MerahPutih.com - Manajemen Hotel Des Indes memastikan bahwa dua pasien virus Corona asal Jepang dan Indonesia pernah mendatangi lokasi. Saat itu, keduanya mengikuti acara di penginapan bintang empat yang terletak di kawasan Menteng, Jakarta Pusat tersebut.
Perwakilan Manajer Hotel Des Indes Menteng Darmawiharto mengatakan, keduanya bukan tamu hotel. Darmawiharto menjelaskan acara yang berlangsung pukul 20.00 itu dihadiri 30 orang dan diselenggarakan di Ballroom Paloma.
Baca Juga
2 WNI Positif Virus Corona, Menkes Terawan Dianggap Kecolongan
"Mereka pengunjung restoran kami. Kebetulagi lagi ada acara. Mereka menikmati suasana dan hiburan menari. Acara tanggal 15 Februari. Namanya Latin Dance," jelas Darmawiharto.
Darmawiharto membantah kecolongan dan tak memperhatikan pengunjung yang datang. Dirinya tidak menyangka bahwa tiga orang tersebut terinfeksi COVID-19.
"Mereka kan pengunjung dan kemi perlakukan baik semuanya," tegasnya.
Ia menyebut, ada tiga orang staf hotel yang bekerja di sana. Ia mengklaim, seluruh staf dalam keadaan sehat dan tak ada kendala selama dua pekan terakhir.
"Dari pembicaraan dengan Dinkes seiring dengan masa inkubasi tersebut, tak ada keluhan kesehatan. Semua bekerja dengan baik. Tak ada yang izin sakit atau berhalangan hadir," sambungnya.
Baca Juga
Pemberitahuan Status Corona di Indonesia Dinilai Tanpa Persiapan yang Matang
Di Hotel tersebut ada 63 pegawai yang siap menjalani adanya massa pemeriksaan dari Dinas Kesehatan.
"Kami siap menjalani pemeriksaan kesehatan. Sifatnya Dinkes kan hanya memantau saja. Kami proaktif dengan dinas kesehatan untuk melakukan disinfektan," sebut Darmawiharto.
Ia mengklaim, hotel Des Indes tak mengalami penurunan jumlah pengunjung pasca adanya peristiwa ini.
"Alhmadulillah tamu reguler masih mensuport kami. Tak ada kepanikan karena karyawam kami semua sehat," jelas Darmawiharto.
Baca Juga
Darmawiharto juga memastikan bahwa kegiatan Latin Dance yang biasa digelar setiap Sabtu Malam bakal terus diadakan.
"Kegiatan tak kami hentikan dan jalan terus," sebutnya.
Ia berharap pengunjung tak panik dengan adanya isu ini. "Kami terus fokus melakukan peningkatan kebersihan di Hotel kami. Nantinya bakal ada penyemprotn disinfektan,"jelas dia. (Knu)