar Meutya Hafid mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait hal itu.
"Ini tetap akan menjadi perhatian kami, kami akan mencermati opini publik dan pastinya akan menjadi evaluasi," katanya kepada awak media di Gedung DPR, Senin (27/11).
Wakil Ketua Komisi I DPR ini menilai, dengan adanya hasil riset tersebut, tentunya akan memberikan peringatan kepada partai beringin untuk lebih berhati-hati. "Kita akan kaji apakah betul penurunan elektabilitas karena Ketua Umum tersangkut kasus, ini juga pasti akan jadi perhatian," ujar dia.
Pastinya, lanjut Meutya, Golkar akan mendengarkan suara rakyat. Hanya saja, pihaknya sedang menunggu momentum tepat untuk menyikapi berbagai hal.
"Kita tunggu waktu yang tepat dan langkah apa yang akan diambil," tandasnya.
Berdasarkan hasil survei Poltracking, pilihan partai politik saat ini masih didominasi PDIP dengan persentase 23,4 persen, disusul Partai Gerindra dengan 13,6 persen dan Partai Golkar ada di posisi ketiga dengan 10,9 persen.
Perolehan ini berbeda dengan Pemilu 2014 lalu, di mana PDIP meraih 18,95 persen suara, Partai Golkar 14,75 persen suara, dan Partai Gerindra 11,81 persen suara.
"Disalipnya Golkar oleh Gerindra ini tak lepas dari kasus dugaan korupsi e-KTP yang tengah menjerat Setnov," kata Direktur Poltracking Hanta Yudha. (Fdi)
Baca juga berita lainnya dalam artikel:Wasekjen Golkar Penuhi Panggilan KPK Jadi Saksi Meringankan Setnov
Bagikan
Berita Terkait
Golkar Beri Sinyal Dukung Kepala Daerah Dipilih Anggota DPRD, Sebut Lebih Demokratis, Beda dengan Orde Baru
Golkar Sebut Biaya Pilkada Langsung Berpotensi Merusak Kualitas Demokrasi
Golkar Gelar Rapimnas Lusa, Idrus Marham Tegaskan tidak Ada Agenda Ganti Bahlil
PKB Sentil Golkar Ngomong Koalisi Permanen di Tengah Derita Warga Akibat Bencana
Menkomdigi Tegaskan Batas Usia Pengguna Medsos Wajib Dipatuhi, PSE Siap Kena Sanksi
Menkomdigi Cari Solusi Terbaik soal Kepatuhan Penyelenggara Sistem Elektronik Asing
Akses Internet di Aceh–Sumut–Sumbar Mulai Pulih, 413 BTS Sudah Berfungsi
Bahlil Dorong Pilkada Dipilih DPRD Agar UU Tak Diobrak-Abrik
Viral Bupati Aceh Tenggara Sebut ‘Prabowo Presiden Seumur Hidup’, Golkar: Bentuk Ekspresi Kegembiraan
Golkar Solo Bakal Gelar Tasyakuran Soeharto Jadi Pahlawan Nasional