Eksistensi G20 Dipertanyakan Karena Perang di Ukraina

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 24 Mei 2022
Eksistensi G20 Dipertanyakan Karena Perang di Ukraina

Pemukiman Kostiantynivka, di wilayah Donetsk, Ukraina 22 Mei 2022. Gambar diambil 22 Mei 2022. ANTARA/REUTERS/Anna Kudriavtseva

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Negara-negara G20 diminta solid untuk menjaga stabilitas ekonomi dunia. Selama krisis keuangan global 2008, G20 telah mencegah ekonomi dunia jatuh lebih dalam ke jurang depresi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, negara-negara yang membentuk G20, terdiri dari dua pertiga dari populasi dunia, 85 persen dari PDB dunia, 75 persen dari perdagangan dunia, dan 80 persen dari investasi global.

Baca Juga:

Tentara Rusia Divonis Seumur Hidup Karena Kejahatan Perang di Ukraina

"Keputusan yang dicapai di G20 akan memperbaiki banyak hal di dunia ini,” ujarnya saat menyampaikan sambutan di Paviliun Indonesia pada perhelatan World Economic Forum Annual Meeting (WEFAM) 2022 di Davos, Swiss, Senin (23/5).

Airlangga merefleksikan pengalaman dunia dalam menghadapi pandemi COVID-19 pada dua tahun terakhir dimana pada tahun terakhir, semua negara berada dalam keadaan sulit akibat pandemi COVID-19.

"Kabar baiknya, Indonesia menunjukkan ketahanannya dan mulai menunjukkan proses recovery dimana perekonomian Indonesia pada Triwulan I tahun ini mencatat pertumbuhan sebesar 5,1 persen yoy," katanya.

Menko Airlangga juga berbicara mengenai isu global terutama permasalahan geopolitik yang memberikan tantangan tersendiri bagi Presidensi G20 Indonesia.

Ia menekankan agar dunia tidak menutup mata pada permasalahan-permasalahan global lainnya yang terjadi secara simultan dengan konflik Rusia-Ukraina seperti agenda perubahan iklim dan vaksinasi yang belum merata di seluruh dunia.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Antara)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Antara)

"Perang di Ukraina mempertanyakan eksistensi G20. Ada juga perdebatan sengit tentang siapa yang harus atau tidak boleh diundang. Sebagai Presidensi G20, kepentingan Indonesia adalah menjaga keutuhan G20. G20 harus dipertahankan sebagai G20, bukan menjadi G19, atau G13," katanya.

WEFAM kembali digelar setelah sempat vakum pada tahun 2021 akibat pandemi COVID-19. Dalam forum ekonomi internasional tersebut, Indonesia mendapatkan kehormatan untuk kembali terlibat melalui Indonesia Pavilion dan Indonesia Night.

Indonesia Pavilion adalah sebuah wadah untuk berdiskusi, mengadakan seminar, dan menjalin koneksi dengan entitas dari negara lain. Sedangkan Indonesian Night bertujuan untuk mempromosikan budaya dan kuliner Indonesia ke dunia. Sebelumnya Indonesia juga pernah membuka Indonesia Pavilion di WEFAM 2018, 2019, dan 2020.

Baca Juga:

Kinerja Jokowi-Ma'ruf Dinilai Turun, KSP Sebut Dampak Perang Rusia-Ukraina

#Ukraina #Konflik Ukraina #Rusia #G20 #KTT G20
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Luncurkan 16 Satelit Setiap Tahun, Rusia Inggin Gandeng Indonesia
AI menjadi bagian dari agenda transformasi digital yang dibahas dalam pertemuan, termasuk pemanfaatannya untuk pendidikan dan penguatan literasi digital masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Luncurkan 16 Satelit Setiap Tahun, Rusia Inggin Gandeng Indonesia
Dunia
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Pesawat Zelenskyy nyaris terkena drone saat lepas landas dari Moldova dalam perjalanan menuju Oslo untuk menghadiri pemakaman Raja Harald V.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Indonesia
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dalam proses verifikasi itu, perlu mendengarkan keterangan dari pihak Rusia, pihak terkait, dan WNI yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Indonesia
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Kemenlu memiliki tugas memberikan pelindungan kepada WNI di luar negeri.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Indonesia
Indonesia Rayu Rusia Garap 138 Blok Eksplorasi Migas di Indonesia
Indonesia sedang membahas kerja sama dengan kelompok-kelompok perusahaan Rusia untuk mengembangkan sejumlah proyek bersama di bidang energi, termasuk kilang dan terminal penyimpanan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Indonesia Rayu Rusia Garap 138 Blok Eksplorasi Migas di Indonesia
Indonesia
Indonesia Berencana Bangun Pabrik Pupuk di Vladivostok Rusia
Posisi Vladivostok yang menghadap kawasan Pasifik dinilai strategis karena kawasan tersebut selama ini menjadi salah satu pasar utama Pupuk Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Indonesia Berencana Bangun Pabrik Pupuk di Vladivostok Rusia
Indonesia
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Presiden Prabowo Subianto di EEF 2026 mengaitkan pepatah Rusia Odin v pole ne voin dengan filosofi gotong royong Indonesia.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Indonesia
Putin Memandang Indonesia sebagai Mitra Kunci Rusia di Kawasan Asia Pasifik
Menurut Putin, kerja sama bilateral Indonesia dan Rusia terus dikembangkan melalui Komisi Bersama Rusia–Indonesia di bidang ekonomi, perdagangan, dan kerja sama teknis.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Putin Memandang Indonesia sebagai Mitra Kunci Rusia di Kawasan Asia Pasifik
Dunia
Di Hadapan Prabowo dan Undangan EEF 2026, Putin: Ukraina Kehilangan 8.000-12.000 Tentara Setiap Bulan
Presiden Putin menyebut Ukraina telah kehilangan 8.000 hingga 12.000 tentara setiap bulan dalam konflik yang berlangsung sejak tahun 2022 silam.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Di Hadapan Prabowo dan Undangan EEF 2026, Putin: Ukraina Kehilangan 8.000-12.000 Tentara Setiap Bulan
Indonesia
Bertemu Putin, Presiden Prabowo Bangga Indonesia Bisa Tingkatkan Kemitraan Strategis dengan Rusia
Prabowo mengatakan hubungan kedua negara terus mengalami peningkatan, termasuk di bidang ekonomi dan perdagangan.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Bertemu Putin, Presiden Prabowo Bangga Indonesia Bisa Tingkatkan Kemitraan Strategis dengan Rusia
Bagikan