Dua Flyover di Bekasi Siap Dioperasikan 2 Januari 2020

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 27 Desember 2019
Dua Flyover di Bekasi Siap Dioperasikan 2 Januari 2020

Progres pembangunan Flyover Rawapanjang, Kota Bekasi, Jawa Barat mencapai 60 persen pada akhir September 2019 lalu. (Foto: Pradita Kurniawan Syah).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kota Bekasi memastikan pembangunan dua jembatan layang atau flyover di Rawapanjang dan di Cipendawa telah selesai dikerjakan dan siap beroperasi pada awal 2020.

"Sudah rampung tinggal perapihan saja, rencananya dua flyover ini akan dibuka dan diresmikan pada 2 Januari 2020," ucap Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahjono di Bekasi, Jumat (27/12).

Baca Juga

White Ops Menemukan 100 Aplikasi Berbahaya

Pemerintah daerah berharap dengan dioperasikannya dua jembatan layang tersebut mampu mengurangi kemacetan akibat meningkatnya volume kendaraan yang melintas di wilayah itu.

Tri menyebutkan padatnya volume kendaraan yang melintas di area itu kerap menyebabkan kemacetan lalu lintas sehingga harus segera diatasi.

"Terlebih jalan tersebut menjadi akses utama kendaraan besar menuju kawasan industri di Bantargebang," ujarnya dilansir Antara

Flyover Rawapanjang

Kepala Seksi Pengembangan Jalan dan Jembatan pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi, Idi Susanto mengatakan jembatan layang dinyatakan telah siap digunakan hanya saja masih menunggu waktu peresmiannya.

Idi menjelaskan proyek jembatan layang di Jalan Siliwangi menuju Bantargebang itu didanai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui dana hibah kemitraan adanya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Dua titik jembatan layang tersebut berada di simpang Rawapanjang dan di Cipendawa dengan panjang masing-masing mencapai 800 meter.

Anggaran hibah untuk dua proyek ini mencapai Rp660 miliar yang diberikan dalam dua tahap dan dipakai untuk pembangunan konstruksi serta pembebasan lahan sejak 2017 silam.

Baca Juga

Cegah Mabuk Perjalanan dengan Cara Simpel Ini

Idi mengaku pembangunan dua jembatan layang tersebut bertujuan untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas sekaligus mempermudah akses truk sampah milik DKI Jakarta menuju TPST Bantargebang.

"Tidak ada pembatasan kendaraan yang melintas, kendaraan besar boleh menggunakan," pungkasnya. (*)

#Kota Bekasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
BTN Proyeksikan Pertumbuhan Rumah Subsidi di Atas 10 Persen pada Tahun 2026
Aktivitas warga perumahan Bumi Sampurna Indah di Jayasampurna, Serang Baru, Bekasi, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Didik Setiawan - Senin, 02 Februari 2026
BTN Proyeksikan Pertumbuhan Rumah Subsidi di Atas 10 Persen pada Tahun 2026
Indonesia
Gara-gara Gempa Bekasi Magnitudo 4,9, 8 Jadwal Whoosh Dibatalkan dan Penumpang Kebingungan
KCIC juga memberikan solusi alternatif bagi penumpang
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Agustus 2025
Gara-gara Gempa Bekasi Magnitudo 4,9, 8 Jadwal Whoosh Dibatalkan dan Penumpang Kebingungan
Indonesia
Banjir di Bekasi Melanda 20 Titik, Warga Mengungsi dan Ketinggian Air Mencapai 300 cm
Hujan deras menyebabkan banjir di 20 titik di 7 kecamatan di Kota Bekasi.
Hendaru Tri Hanggoro - Selasa, 04 Maret 2025
Banjir di Bekasi Melanda 20 Titik, Warga Mengungsi dan Ketinggian Air Mencapai 300 cm
Indonesia
PSI Sebut Kaesang Penuhi Syarat Usia untuk Ikut Pilwakot Bekasi
Rumor Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep akan maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi 2024 mencuat.
Frengky Aruan - Rabu, 15 Mei 2024
PSI Sebut Kaesang Penuhi Syarat Usia untuk Ikut Pilwakot Bekasi
Bagikan