Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Drone Penyemprot Disinfektan COVID-19 Mulai Diuji Coba di Jawa Barat

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 01 April 2020
Drone Penyemprot Disinfektan COVID-19 Mulai Diuji Coba di Jawa Barat

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyaksikan percobaan penggunaan drone disinfectant di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (31/3/2020). ANTARA/HO-Humas Pemprov Jabar

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) terus berupaya untuk menangani dan mencegah penyebaran wabah virus corona atau COVID-19 di Jabar, salah satunya dengan memanfaatkan drone atau pesawat nir awak khusus penyemprot disinfektan.

Inovasi drone disinfectant yang dikembangkan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jabar mampu melakukan penyemprotan dengan jangkauan hingga lima hektare dalam waktu yang cepat.

"Bayangkan lima hektare bisa diselesaikan dengan waktu yang cepat ketimbang sambil berjalan kaki pelan-pelan, saya kira ini lebih efektif," kata Gubernur Jabar M Ridwan Kamil atau Emil, Rabu (1/4).

Baca Juga:

Aktivis: Rapid Test COVID-19 Anggota DPR Lukai Hati Rakyat

Kang Emil menambahkan, drone disinfectant berukuran besar ini memiliki delapan baling-baling dan mampu mengangkut 15 liter cairan disinfektan.

Drone disinfectant ini dinilai efektif untuk menyemprotkan cairan disinfektan ke area yang sulit dijangkau. Kang Emil pun turut menyaksikan langsung peragaan penggunaan alat ini di area Gedung Pakuan.

"Kita gunakan (disinfektan) dengan dua cara, ada yang penyemprotan biasa ada juga untuk skala luas dan cepat yaitu drone disinfectant ini," ujar Kang Emil.

Ilustrasi: Petugas mengoperasikan 'drone' untuk melakukan penyemprotan disinfektan di jalan protokol di wilayah Jakarta Selatan, Jumat (27/3/2020) (ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Selatan)

Kang Emil menuturkan, Pemdaprov Jabar sudah memesan drone disinfectant dengan jumlah banyak dan rencananya akan dibagikan ke 27 kabupaten/kota se-Jabar.

"Drone disinfectant ini akan disebarkan ke seluruh kota-kabupaten di Jabar. Kami tadi sudah pesan untuk memproduksi sebanyak-banyaknya, minimal 27 buah dulu sesuai jumlah daerah (di Jabar)," kata Kang Emil.

Dukungan Pemprov Jabar terhadap inovasi KNPI Jabar ini, sebagaimana dikutip Antara, menjadi salah satu bentuk kolaborasi agar penanggulangan penyebaran virus SARS-CoV-2 itu dapat lebih terkendali.

"Insyaallah dengan kolaborasi, kita gerak cepat, ada rapid test, drive-thru, disinfectant, mudah-mudahan di Jabar lebih terkendali dalam penanggulangan (penyakit) COVID-19," tuturnya.

Baca Juga:

Solo KLB COVID-19, Pengusaha Hotel Rumahkan Karyawan dan Minta Keringanan Pajak

Kang Emil pun mengajak semua masyarakat untuk turut berperan dalam penanganan COVID-19. Jika masyarakat atau komunitas ingin menjadi relawan COVID-19 di Jabar, Kang Emil mengajak mereka agar mendaftar melalui aplikasi PIKOBAR.

"Kita mengajak semua masyarakat bahwa masalah COVID-19 ini adalah penanggulangan dan urusan bersama, jadi bukan hanya tugas pemerintah saja," ucap Kang Emil.

"Silakan masyarakat untuk menjadi relawan. Ada relawan dengan ilmunya, (bidang) kesehatan, maupun (relawan dengan) tenaga," ujarnya. (*)

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan