Game

EA Ungkap Penyebab 'Battlefield 2042' Tidak Sukses

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 19 Februari 2022
EA Ungkap Penyebab 'Battlefield 2042' Tidak Sukses

Chief Studio Officer Laura Miele sebut banyak permasalahan yang terjadi dan membuat Battlefield 2042 tidak sukses. (Foto: Electronic Arts)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK game first-person shooter (FPS) yang hadir pada dekade ini. FPS juga menjadi pengingat bahwa next-gen sudah menjadi tolak ukur para developer untuk menentukan performa dan kualitas game.

Meski begitu, pandemi bisa menjadi faktor dari segala bug dan optimisasi pada penggarapan game. Contohnya seperti Cyberpunk 2077 milik CD Projekt Red yang saat rilis akhir tahun pertama pandemi memiliki banyak kendala. Hal sama juga terjadi pada Battlefield 2042.

Baca Juga:

'Battlefield 2042' Hadirkan 3 Lokasi Lawas

Mengutip dari laman Kotaku, perilisan Battlefield 2042 sejak 8 Oktober 2021 membuat EA gusar. Battlefield 2042 error saat dimainkan. Selain itu, target pemasaran game ini tidak sesuai ekspektasi. Saking tidak larisnya, Electronic Arts (EA) sebagai pengembang dikabarkan tidak ingin menyebarkan data penjualan Battlefield 2042 ke internet secara detail.

Permasalahan ada pada engine, pandemi, dan game lain yang rilis di pekan yang sama. (Foto: Electronic Arts)

Chief Studio Officer (CSO) EA Laura Miele melalui rapat internal mengatakan banyak faktor yang membuat Battlefield 2042 gagal di pasaran, salah satunya engine Frostbite versi lawas yang digunakan pada game tersebut. Meski begitu, pihak EA sudah menyelesaikan permasalahan tersebut dengan update.

Selain itu, Miele mengatakan pandemi juga menjadi faktor lainnya yang membuat Battlefield 2042 kurang diminati gamer. Para karyawan EA harus bekerja dari rumah selama pandemi, sehingga mereka tidak bisa bekerja maksimal. Hasilnya, membuat game tersebut penuh bug saat perilisan.

Baca Juga:

GTA VI akan Pakai Latar Tema Vice City?

Faktor terakhir yang Miele sebutkan ialah rilisnya Halo: Infinite. Game ini memang rilis di pekan yang sama. Miele menjelaskan bahwa Battlefield 2042 dipenuhi dengan bug dan tidak dipoles secara rapi seperti Halo: Infinite. Faktor pandemi dan permasalahan engine sangatlah wajar jika menjadi alasan gagalnya Battlefield 2042. Hal ini sering terjadi pada banyak developer.

Pada musim panas 2021 lalu, Miele sempat mendapatkan banyak feedback saat perilisan beta test Battlefield 2042. Sayangnya, mayoritas feedback tersebut berupa keluhan permasalahan pada bug dan area yang belum dipoles secara detail. Meski demikian, laman Xfire menginformasikan pihak EA sudah menganggap game tersebut sudah stabil dan siap dirilis sesuai jadwal.

Meski sudah terjadi dan dirilis untuk konsol next-gen dan PC, Battlefield 2042 tetap mendapatkan update berkala untuk perbaikan bug demi menyempurnakan game tersebut. (dnz)

Baca Juga:

EA Tunda Garap 'Need for Speed' Karena 'Battlefield'

#Game
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

The love we take is equal to the love we make

Berita Terkait

ShowBiz
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Simu Liu resmi membintangi film adaptasi game 'Sleeping Dogs' yang disutradarai Timo Tjahjanto. Kisah polisi undercover lawan Triad siap ke layar lebar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Indonesia
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Pemilik platform permainan daring dituntut untuk memberikan verifikasi dan keamanan terhadap siapa yang mengakses.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Lifestyle
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Gim ini menarik karena adegan pertarungan tangan kosong dan juga senjata apinya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Fun
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Film Live-Action terbaru “Street Fighter” akan tayang di bioskop pada 16 Oktober 2026
Wisnu Cipto - Minggu, 14 Desember 2025
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
ShowBiz
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Trailer perdana film Street Fighter dirilis di The Game Awards, menampilkan aksi Ryu dan Ken menuju Turnamen World Warrior. Tayang 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Lifestyle
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Ajang IESF WEC 2025 ini dinilai sangat strategis untuk mematangkan tim
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Desember 2025
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Lifestyle
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Timnas MLBB putri memulai turnamen IESF WEC 2025 dengan hasil meyakinkan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 07 Desember 2025
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Indonesia
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Proses perekrutan seringkali dimulai dari aktivitas permainan yang terkesan normal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 November 2025
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Lifestyle
RedMagic 11 Pro Lolos TKDN Kemenperin, Kapan Diresmikan di Indonesia?
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai tanggal peluncuran perdananya di Indonesia
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 November 2025
RedMagic 11 Pro Lolos TKDN Kemenperin, Kapan Diresmikan di Indonesia?
Indonesia
Politikus DPR Dukung Pembatasan Usia Game Online, Platform Wajib Patuhi Regulasi Nasional
Selain pembatasan usia, menurut dia, harus ada juga kontrol orang tua (parental controls) yang mudah dipakai, termasuk pengaturan waktu bermain untuk pengguna di bawah umur.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 November 2025
Politikus DPR Dukung Pembatasan Usia Game Online, Platform Wajib Patuhi Regulasi Nasional
Bagikan