Dua Metode ini Digunakan untuk Angkat Ekor QZ8501

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Jumat, 09 Januari 2015
Dua Metode ini Digunakan untuk Angkat Ekor QZ8501

Basarnas akan menggunakan metode floating balloon dan crane untuk angkat ekor AirAsia QZ8501 (Sumber Foto: AsiaOne)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Kepala Badan Sar Nasional (Basarnas) Marsekal Madya FHB Soelistyo mengatakan akan menggunakan kombinasi dua metode untuk mengangkat ekor pesawat AirAsia QZ8501. Kepala Basarnas Soelistyo mengatakan bahwa dua metode itu adalah floating balon yang digabungkan dengan crane agar ekor tidak rusak, karena pihaknya mengasumsikan black box masih berada di dalam ekor tersebut.

"Yang dilaksanakan oleh tim penyelam sedang dalam proses mengikat ekor. Yang kemudian akan diupayakan dua cara, floating ballon dan crane. Diharapkan bagian ekor tidak rusak. Asumsi kita black box ada di bagian ekor," katanya saat jumpa pers di kantor Basarnas Jakarta, Jumat (9/1).

BACA JUGA: AirAsia tidak Taat, Penumpang jadi Korban

Selain itu, Soelistyo menambahkan pada operasi pencarian hari ke-13 ini, selain fokus pada area ditemukannya ekor pesawat atau area redbox, pihaknya juga mengatakan beberapa sektor area seperti yellow box II dan III masih menjadi prioritas timnya.

“Kegiatan hari ini prioritas kita ada di area prioritas tambahan ke dua, yang saat ini memiliki banyak unsur dinamika, dimana ada upaya pengangkatan ekor yang dilakukan dengan mengikat bagian ekor tersebut dengan strap,” katanya.

Menurut Soelistyo sejumlah kapal-kapal yang memiliki kecanggihan untuk mendeteksi benda-benda bawah laut tetap dioperasikan pada area red box atau area prioritas.

“Namun demikian kapal-kapal yang lain yang memiliki kemampuan pencarian keberadaan obyek yang berada di bawah permukaan laut tetap melakukan operasi pencarian pada red box,” katanya. (hur)

 

Follow Twitter Kami di @MerahPutihCom

Like Juga Fanpage Kami di MerahPutihCom

#Kecelakaan Pesawat #AirAsia #AirAsia QZ8501 #Pencarian AirAsia QZ8501 #Basarnas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Malaysia Perpanjang Pencarian MH370 Setahun Lagi, Komit Beri Kepastian bagi Keluarga Korban
Kabinet Malaysia pada Jumat (26/6) menyetujui perpanjangan perjanjian ‘no-find, no-fee’ (tidak menemukan, tidak dibayar) dengan Ocean Infinity hingga 30 Juni 2027.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
 Malaysia Perpanjang Pencarian MH370 Setahun Lagi, Komit Beri Kepastian bagi Keluarga Korban
Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Prancis, 11 Tewas
Insiden ini menjadi salah satu kecelakaan pesawat ringan paling mematikan di Prancis.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
 Pesawat Sipil Jatuh di Prancis, 11 Tewas
Indonesia
Transportasi Indonesia Darurat Kecelakaan, DPR RI Desak Pembentukan Panja Keselamatan Nasional
Keselamatan publik dalam bermobilisasi merupakan isu strategis yang menuntut perhatian serius
Angga Yudha Pratama - Rabu, 13 Mei 2026
Transportasi Indonesia Darurat Kecelakaan, DPR RI Desak Pembentukan Panja Keselamatan Nasional
Indonesia
Drama Evakuasi KRL Bekasi Timur: Ruang Sempit, Nyawa Taruhannya
Tim penyelamat fokus menggunakan teknik cutting atau pemotongan dan lifting atau pengangkatan material untuk memisahkan badan korban dari jepitan logam.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 April 2026
Drama Evakuasi KRL Bekasi Timur: Ruang Sempit, Nyawa Taruhannya
Indonesia
Tabrakan Maut KA Argo Bromo: 3 Penumpang KRL Masih Terjepit Hingga Selasa Pagi
Tiga penumpang masih terjepit di KRL Bekasi Timur pasca tabrakan KA Argo Bromo Anggrek.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 April 2026
Tabrakan Maut KA Argo Bromo: 3 Penumpang KRL Masih Terjepit Hingga Selasa Pagi
Dunia
Pilot Selfie dan Ambil Video Sebabkan Tabrakan Jet Tempur Korea Selatan
Dalam laporan badan audit yang dipublikasikan pada Rabu (22/4) disebutkan bahwa insiden itu terjadi karena pilot mengambil foto untuk mengenang penerbangan terakhir bersama unit militernya.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Pilot Selfie dan Ambil Video Sebabkan Tabrakan Jet Tempur Korea Selatan
Indonesia
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Sekadau Kalimantan Barat, Basarnas Kerahkan Tim Pencarian
Data Polres Sekadau melaporkan manifes penerbangan Capt Marindra W (pilot) dan Harun Arasyd (co-pilot) dan enam penumpang, yakni Patrick K., Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 April 2026
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Sekadau Kalimantan Barat, Basarnas Kerahkan Tim Pencarian
Indonesia
1 Orang Meninggal di Manado Akibat Gempa Bumi Magnitudo 7,6
Basarnas masih terus mencari informasi terkait dengan kemungkinan masih ada warga yang menjadi korban dalam gempa tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 April 2026
1 Orang Meninggal di Manado Akibat Gempa Bumi Magnitudo 7,6
Dunia
Hercules C-130 Jatuh di Kolombia, 66 Polisi dan Tentara Gugur
Dari total korban tewas, 58 di antaranya merupakan personel Angkatan Darat Nasional, enam dari Angkatan Dirgantara Kolombia, dan dua dari Kepolisian Nasional.
Wisnu Cipto - Rabu, 25 Maret 2026
Hercules C-130 Jatuh di Kolombia, 66 Polisi dan Tentara Gugur
Indonesia
2 Perempuan dan Seorang Pria Tewas Akibat Longsor ‘Gunung’ Sampah Bantargebang, Polisi Duga Ada Korban Lain Masih Tertimbun
Terkait jumlah pasti korban, masih menunggu hasil pencarian dan pendataan lebih lanjut dari petugas di lokasi.
Frengky Aruan - Minggu, 08 Maret 2026
2 Perempuan dan Seorang Pria Tewas Akibat Longsor ‘Gunung’ Sampah Bantargebang, Polisi Duga Ada Korban Lain Masih Tertimbun
Bagikan