DPRD Minta CFD Diperluas, Ingin Ondel-Ondel dan Tanjidor Jadi Bintang Baru Saat HBKB
Sejumlah warga beraktivitas saat pemberlakuan Car Free Day di Jalan Sudirman, Jakarta, Minggu (31/8/2025). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi
Merahputih.com - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu, menyatakan dukungannya terhadap rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk memperluas pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD). Perluasan ini bertujuan agar kegiatan tidak hanya terpusat di kawasan Sudirman-Thamrin, tetapi mencakup lima wilayah kota administrasi.
Menurut Kevin, kegiatan CFD telah terbukti memberikan banyak manfaat positif bagi warga Jakarta sejak pertama kali dilaksanakan. Selain berfungsi sebagai ruang interaksi sosial, CFD juga menjadi sarana yang baik bagi masyarakat untuk berolahraga dan menumbuhkan kreativitas.
Baca juga:
Suasana CFD Jakarta Pasca-Demo Ternyata Lowong, Pedagang Keluhkan Tak Ada Pembeli
“CFD sudah berlangsung sekian tahun dan lebih banyak manfaatnya dari pada mudaratnya. Di sana warga bisa berinteraksi, berolahraga, dan menyalurkan kreativitas,” ujar Kevin.
CFD dan Penguatan Budaya Betawi
Kevin menambahkan bahwa pelaksanaan CFD memiliki potensi besar untuk menumbuhkan aktivitas ekonomi baru di tengah masyarakat. Keramaian warga di ruang publik secara otomatis menciptakan peluang bagi pelaku usaha kecil untuk menjajakan berbagai kebutuhan sederhana.
Anggota DPRD ini menilai bahwa gagasan memperluas CFD ke lima wilayah Jakarta merupakan kegiatan positif dari berbagai sisi, mencakup aspek olahraga, sosial, hingga ekonomi.
Ia secara khusus mendorong agar pelaksanaan CFD di tingkat wilayah dapat menonjolkan kekhasan budaya Jakarta, terutama budaya Betawi.
Baca juga:
Peserta CFD Miris Lihat Sisa-Sisa Pembakaran Fasilitas Publik di Semanggi
Kevin mengusulkan agar CFD di wilayah baru dapat menampilkan kesenian lokal seperti Ondel-ondel, Tanjidor, Gigi Balang, atau pakaian tradisional Kebaya Encim.
Langkah ini dianggap sejalan dengan visi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk menjadikan Jakarta sebagai kota global yang kaya akan budaya.
“Saya rasa CFD bisa menjadi ajang yang bukan hanya menyehatkan dan menyatukan warga, tapi juga memperkenalkan dan menghidupkan budaya Betawi,” tandasnya.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Keputusan UMP DKI 2026 Hampir Final! Siap-siap Kenaikan Gaji Minimum Berbasis KHL, Untung Mana Buruh atau Pengusaha?
Fenomena Supermoon Dituding Penyebab Banjir Rob Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu
Antrean Horor Bantar Gebang Renggut Nyawa Sopir Truk, Nasib Beasiswa Anak Almarhum Jadi Prioritas Pemprov DKI
Setop Bilang Kebaya Cuma Buat Emak-Emak! Pemprov DKI Gencarkan Jurus Agar Anak Muda Naksir Warisan UNESCO
Pramono Ambil Alih Tanggul Bocor Muara Baru Agar Jakarta Tak 'Tenggelam' Walau Bukan Tugas Pemprov DKI
Pramono Bongkar Jam Krusial Banjir Rob Ganas yang Bakal Melanda Jakarta Besok
Fenomena Gunung Es Kekerasan Anak di DKI Bikin Merinding, DPRD Tekankan Tiga Jurus yang Wajib Sekolah Jalankan
Pramono Anung Minta Anak Buah Siaga Banjir Rob dan Curah Hujan Tinggi, Camat Hingga Lurah Wajib Hadir di Lapangan
Ada Kegiatan Jakarta Penuh Warna, Transjakarta Lakukan Penyesuaian Layanan
Pasar Pramuka Tetap Ramai Jelang Revitalisasi Total di Tahun 2026