Dukung Bobby di Pilkada Sumut, Golkar Dinilai Dalam Kendali Jokowi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Juni 2024
Dukung Bobby di Pilkada Sumut, Golkar Dinilai Dalam Kendali Jokowi

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyerahkan surat dukungan kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Golkar secara resmi menyerahkan surat dukungan terhadap Wali Kota Medan Bobby Nasution untuk maju sebagai bakal calon gubernur (cagub) pada pilkada Sumatera Utara 2024.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyerahkan surat dukungan itu didampingi oleh Wakil Ketua Umum Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia.

Langkah Partai Golkar mengusung Wali Kota Medan, Bobby Nasution, sebagai calon gubernur Sumatera Utara (Sumut), dinilai menunjukkan Airlangga Hartanto berada di bawah kendali Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando EMaS. Menurutnya, sebagai peraih kursi terbanyak DPRD Provinsi Sumut, Golkar sudah selayaknya mengusung kadernya sendiri untuk bertarung di Pilkada Sumut.

Baca juga:

Bobby Nasution Bisa Pilih Kader Muda Golkar Jadi Cawagub di Pilkada Sumut

“Apalagi Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara, Musa Rajekshah (Ijeck) berhasil meningkatkan perolehan kursi di DPRD Provinsi Sumatera Utara dan DPR RI,” kata Fernando dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat,(21/6).

Fernando mengatakan, Partai Golkar seharusnya mengusung Ijeck sebagai cagub Sumut karena pernah menjadi wakil gubernur pada periode sebelumnya.

"Bobby saat ini merupakan kader Partai Gerindra yang perolehan kursi DPRD Sumatera Utara jauh dibandingkan perolehan suara Golkar,” ujarnya.

Fernando menilai Ijeck berhasil meningkatkan kursi Partai Golkar di Sumut dari 15 menjadi 22 kursi. Sedangkan Partai Gerindra mengalami penurunan dari 15 menjadi 13 kursi.

Baca juga:

Bobby Nasution Siap Adu Gagasan dengan Ahok dan Edy Rahmayadi di Pilkada Sumut

"Sudah selayaknya Airlangga Hartanto diganti dari posisinya sebagai Ketua Umum sehingga Partai Golkar tidak selalu di bawah kendali Jokowi yang ke depan tidak akan memberikan manfaat bagi Partai Golkar," katanya.

Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto menyodorkan nama kadernya, yakni Sekar Tandjung sebagai bakal calon wakil gubernur untuk mendampingi Wali Kota Medan Bobby Nasution yang telah didukung maju sebagai bakal calon gubernur pada pemilihan kepala daerah (pilkada) Sumatera Utara (Sumut) 2024. (Pon)

#Pilkada Sumatera Utara #Golkar #UU Pilkada #Pilkada 2024
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Pengamat Semprot Wacana Pilkada DPRD yang Rawan Transaksi Gelap, Rakyat Cuma Jadi Penonton Elite Pesta Pora
Kecenderungan biaya politik menjadi lebih mahal itu ada karena hanya segelintir elite yang memegang akses
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
Pengamat Semprot Wacana Pilkada DPRD yang Rawan Transaksi Gelap, Rakyat Cuma Jadi Penonton Elite Pesta Pora
Indonesia
Wacana Pilkada Tidak Langsung Masih 'Jauh Panggang dari Api', DPR Pilih Fokus UU Pemilu
Pada saat itu, pembentuk UUD tidak menemukan kata sepakat untuk satu model pemilihan kepala daerah
Angga Yudha Pratama - Selasa, 13 Januari 2026
Wacana Pilkada Tidak Langsung Masih 'Jauh Panggang dari Api', DPR Pilih Fokus UU Pemilu
Indonesia
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
PDIP percaya hak rakyat dalam menentukan pemimpin daerah lewat Pilkada langsung tidak boleh diganggu gugat
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Indonesia
Golkar Beri Sinyal Dukung Kepala Daerah Dipilih Anggota DPRD, Sebut Lebih Demokratis, Beda dengan Orde Baru
Partai Golkar baru akan menyetujui pemilihan kepala daerah lewat DPRD jika partisipasi publik tetap berjalan maksimal.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Golkar Beri Sinyal Dukung Kepala Daerah Dipilih Anggota DPRD, Sebut Lebih Demokratis, Beda dengan Orde Baru
Indonesia
Mayoritas Pemilih Partai Politik Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Hanya 53,3 persen publik percaya partai politik bekerja untuk kepentingan rakyat, sementara 39,3 persen menyatakan tak percaya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Mayoritas Pemilih Partai Politik Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Indonesia
Golkar Sebut Biaya Pilkada Langsung Berpotensi Merusak Kualitas Demokrasi
Pemilihan di DPRD dilakukan secara terbuka melalui voting terbuka guna mencegah praktik transaksional. Selain itu,hanya memilih kepala daerah tanpa wakil.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Golkar Sebut Biaya Pilkada Langsung Berpotensi Merusak Kualitas Demokrasi
Indonesia
Politikus Demokrat Tolak Pilkada Dikembalikan ke DPRD, Soroti Politik Uang hingga Ketidaknetralan Aparat
Akar persoalan pilkada terletak pada lemahnya regulasi. Oleh karena itu, perlu perbaikan menyeluruh terhadap Undang-Undang Pilkada
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Politikus Demokrat Tolak Pilkada Dikembalikan ke DPRD, Soroti Politik Uang hingga Ketidaknetralan Aparat
Indonesia
Pilkada via DPRD Belum Dibahas, Dasco: Kita Fokus Tangani Bencana
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan DPR belum membahas Pilkada lewat DPRD dan meminta semua pihak fokus pada penanganan bencana di Sumatra.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Januari 2026
Pilkada via DPRD Belum Dibahas, Dasco: Kita Fokus Tangani Bencana
Indonesia
Heboh Kodifikasi Hukum Pemilu, Komisi II DPR Tegaskan Pilkada Lewat DPRD Konstitusional
Rifqi membuka peluang dilakukannya kodifikasi atau penyatuan hukum pemilu dan pilkada
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Januari 2026
Heboh Kodifikasi Hukum Pemilu, Komisi II DPR Tegaskan Pilkada Lewat DPRD Konstitusional
Indonesia
Wakil Ketua DPR Dasco Dikabarkan Konsolidasikan Dukungan Pilkada Oleh DPRD
Tidak semua komunikasi politik harus dilakukan langsung oleh presiden. Peran Dasco dinilai penting dalam menjaga soliditas dan kekompakan partai-partai koalisi pemerintahan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
Wakil Ketua DPR Dasco Dikabarkan Konsolidasikan Dukungan Pilkada Oleh DPRD
Bagikan