DPRD Minta Perolehan Pendapatan dari Aset DKI Dirasionalisasi

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 04 Februari 2020
 DPRD Minta Perolehan Pendapatan dari Aset DKI Dirasionalisasi

Anggota dan Pimpinan DPRD DKI Jakarta (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Komisi C DPRD DKI Jakarta meminta Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) DKI untuk merasionalisasi target pendapatan atas aset-aset yang dimiliki Pemprov di tahun 2020.

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta Rasyidi HY mengatakan, target pendapatan yang dipasang BPAD sangat lah kecil jika dilihat dari nilai aset milik Pemprov DKI Jakarta yang mencapai Rp475 triliun. Padahal sebagai badan yang bertugas mencatatkan aset dan melaksanakan pengelolaan, BPAD seharusnya dapat menggenjot lagi target dan realisasi perolehan pendapatan dari aset-aset yang dimanfaatkan.

Baca Juga:

PSI Dorong Uji Publik Wagub DKI Disiarkan di TV

"Dari apa yang kita lihat bahwa aset yang kita miliki kini berjumlah Rp475 triliun, sedangkan (target) pendapatan dari kita hanya Rp158 miliar. Kalau kita bandingkan hal demikian hanya 0,03 persen yang kita dapatkan. Kita harap ini bisa ditingkatkan, dari Rp158 miliar harusnya ini bisa jadi Rp400 miliar," ujar Rasyidi di Jakarta, Selasa (4/2).

Rapat kerja DPRD DKI Jakarta dengan Pemprov DKI
Rapat koordinasi antara DPRD DKI Jakarta dengan Pemprov DKI (MP/Asropih)

Dalam kesempatan itu, Komisi C DPRD DKI Jakarta mengingatkan agar BPAD terus mengoptimalkan inventarisasi aset hingga mempertahankan aset-aset yang ada. Komisi bidang keuangan itu juga mengimbau agar BPAD menghapus aset yang sudah tidak berstatus milik Pemprov DKI Jakarta.

"Kita juga minta agar aset yang suratnya tidak ada dan tidak ada asetnya tapi suratnya ada, harus ditindaklanjuti. Sehingga kita mendorong supaya administrasi BPAD ini sesuai dengan aturan yang ada," terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pemgelola Aset Daerah (BPAD) Provinsi DKI Jakarta Pujiono memastikan bahwa pihaknya telah menginventarisasi aset Pemprov DKI dengan optimal. Ia menyebutkan, total nilai aset yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta sebesar Rp475,89 triliun diperoleh dari aset berupa lahan sebesar Rp325,05 triliun, aset berupa peralatan dan mesin sebesar Rp26,91 triliun, dan aset berupa bangunan sebesar Rp38,37 triliun.

Kemudian, aset berupa jalan dan instalasi jaringan sebesar Rp44,18 triliun, aset lain-lain sebesar Rp1,72 triliun, dan aset berupa konstruksi dan konstruksi dalam pengerjaan besar sebesar Rp1,86 triliun.

Baca Juga:

Riza Patria Dapat Tiket Dukungan Jadi Wagub DKI dari Fraksi PAN

Sedangkan, inventarisasi aset proses audit BPK terhadap aset yang bersifat rusak sebesar Rp1,19 triliun untuk 79.461 unit ataupun yang bersifat tidak ada untuk 152.768 unit sebesar Rp10,56 triliun.

“Seluruh data yang sudah kami sampaikan hari ini sudah kita sampaikan kepada Gubernur (Anies Baswedan) dan sekarang dalam proses penetapan hasil inventarisasi melalui Kepgub (Keputusan Gubernur)," ungkapnya.

"Hasil penetapan nanti menjadi bagian dari laporan keuangan yang akan dilihat oleh BPK, jadi BPK yang akan pegang angka-angka ini," pungkasnya.(Asp)

Baca Juga:

Riza Patria Miliki Dua Keunggulan Utama untuk Terpilih Jadi Wagub DKI

#Komisi C DPRD DKI #DPRD DKI Jakarta #Pemprov DKI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
CFD Sudirman-Thamrin Minggu Besok Ditiadakan, Lokasi Digeser ke Kebayoran Lama
Kegiatan Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin Minggu, 25 Oktober 2026 ditiadakan karena ada Jakarta Running Festival, dan dialihkan ke Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
CFD Sudirman-Thamrin Minggu Besok Ditiadakan, Lokasi Digeser ke Kebayoran Lama
Berita Foto
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Suasana pemukiman padat penduduk di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Oktober 2026
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Indonesia
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Bank Jakarta dan PAM Jaya bakal IPO. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, Pemprov tetap memegang saham mayoritas.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Indonesia
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Usul tersebut bukan untuk menambah jumlah anggota DPRD dari 106 menjadi 180–220 kursi, melainkan untuk memastikan 106 saat ini tetap dapat dipertahankan.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Indonesia
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Jakarta mengajukan pembentukan dana cadangan daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal sekaligus menjamin ketersediaan anggaran pembangunan Ibu Kota.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Indonesia
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
DPRD DKI Jakarta meminta pengelolaan data desil dikembalikan kepada Pemprov DKI setelah perubahan pemeringkatan berdampak pada bansos dan KJP.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
Indonesia
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan disesuaikan mulai 1 Januari 2027. DPRD DKI masih mengkaji besaran tarif baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Indonesia
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
DPRD DKI menyoroti kesulitan pedagang tradisional Jakarta bersaing dengan e-commerce dan meminta DPPKUKM serta Pasar Jaya berkolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
Indonesia
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Di Kepulauan Seribu sudah ada desalinasi, mengubah air laut jadi air bersih, air tawar.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Indonesia
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Proses pembebasan lahan yang berjalan secara bertahap sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Bagikan