DPRD DKI Minta Anies Segera Perbaiki RSUD Koja yang Alami Kebocoran

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 02 Juli 2019
DPRD DKI Minta Anies Segera Perbaiki RSUD Koja yang Alami Kebocoran

Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhammad. Foto: MP/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhammad meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan untuk mengecek kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara. Pasalnya, kata dia, saat ini kondisi RSUD Koja sangat memprihatinkan.

Lanjut dia, ruang gawat darurat RSUD itu yang seharusnya berada di lantai dasar, kini dipindah ke lantai dua lantaran lantai dasar mengalami kebocoran.

Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhammad
Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhammad. Foto: MP/Asropih

"Tempat gawat darurat di Jakarta Utara itu, sekarang hancur berantakan, bocor dimana-mana. Jadinya sekarang kita pindah ke lantai dua. Bagaimana teman-teman berpikir kalau gawat darurat dipindah ke lantai dua, pasien datang harus naik kan?," ujar Ramly di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (1/7).

BACA JUGA: DPRD DKI Tantang Anies Buat Aturan Larangan PNS Bawa Kendaraan Pribadi

Ia juga menyoroti keadaan lift yang berada di RSUD Koja itu. Menurut dia dari enam lift hanya ada empat lift yang berfungsi. Itupun tidak bisa menampung pengunjung rumah sakit secara maksimal.

"Empat (lift) berfungsi. Tapi hanya bisa dinaikinya dua sampai tiga orang, sementara orang datang kan ratusan disana bagaimana kalau hanya tiga orang naik ke atas? gimana kalau seperti itu? dua lift lain tidak berfungsi," beber dia.

Dengan begitu, Ramly meminta agar pembangunan RSUD segera diselesaikan. Sebab, dengan kondisi seperti ini para masyarakat sangat kesulitan. Apalagi pasien gawat darurat harus bersabar ketika naik lift tersebut karena letak ruang gawat darurat yang berada di lantai dua.

"Kita tidak mau seperti itu, kalau kita tunggu selesai, tunggu lagi nanti anggaran perubahan, rakyat Jakarta Utara menunggu. Lihat aja di gawat darurat itu ada 400 orang, belum yang ngantarnya, mau naik ke atas gimana? (Gawat Darurat) ada di lantai dua sekarang karena di lantai dasar bocor di mana-mana, kita angkut ke lantai dua. Tapi setelah dipindah ke lantai dua kita terbentur bagaimana mengangkut mereka ke atas," ungkapnya.

Ramli pun berharap Gubernur Anies untuk segera mengecek keadaan di RSUD tersebut. Hal itu dilakukan agar Pemprov DKI mengetahui kondisi saat ini RSUD Koja dan berinisiatif untuk menyelesaikan perbaikan.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara

BACA JUGA: Pemprov DKI Tanggung Biaya PPSU Cantik yang Jadi Korban Tabrak Motor

"Saya tadi suruh Pak Gubernur untuk cek. Biar tau keluhan rakyat Jakarta Utara bagaimana. Ya di sana mereka gak bisa apa-apa, rumah sakit sudah mengajuin jauh-jauh hari. Begitu sampai di sini katanya lelang, lelang, lelang kaya gitu terus," tutup Ramly. (Asp)

#Anies Baswedan #DPRD DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
KPK Periksa Anggota DPRD Jakarta Bebizie terkait dengan Kasus Rita Widyasari
Bebizie diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi per metrik ton produksi batu bara di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur,
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
KPK Periksa Anggota DPRD Jakarta Bebizie terkait dengan Kasus Rita Widyasari
Indonesia
Fraksi PKS DPRD DKI Kecam Challenge Hafalan Alqurab Berhadiah Miras, Desak Polisi Turun Tangan
Harus ada sanksi hukum untuk pihak-pihak yang sengaja membuat tantangan baca surah Alquran berhadian miras, agar ada efek jera.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Fraksi PKS DPRD DKI Kecam Challenge Hafalan Alqurab Berhadiah Miras, Desak Polisi Turun Tangan
Indonesia
Ketua DPRD DKI Kecam Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Tindakan tersebut sudah menyakiti perasaan umat beragama khususnya umat Islam.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Ketua DPRD DKI Kecam Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Indonesia
Pemprov DKI Harus Tegas Tindak Jukir Liar, sudah Ada Perdanya
Hal tersebut diatur dalam Pasal 10 Peraturan Daerah (Perda) Nomor (No) 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum (Tibum).
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
Pemprov DKI Harus Tegas Tindak Jukir Liar, sudah Ada Perdanya
Indonesia
DPRD DKI Minta Pemkot Jakpus Serius Berantas Peredaran Ilegal Tramadol
Mendorong peningkatan pengawasan secara berkala, penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku dan penyalur obat ilegal.
Dwi Astarini - Minggu, 09 Agustus 2026
DPRD DKI Minta Pemkot Jakpus Serius Berantas  Peredaran Ilegal Tramadol
Indonesia
Gedung Bapenda DKI Terbakar, DPRD Minta Investigasi dan Pemulihan Dokumen Dipercepat
Gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis terbakar hingga lantai 16. PSI DPRD meminta investigasi dan inventarisasi dokumen segera dilakukan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Gedung Bapenda DKI Terbakar, DPRD Minta Investigasi dan Pemulihan Dokumen Dipercepat
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Persatuan dalam Membangun Jakarta, tak Lihat Asal Partai Anggota Dewan
Tak pernah mempersoalkan latar belakang partai politik anggota DPRD DKI Jakarta yang ikut serta turun ke warga saat menjalankan tugas.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Gubernur Pramono Serukan Persatuan dalam Membangun Jakarta, tak Lihat Asal Partai Anggota Dewan
Indonesia
DPRD DKI Soroti Bentrokan Matraman, RT/RW hingga Aparat Diminta Perkuat Pengawasan
Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua meminta RT/RW, FKDM, Bhabinkamtibmas, Babinsa, lurah, dan camat memperkuat deteksi dini usai bentrokan di Matraman.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
DPRD DKI Soroti Bentrokan Matraman, RT/RW hingga Aparat Diminta Perkuat Pengawasan
Indonesia
Biro Dikmental DKI Ajukan Anggaran 2027 Rp 362,3 Miliar, 29 Ormas Kebagian Hibah
Angka tersebut meningkat jika dibandingkan dengan anggaran 2026 yang senilai Rp 351,5 miliar.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Biro Dikmental DKI Ajukan Anggaran 2027 Rp 362,3 Miliar, 29 Ormas Kebagian Hibah
Bagikan