DPR Damprat Anies yang Belum Juga Bisa Atasi Kelangkaan Masker

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 16 Maret 2020
DPR Damprat Anies yang Belum Juga Bisa Atasi Kelangkaan Masker

Pengumuman stok masker kosong terpasang di salah satu kios di Pasar Pramuka, Jakarta, Senin (2/3/2020). ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Anggota Komisi X DPR, Putra Nababan kecewa dengan Pemprov DKI Jakarta akibat kelangkaan masker yang masih terjadi hingga saat ini. Putra meminta, Gubernur Anies Baswedan beserta jajarannya untuk secepatnya mengatasi kelangkaan yang mengkhawatirkan ini.

“Fakta di lapangan saat ini masker untuk penderita flu dan batuk masih langka. Padahal mereka perlu menggunakan masker agar tidak menularkan penyakitnya ke orang lain,” ujar Putra kepada wartawan, Senin (16/3).

Baca Juga:

Penjelasan Anies Terkait Beredar Foto Risiko Penyebaran Corona di KRL

Putra mengungkapkan, sosialisasi yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta agar warga yang sakit menggunakan masker sudah cukup baik.

“Tapi ironsinya himbauan itu tidak diikuti dengan keberadaan masker di lapangan yang sampai hari ini masih sulit dicari,” ujar mantan wartawan tersebut.

Apalagi, himbauan agar mereka melakukan karantina di rumah masing-masing jika kurang sehat. “Jika harus mengkarantina diri di rumah, mereka tetap harus menggunakan masker agar tidak menularkan orang di rumahnya,” tutur anggota DPR RI asal Dapil DKI Jakarta 1 ini.

Menurut Putra, Indonesia bisa menjadi negara yang belum mencapai puncak dari penyebaran Covid-19 seperti China dan Italia, untuk itu langkah pencegahan secara masif masih sangat perlu dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Barang-barang yang justru sangat penting dimiliki setiap orang di Indonesia saat ini justru langka dan mahal yakni masker dan hand sanitizer atau cairan pembersih tangan,” jelas dia.

Salah satu masker yang diproduksi RNI Persero
Satu masker kain bisa bertahan dan dipakai hingga dua minggu (Foto: antaranews)

Putra menyarankan, jika jumlah masker memang terbatas, maka Pemprov DKI Jakarta dapat menempatkan masker di rumah sakit dan puskesmas untuk diberikan kepada mereka yang sakit tapi berobat jalan.

“Kalau sudah dinyatakan sakit berobat jalan, maka mereka bisa mendapatkan masker dari pemerintah. Cara ini mungkin bisa lebih tepat sasaran, yakni memberikan masker Hanya untuk yang sakit saja,” tutup mantan Pemimpin Redaksi salah satu televisi berita tersebut.

Sementara itu, pemerintah melalui Juru Bicara Penanganan Wabah Covid-19 Ahmad Yurianto mengumumkan sampai saat ini terdapat 117 pasien positif virus corona di Indonesia, di mana 8 orang telah dinyatakan sembuh, dan 5 orang dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga:

Pasca Dinyatakan Sembuh, Dua Pasien Corona Diminta Isolasi

World Health Organization (WHO) sendiri telah menyatakan Covid-19 sebagai pandemi. Hal ini dikarenakan Covid-19 memiliki penyebaran yang cepat hingga ke wilayah yang jauh dari pusat wabah, yaitu di Wuhan, Tiongkok.

Adapun Pandemi merupakan epidemic penyakit yang menyebar di wilayah yang sangat luas mencakup lintas benua atau global. (Knu)

#Masker #Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Praktik tersebut dinilai merugikan masyarakat yang membutuhkan masker untuk melindungi kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengancam kelompok rentan. Pramono Anung meminta pedagang tak memainkan harga masker.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Indonesia
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Harga masker mengalami kenaikan imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Masyarakat pun mulai mengeluhkan sulitnya mendapat masker.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Berita Foto
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Petugas Satpol PP memberikan masker gratis kepada pejalan kaki saat beraktivitas di trotoar kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026)
Didik Setiawan - Senin, 07 September 2026
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lifestyle
Tidur dengan Masker Menempel di Wajah tak Membuat Kulit Lebih Sehat Malah Merugikan, Pantang Dilakukan Nih
Malah bikin kulit jadi kering loh.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Maret 2025
Tidur dengan Masker Menempel di Wajah tak Membuat Kulit Lebih Sehat Malah Merugikan, Pantang Dilakukan Nih
Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan