Dua Bulan Raib, Begini Tampilan Situs Revolusi Mental

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 23 Oktober 2015
Dua Bulan Raib, Begini Tampilan Situs Revolusi Mental

Halaman situs web Gerakan Revolusi Mental, revolusimental.go.id.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Hampir selama dua bulan sejak diluncurkan, situs web Gerakan Revolusi Mental, revolusimental.go.id, yang dilucurkan Pemerintah belum bisa diakses. Situs tersebut dinyatakan masih dalam perbaikan. 

Situs tersebut tidak bisa diakses sejak sehari setelah peluncuran dengan alasan overload (kunjungan berlebih). Situs Gerakan Revolusi Mental secara resmi diluncurkan oleh Menteri PMK Puan Maharani, Selasa 25 Agustus lalu. Biaya pembuatan situs dialokasikan maksimal Rp200 juta. Situs web itu bahkan ramai dikabarkan menghabiskan dana Rp140 miliar. Tapi, kabar menghabiskan Rp140 miliar itu dibantah Pemerintah.

Tampilan halaman revolusimental.go.id didominasi warna putih dan merah. Halaman situs yang digadang-gadang gudang informasi segala hal terkait revolusi mental itu menampilkan gambar bahwa situs web sedang dalam proses perbaikan. Gambar seorang teknisi tampak sedang menghentikan pengunjung situs agar berhenti mengakses.

"Sedang dalam proses pengerjaan. Kami akan kembali secepatnya," demikian tertulis pada halaman revolusimental.go.id.

Tidak disebutkan informasi lain terkait situs itu, termasuk tidak disebutkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk perbaikan situs revolusi mental yang belakangan disebut telah diretas tersebut.

Sebulan lalu, merahputih.com mencoba mengakses situs revolusimental.go.id. Hasilnya web tidak ditemukan. Hanya tertulis, "server revolusimental.go.id tidak bisa ditemukan." Informasi tersebut lumrah untuk kebanyakan situs yang sudah tidak digunakan.

Puan Maharani, menteri yang dipercaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meresmikan situs Gerakan Revolusi Mental, pada Jumat, 28 Agustus lalu enggan mengomentari situs revolusimental.go.id yang tidak bisa diakes sehari setelah diluncurkan. Ia hanya mengatakan, "Tanya saja ke deputi saya."

 

Baca Juga:

Kemenko PMK: Alokasi Anggaran Website Revolusi Mental Maksimal Rp200 Juta

Polda Metro Jaya Siap Buru Peretas Website Revolusi Mental

Ditanya Soal Situs Revolusi Mental Puan Emoh Komentar

Apa Kabar Situs Web Revolusi Mental?

Anak Buah Prabowo Sebut Website Revolusi Mental Abal-abal

#Puan Maharani #Revolusimental.go.id #Revolusi Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Listyo Sigit sendiri dilantikan menjadi menjadi Kapolri di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 27 Januari 2021 silam, alias sudah lebih dari 5 tahun menjabat.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Indonesia
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Menurutnya, seluruh daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti wacana pendidikan gratis hingga PTN. Ia meminta untuk dikaji terlebih dahulu.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Berita
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Puan Maharani meminta pemerintah memaksimalkan pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Anak Krakatau, Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan warga sekaligus menghambat aktivitas pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Bagikan