Headline

Dua Bulan Ditahan, Dua Pangeran Arab Saudi Dibebaskan

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 29 Desember 2017
Dua Bulan Ditahan, Dua Pangeran Arab Saudi Dibebaskan

Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menghadiri rapat kabinet di Riyadh, Arab Saudi (ANTARA FOTO/Saudi Press Agency/Handout via REUTERS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pangeran Meshaal bin Abdullah dan Pangeran Faisal bin Abdullah yang ditahan di Hotel Ritz Carlton, Riyadh lantaran dugaan korupsi akhirnya dibebaskan. Dua putra mendiang Raja Arab Saudi Abdullah itu ditahan selama dua bulan sebagai bagian dari gerakan antikorupsi kerajaan yang dipimpin langsung sang putra mahkota, Pangeran Mohammed bin Salman.

Jaksa agung Arab Saudi menyetujui pembebasan Pangeran Meshaal bin Abdullah dan Pangeran Faisal bin Abdullah sesudah mereka menyelesaikan permasalahan keuangan dengan pemerintah, kata seorang pejabat tinggi Arab Saudi sebagaimana dilansir Antara, Jumat (29/12).

Sumber tersebut tidak menjelaskan lebih rinci terkait permasalahan keuangan antara kedua pangeran dengan pihak kerajaan Arab Saudi.

Namun, Jaksa Agung belum mengambil keputusan apakah pihaknya juga akan membebaskan seorang pangeran lagi yakni Pangeran Turki bin Abdullah, kata sumber tersebut.

Pembebasan Pangeran Meshaal dan Faisal dipertegas melalui keterangan salah satu keluarganya. Putri Nouf binti Abdullah bin Mohammed bin Saud, mengunggah foto kedua pangeran tersebut dalam akun Twitter pribadinya dan mengucapkan terima kasihnya pada Kamis (28/12).

Pasukan keamanan Saudi mengumpulkan sekitar 200 pangeran, menteri dan pemimpin bisnis, serta mengubah Ritz-Carlton menjadi sebuah penjara mewah bagi mereka sejak awal November, dalam langkah yang Riyadh katakan sebagai tindakan keras terhadap korupsi.

Langkah tersebut juga banyak disorot oleh para pengamat untuk membantu Pangeran Mohammed bin Salman memperkukuh cengkeramannya pada kekuasaan, setelah melengserkan sepupunya sebagai pewaris takhta di musim panas tahun ini.

Putra Raja Abdullah yang paling kuat, mantan Kepala Garda Nasional, Pangeran Miteb bin Abdullah, dibebaskan pada bulan lalu setelah setuju untuk membayar kepada pemerintah senilai 1 miliar dollar Amerika Serikat.

Pangeran Miteb adalah anggota terakhir dari silsilah keluarga Abdullah Shammar yang memiliki kedudukan penting dalam struktur kekuasaan Saudi, setelah Pangeran Meshaal dan Pangeran Turki melepaskan jabatan mereka sebagai gubernur pada 2015.

Surat kabar Saudi, "Okaz". melaporkan pada Selasa bahwa 23 orang telah dibebaskan setelah mencapai kesepakatan dengan pemerintah dan diperkirakan akan menyusul beberapa lagi dalam hari-hari mendatang.

Sedangkan sejumlah lainnya yang belum mencapai kesepakatan penyelesaian akan diadili, menurut laporan tersebut.(*)

#Arab Saudi #Raja Salman Bin Abdul Aziz Al Saud
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kemenhub Pantau Dampak Penutupan Bandara Riyadh, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan
Kemenhub memantau dampak penutupan Bandara Riyadh hingga 17 Oktober 2026. Qatar Airways dan Emirates membatalkan sejumlah penerbangan. Simak imbauan bagi penumpang.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Kemenhub Pantau Dampak Penutupan Bandara Riyadh, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan
Indonesia
2 WNI Jadi Korban Serangan Bandara Riyadh, KBRI Ingatkan Sanksi Berat Penyebar Foto Rudal dari Kerajaan Saudi
Dua WNI terluka akibat serangan Houthi di Bandara Riyadh. KBRI ingatkan sanksi pidana berat dari Saudi jika nekat sebar foto/video rudal!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
2 WNI Jadi Korban Serangan Bandara Riyadh, KBRI Ingatkan Sanksi Berat Penyebar Foto Rudal dari Kerajaan Saudi
Indonesia
Mesir Siap Beri Bantuan Militer ke Arab Saudi Buat Hadapi Houthi
Turkiye, Mesir, Pakistan, dan Arab Saudi mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam serangan tersebut dan menegaskan dukungan terhadap langkah sah Riyadh untuk menghadapi dan mencegah serangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Mesir Siap Beri Bantuan Militer ke Arab Saudi Buat Hadapi Houthi
Dunia
Houthi Serang Bandara, Qatar Airways dan Etihad Airways Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi
Pada Sabtu (10/10), Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi melaporkan bandara di Riyadh kembali menjadi sasaran serangan, yang mengakibatkan korban luka dan penutupan bandara.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Houthi Serang Bandara, Qatar Airways dan Etihad Airways Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi
Indonesia
Arab kembali Bersitegang dengan Houthi, WNI Diminta Jauhi Lokasi Rawan
WNI di Arab Saudi diimbau agar tetap tenang, mengutamakan keselamatan, serta mengikuti perkembangan informasi melalui sumber resmi.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Arab kembali Bersitegang dengan Houthi, WNI Diminta Jauhi Lokasi Rawan
Indonesia
PBB Kecam Serangan Houthi Tewaskan 12 Warga Sipil di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh
Houthi melancarkan serangkaian serangan rudal dan drone terhadap bandara serta sejumlah fasilitas di Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
PBB Kecam Serangan Houthi Tewaskan 12 Warga Sipil di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh
Dunia
Arab Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi yang Mengarah ke Riyadh
Arab Saudi menyatakan telah mencegat dan menghancurkan rudal balistik yang diluncurkan kelompok Houthi ke arah Riyadh.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Arab Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi yang Mengarah ke Riyadh
Indonesia
Serangan Drone di Wilayah Mekah, DPR Minta KBRI Perkuat Komunikasi dengan WNI
perwakilan RI di Arab Saudi wajib menjadi rujukan utama guna mencegah kepanikan massal akibat maraknya pesan berantai di media sosial.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Serangan Drone di Wilayah Mekah, DPR Minta KBRI Perkuat Komunikasi dengan WNI
Indonesia
Makkah Jadi Target Serangan Drone, WNI di Jeddah Hingga Taif Diminta Waspada
Arab Saudi dihujani serangan drone Houthi yang mengincar kawasan Makkah. Kemlu RI minta WNI tingkatkan kewaspadaan dan catat nomor darurat ini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Makkah Jadi Target Serangan Drone, WNI di Jeddah Hingga Taif Diminta Waspada
Indonesia
Terganjal Isu Asuransi Jamaah, DP Haji 2027 Indonesia Diblokir Arab Saudi
Dana uang muka (down payment/DP) haji Indonesia untuk tahun 2027 senilai 14 juta riyal mendadak diblokir Pemerintah Arab Saudi
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Terganjal Isu Asuransi Jamaah, DP Haji 2027 Indonesia Diblokir Arab Saudi
Bagikan