Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

DPRD DKI Sentil Gubernur Pramono Soal Banyak Anak yang masih Putus Sekolah

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 30 April 2026
DPRD DKI Sentil Gubernur Pramono Soal Banyak Anak yang masih Putus Sekolah

Ilustrasi siswa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Lukmanul Hakim menyambut baik langkah Pemerintah DKI menambah jumlah sekolah swasta yang masuk program sekolah gratis menjadi 103 pada tahun ajaran 2026/2027. Namun, ia mengingatkan kebijakan itu belum menjawab persoalan masih banyak anak di Jakarta yang putus sekolah.

Ia menyoroti masih adanya wilayah yang belum terjangkau program, seperti Cengkareng, yang disebutnya masih menyimpan angka putus sekolah cukup tinggi.

"Kota global masih jauh dari impian kalau masih banyak putus sekolah. Saya harapkan jajaran Gubernur betul-betul melihat, Pak, dalam menentukan titik sekolah gratis itu," kata Lukmanul di Jakarta, Kamis (30/4).

Menurutnya, keterbatasan daya tampung sekolah negeri juga menjadi persoalan yang belum tuntas. Sementara itu, distribusi sekolah gratis dinilai belum sepenuhnya menjangkau wilayah dengan kebutuhan paling tinggi. "Hari ini sekolah negeri belum terpenuhi, Pak. Tetapi titik-titik lokasi 103 yang gratis itu belum tepat sasaran semuanya, Pak. Di daerah Cengkareng masih banyak anak putus sekolah," ucapnya.

Baca juga:

Fenomena Gunung Es, masih Banyak Anak di Jakarta yang Putus Sekolah


Sorotan lain datang dari Fraksi PKS. Wakil Ketua II Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta M Subki meminta Pemprov DKI tidak melupakan sekolah berbasis keagamaan, khususnya madrasah, yang berada di bawah Kementerian Agama.

"Kami menyampaikan rasa terima kasih dan syukur atas terselenggaranya sekolah swasta gratis yang sudah sampai 103 sekolah," tuturnya.

Namun, ia mengingatkan program ini baru langkah awal dan masih perlu diperluas. Subki mengusulkan agar di masa depan madrasah swasta juga masuk skema sekolah gratis, seiring dengan peningkatan kemampuan fiskal daerah. “Mohon dicatat, jangan lupa, di Jakarta juga ada pendidikan yang di bawah koordinasi Kementerian Agama: madrasah. Mereka ialah anak Jakarta, mereka juga membayar pajak kepada kita. Maka jangan sampai diskriminasi ini berkepanjangan," urainya.

Saat menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka peluang penambahan jumlah sekolah gratis, dengan catatan ruang fiskal memungkinkan. "Mudah-mudahan di masa depan, kalau ruang fiskal DPRD DKI Jakarta dapat menambah, pasti akan kami tambah," jawab Pramono.

Ia menegaskan pendidikan menjadi prioritas utama Pemprov DKI, termasuk melalui berbagai program bantuan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), KJMU, hingga pemutihan ijazah. Menurut Pramono, perluasan sekolah gratis diharapkan dapat memperkecil kesenjangan akses pendidikan dan menekan angka anak yang tidak bersekolah karena faktor ekonomi.

"Penggratisan sekolah-sekolah swasta yang kita mulai sekarang ini dengan 103 (sekolah), tentunya mudah-mudahan akan semakin memperkecil, mempersempit peluang anak Jakarta untuk tidak bisa sekolah karena tidak mampu," ujarnya.(Asp)


Baca juga:

Sekolah Rakyat Diharap Jadi Solusi Utama Pemerintah untuk Memutus Rantai Kemiskinan dan Mengurangi Angka Putus Sekolah

#DKI Jakarta #Pendidikan #DPRD DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dua JPO Rasuna Said Disorot Warga, Pemprov DKI Beri Penjelasan
Dinas Bina Marga DKI Jakarta menjelaskan kedua JPO tersebut memang berada di lokasi yang berdekatan, tetapi tidak saling terhubung.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Dua JPO Rasuna Said Disorot Warga, Pemprov DKI Beri Penjelasan
Indonesia
Komisi X DPR Minta Anggaran Pendidikan Fokus Atasi Kekurangan Guru usai Putusan MK
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Esti Wijayati meminta anggaran pendidikan difokuskan untuk mengatasi kekurangan guru dan meningkatkan mutu pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Komisi X DPR Minta Anggaran Pendidikan Fokus Atasi Kekurangan Guru usai Putusan MK
Indonesia
DPR Desak Putusan MK soal Anggaran MBG Segera Diterapkan pada APBN 2027
Komisi X DPR mendesak pemerintah mempercepat putusan MK soal anggaran MBG di APBN 2027.
Soffi Amira - Senin, 03 Agustus 2026
DPR Desak Putusan MK soal Anggaran MBG Segera Diterapkan pada APBN 2027
Indonesia
DPR Minta Jangan Benturkan Anggaran Pendidikan dengan Program Makan Bergizi Gratis
Menurut Wakil Ketua Komisi X DPR RI Kurniasih Mufidayati, pendidikan dan pemenuhan gizi anak merupakan dua kebijakan yang harus berjalan beriringan.
Frengky Aruan - Minggu, 02 Agustus 2026
DPR Minta Jangan Benturkan Anggaran Pendidikan dengan Program Makan Bergizi Gratis
Indonesia
Penggugat Nilai Putusan MK Pertegas Pemisahan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan
Menegaskan pembiayaan program MBG yang bukan merupakan komponen utama pendidikan harus dipisahkan dari anggaran operasional penyelenggaraan pendidikan.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Penggugat Nilai Putusan MK Pertegas Pemisahan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan
Indonesia
Polda Metro Jamin Kondisi Jakarta Tetap Kondusif, Minta Warga tak Panik
Banyaknya kegiatan yang berlangsung menunjukkan ruang publik tetap berjalan normal.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Polda Metro Jamin Kondisi Jakarta Tetap Kondusif, Minta Warga tak Panik
Indonesia
Presiden Pramono Minta Mal yang Pasang Pagar Tinggi Dibongkar, Yakinkan Jakarta Aman
Pemerintah DKI bersama aparat keamanan menjamin Jakarta tetap aman dan nyaman untuk semua masyarakat.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
Presiden Pramono Minta Mal yang Pasang Pagar Tinggi Dibongkar, Yakinkan Jakarta Aman
Indonesia
Jakarta Jalin Kerja Sama Kebudayaan dengan Daerah Aglomerasi
Kolaborasi ini bertujuan melestarikan budaya Betawi, memperluas pertukaran budaya antardaerah, serta menyiapkan program bersama menuju 500 tahun Jakarta pada 2027.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
Jakarta Jalin Kerja Sama Kebudayaan dengan Daerah Aglomerasi
Indonesia
28 Siswa TK di Solo Belajar di Ruang Kelas Rawan Roboh, Pemkot Gelontorkan Rp 150 Juta
Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan apabila proses belajar-mengajar tetap berlangsung di ruang yang rusak.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
28 Siswa TK di Solo Belajar di Ruang Kelas Rawan Roboh, Pemkot Gelontorkan Rp 150 Juta
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Persatuan dalam Membangun Jakarta, tak Lihat Asal Partai Anggota Dewan
Tak pernah mempersoalkan latar belakang partai politik anggota DPRD DKI Jakarta yang ikut serta turun ke warga saat menjalankan tugas.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Gubernur Pramono Serukan Persatuan dalam Membangun Jakarta, tak Lihat Asal Partai Anggota Dewan
Bagikan