Dua Tahun Pertama Pernikahan Penting untuk Masa Depan, Ini Alasannya

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 23 Agustus 2020
Dua Tahun Pertama Pernikahan Penting untuk Masa Depan, Ini Alasannya

Dua Tahun pertama sangat penting untuk kelangsungan pernikahan kedepannya (Foto: pixabay/stocksnap)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETELAH ijab kabul sah tantangan bersama pasangan tercinta belum selesai lho. Ini bukan akhir dari kisah bahagia kamu. Kamu akan menjalani liku-liku kehidupan di atas bahtera rumah tangga bersama.

Nah kamu perlu tahu nih, masa depan rumah tangga bergantung dengan bagaimana cara kamu berdua menjalaninya tahun awal pernikahan. Sebuah penelitian menemukan dua tahun pertama pernikahan merupakan periode penting yang menentukan masa depan sebuah pernikahan.

Baca juga:

3 Pernikahan Kerajaan Termahal Sepanjang Masa

Pasangan yang tak bisa melewati dua tahun pertama dengan baik lebih berisiko mengalami masalah dalam hubungan pernikahan kedepannya. Bahkan tidak menutup kemungkinan berujung perpisahan atau perceraian.

Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi keberlangsungan pernikahan pada dua tahun pertama (Foto: pixabay/vetonethemi)

Menurut Alodokter ada beberapa faktor yang menyebabkan hal itu. Faktor pertama yaitu berbeda pandangan hidup. Bila kamu sebelumnya melakukan semuanya sendiri, usai menikah kamu menjadi bagian dari kehidupan orang lain, baik secara hukum, sosial dan agama.

Menyatunya dua individu itu akan menimbulkan sejumlah tantangan. Khususnya bila ada perbedaan pandangan dan pilihan. Seperti cara mengurus keuangan, pola asuh anak, atau perbedaan keyakinan.

Faktor kedua yakni Gagal mengantisipasi konflik. Ada banyak hal penting baru yang mesti dihadapi bersama. Mulai dari tugas rumah tangga, mengelola keuangan, berurusan dengan mertua, menyempatkan waktu untuk berhubungan seksual, dan mendiskusikan tujuan hidup bersama.

Membicarakan hal-hal tersebut berpeluang menyebabkan konflik. Banyak pasangan yang akhirnya menghindari atau menunda membicarakan hal-hal tersebut. Padahal penundaan itu bisa membahayakan pernikahannya.

Baca Juga:

Pernikahan Kedua Lebih Langgeng, Apa Iya?

Faktor ketiga ialah tertekan oleh hubungan keluarga pasangan. Menikahi pasangan berarti menjadikanmu sebagai bagian dari keluarga besarnya. Sebagian orang bisa merasa diterima, namun sebagian lainnya mungkin merasa tertekan. Itu karena adanya ekspektasi serta norma baru.

Kemudian intimasi menjadi faktor selanjutnya yang harus kamu antisipasi. Pada suatu penelitian, ditemukan penyebab utama perceraian ialah hilangnya kasih sayang antarpasangan dalam dua tahun pertama pernikahan.

Kedekatan dengan pasangan akan membuat masing-masing merasa pasangannya ialah orang yang paling bisa memahaminya. Bila kedekatan itu hilang, pernikahan akan sulit untuk bertahan ketika menghadapi masalah.

Terakhir, banyak pasangan tidak mampu menguatkan pondasi dalam dua tahun awal pernikahan. Mereka lupa pernikahan bukanlah sekadar hubungan romantis. Butuh komitmen dan usaha. Di masa awal pernikahan suami-istri harus membentuk dasar rumah tangga yang kokoh.

Ada beberapa hal yang harus kamu lakukan agar rumah tangga tetap harmonis (Foto: pixabay/ptksgc)

Oleh karena itu, amat penting menjaga intimasi agar kehidupan rumah tangga selalu harmonis. Masalahnya, banyak keintiman pasangan berkurang setelah masa bulan madu.

Bila hal itu yang kamu rasakan, janganlah dipendam seorang diri. Bicarakan dengan pasanganmu tentang cara menjaga kedekatan. Sederhana saja, cukup luangkan waktu khusus untuk berdua di sela kesibukan masing-masing.

Jalin pula komunikasi yang baik. Langkah awal untuk memecah kebuntuan komunikasi ialah saling jujur dan terbuka tanpa saling menyalahkan dengan pasangan. Kamu harus menyadari pasanganmu merupakan pribadi unik, dan memiliki cara pandang dan berpikir yang beda denganmu.

Selain itu, kamu dan pasanganmu perlu membicarakan soal pembagian tugas dan kewajiban,serta cara mengatasi konflik rumah tangga. Hindarilah membicarakan hal-hal yang berpotensi menimbulkan konflik hanya akan menunda masalah.

Hubungan pernikahan yang langgeng bukan berarti harus selalu bahagia. Karena kehidupan rumah tangga tentu memiliki pasangan surut dan tak luput dari masalah. Tapi, dengan dasar yang kuat, pernikahan bisa tetap stabil di saat-saat yang sulit sekalipun. (ryn)

Baca Juga:

4 Foto Pernikahan Kocak dan Absurd ini Mampu Menggelitik Perutmu

#Pernikahan #Wedding
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
380 Ribu Perkawinan Disebut tak Tercatat di Indonesia, Hak Pendidikan dan Pengasuhan Anak Terancam Hilang
Kondisi tersebut berdampak langsung pada pemenuhan hak anak, mulai dari hak atas pendidikan, identitas, pengasuhan, perlindungan, hingga partisipasi.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
380 Ribu Perkawinan Disebut tak Tercatat di Indonesia, Hak Pendidikan dan Pengasuhan Anak Terancam Hilang
Indonesia
Kemenag Ingatkan Pentingnya Pencatatan Pernikahan, Lindungi Hak Perempuan dan Anak
Kementerian Agama mengungkapkan, bahwa pencatatan pernikahan sangat penting. Hal itu bisa melindungi perempuan dan anak-anak.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
Kemenag Ingatkan Pentingnya Pencatatan Pernikahan, Lindungi Hak Perempuan dan Anak
Indonesia
DPR Beri 'Lampu Hijau' Pasangan Kawin Campur Bekerja Layak di Indonesia Lewat Revisi UU Ketenagakerjaan
Meski semangat awal aturan ketenagakerjaan adalah melindungi tenaga kerja lokal, Charles menekankan pentingnya memberikan hak bagi WNA yang merupakan bagian dari keluarga Indonesia
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Januari 2026
DPR Beri 'Lampu Hijau' Pasangan Kawin Campur Bekerja Layak di Indonesia Lewat Revisi UU Ketenagakerjaan
Indonesia
Angka Pernikahan di Indonesia Terus Menurun, BPS Catat Terendah dalam Satu Dekade
BPS mencatat angka pernikahan di Indonesia terus menurun dan terendah dalam satu dekade. PKS soroti faktor ekonomi dan perubahan sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Angka Pernikahan di Indonesia Terus Menurun, BPS Catat Terendah dalam Satu Dekade
Indonesia
Tipu 87 Orang, Pemilik dan Staf WO Ayu Puspita Jadi Tersangka
Polisi telah menyita sejumlah bukti berupa bukti transfer, cetakan pesan antara korban dan terlapor, data catering, serta panduan acara nikah.
Wisnu Cipto - Selasa, 09 Desember 2025
Tipu 87 Orang, Pemilik dan Staf WO Ayu Puspita Jadi Tersangka
Fun
Dari Pernikahan hingga Sweet Seventeen, Herloom BSD Suguhkan Ide Perayaan Penuh Makna
Herloom Hotel & Residence BSD hadirkan 'Herloom Cherished Moment – Wedding & Event Showcase'.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 November 2025
Dari Pernikahan hingga Sweet Seventeen, Herloom BSD Suguhkan Ide Perayaan Penuh Makna
Indonesia
34,6 Juta Pasangan Nikah Siri di Indonesia, Istri dan Anak Tidak Terlindungi Hukum
Ada 34,6 juta pasangan yang menikah tapi tidak tercatat secara resmi, alias nikah siri.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 September 2025
34,6 Juta Pasangan Nikah Siri di Indonesia, Istri dan Anak Tidak Terlindungi Hukum
Indonesia
Fakta Kawin Campur di Jakarta: Pria AS dan Cewek Singapura Jadi Idaman WNI
Total jumlah perkawinan campuran yang dilaporkan ke Dinas Dukcapil Jakarta sebanyak 1.952 pasangan dalam lima tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Selasa, 23 September 2025
Fakta Kawin Campur di Jakarta: Pria AS dan Cewek Singapura Jadi Idaman WNI
Indonesia
Istana Bantah Rencana Pajak Amplop Hajatan Pernikahan
Pihak Direktorat Jenderal Pajak (DJP) juga telah membantah hal tersebut dan menyatakan bahwa aturan perpajakan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku serta tidak menyasar kegiatan sosial nonkomersial.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 Juli 2025
Istana Bantah Rencana Pajak Amplop Hajatan Pernikahan
Indonesia
DPRD Garut Siapkan Rapat Khusus Bahas Insiden Maut Pesta Rakyat Pernikahan Anak Gubernur Jabar Dedi Mulyadi
Rencana rapat bersama dengan unsur Forkopimda Kabupaten Garut itu untuk menjelaskan dari berbagai pihak terkait, termasuk dari unsur kepolisian.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 Juli 2025
DPRD Garut Siapkan Rapat Khusus Bahas Insiden Maut Pesta Rakyat Pernikahan Anak Gubernur Jabar Dedi Mulyadi
Bagikan