Dudung Sentil Megawati soal Netralitas TNI-Polri, PDIP: Dudung Sibuk Urus Anak Tak Lolos Akmil

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Senin, 05 Februari 2024
Dudung Sentil Megawati soal Netralitas TNI-Polri, PDIP: Dudung Sibuk Urus Anak Tak Lolos Akmil

Dudung Abdurachman saat masih menjabat KSAD memberikan keterangan pers usai susur Sungai Deli di Jembatan Simpang Kantor Medan, Sumut, Rabu (27/9/2023). (ANTARA/HO-Diskominfo Kota Medan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PDI Perjuangan (PDIP) buka suara terkait pernyataan mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Dudung Abdurachman yang menyebut pidato Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait netralitas TNI-Polri tendensius.

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menganggap wajar bila Dudung tak paham bahwa ada TNI-Polri yang tak netral pada tahun politik jelang Pemilu 2024.

Hal itu, kata Hasto, lantaran saat menjabat KSAD, Dudung justru sibuk mengurus anaknya yang tak lolos seleksi Akademi Militer (Akmil).

Baca juga:

Soal Netralitas TNI-Polri, Dudung: Pernyataan Megawati Tendensius

"Pak Dudung sebenarnya harusnya tahu, tetapi ketika beliau menjadi KSAD, itu kan lebih banyak mengurus anaknya yang enggak lolos," kata Hasto di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (4/2) malam.

Politikus asal Yogyakarta ini lantas mengungkit perdebatan antara Dudung dan Andika Perkasa yang saat itu masih menjabat sebagai Panglima TNI.

"Anaknya enggak lolos, kemudian terjadi perdebatan dengan Pak Andika," ujarnya.

Hasto meyakini, ketidaknetralan TNI-Polri memang terjadi di lapangan. Namun, kata dia, karena sibuk mengurus urusan anak, Dudung tidak menyadari hal tersebut.

"Sehingga Pak Dudung sampai lupa persoalan yang ada di lapangan karena lebih mengurus anaknya bisa lolos di Akmil saat itu," pungkasnya. (Pon)

Baca juga:

3 Nama Paling Berpeluang Gantikan KSAD Dudung Versi Legislator Senayan

#Dudung Abdurachman #PDIP #Pilpres 2024 #Pemilu 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
800 Pati TNI-Polri Dipanggil ke Istana, Prabowo Beri Taklimat Keamanan dan Pertahanan
Presiden Prabowo Subianto panggil 800 Pati TNI-Polri di Istana. Dudung menyebut pertemuan membahas keamanan dan pertahanan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
800 Pati TNI-Polri Dipanggil ke Istana, Prabowo Beri Taklimat Keamanan dan Pertahanan
Indonesia
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Mahkamah Konstitusi menolak gugatan syarat pendidikan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Indonesia
Dudung Melesat Jadi Menko Polkam
Upacara pelantikan sejumlah pejabat negara hari ini, yang merupakan bagian dari perombakan kabinet (reshuffle) terbaru, yaitu yang ke-7 dalam periode 2 tahun pemerintahan Presiden Prabowo.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Dudung Melesat Jadi Menko Polkam
Indonesia
Dicopot dari Kapolri, Listyo Sigit Geser Dudung Jadi Bos KSP
Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengonfirmasi penunjukannya sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
 Dicopot dari Kapolri, Listyo Sigit Geser Dudung Jadi Bos KSP
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Bagikan