“Dosa” Giroud yang Mengantar Prancis Juara Piala Dunia 2018

Thomas KukuhThomas Kukuh - Senin, 16 Juli 2018
“Dosa” Giroud yang Mengantar Prancis Juara Piala Dunia 2018

Olivier Giroud. (Zimbio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Keseruan Piala Dunia 2018 berakhir sudah. Prancis dipastikan menjadi juara Piala Dunia untuk kali kedua usai mengalahkan Kroasia 4-2 dalam pertandingan final, di Luzhniki Stadium, Moscow, Minggu (15/7).

Selama melakoni laga di Piala Dunia 2018, timnas Prancis yang diasuh Didier Deschamps itu selalu tampil konsisten. Namun, penampilan striker utama Olivier Giroud menjadi salah satu yang disorot.

Ya, meski Prancis menjadi kampiun, penyerang Chelsea itu tak sekalipun mencetak gol dalam tujuh laga yang dijalaninya selama di Rusia.

Giroud tercatat bermain selama 465 menit selama gelaran Piala Dunia 2018. Dalam laga yang dilakoninya itu, mantan penyerang Arsenal itu sejatinya sudah melakukan 13 upaya tembakan membobol gawang lawan. Sayangnya, semua tembakan Giroud tidak ada yang mengarah ke gawang.

Giroud

Satu-satunya catatan terbaiknya adalah saat timnas Prancis menekuk Argentina 4-3 di babak 16 besar lalu. Dalam pertandingan itu, Giroud menyumbang satu-satunya assist selama mengikuti gelaran ini.

Uniknya, nasib Giroud sama seperti Stephane Guivarc’h, striker yang membawa Prancis juara Piala Dunia 1998. Kala itu Les Bleus menjadi juara pada Piala Dunia 1998 setelah mengalahkan Brasil 3-0.

stephane Guivarch
stephane Guivarc'h

Kala itu skuat timnas Prancis diperkuat Guivarc'h yang sangat produktif di kompetisi domestik. Namun, serupa dengan Giroud, Guivarch mendadak mandul saat tampil di Piala Dunia.

Guivarc'h gagal mencetak gol sama sekali selama turnamen. Tetapi itu tidak menghentikan Prancis lolos ke final dan menjadi kampiun.

Salah satu pemain Prancis yang menjadi juara saat itu adalah Didier Deschamps, pelatih Les Bleus saat ini. Deschamps menjadi saksi langsung bagaimana Prancis bisa menjadi juara meski striker utamanya nihil gol. Karena itu jangan heran jika tidak ada kekhawatiran sama sekali di kubu Prancis terkait mandulnya penyerang mereka.

Giroud pun sempat berkomentar soal dirinya yang disorot lantaran tak kunjung mencetak gol. ”Anda tahu, ketika seorang striker seperti saya selalu bermain untuk tim. Tentunya saya lebih suka memiliki peluang dan membuat gol. Tapi jika bisa memberi ruang bagi yang lain, saya selalu berusaha memilih opsi terbaik untuk tim. Itu yang utama," kata Giroud.

giroud

"Ketika Prancis menjadi juara pada 1998, saya pikir Christope Dugarry mencetak satu gol dan Guivarc'h tidak sama sekali. Jika kami menjadi juara kali ini tanpa saya mencetak gol, saya tidak keberatan."

"Jika saya di lapangan, pelatih berpikir saya dapat membantu tim. Saya memiliki bagian saya untuk bermain. Saya mencoba memberi ruang bagi rekan lain," lanjut Giroud.

Prancis dan Giroud beruntung memiliki rekan setim lain yang bisa mengambil alih tugasnya mencetak gol. Giroud dikelilingi oleh pemain kelas dunia seperti Paul Pogba, Antoine Griezmann, dan Kylian Mbappe.

Pada 1998, Guivarc'h juga demikian. Dia bermain dengan pemain seperti Zinedine Zidane, Thierry Henry, Patrick Vieira, dan David Trezeguet.

Sebagai pelatih, Deschamps membela Giroud. Sebelum laga final, Deschamps mengaku Prancis membutuhkan sosok Giroud. "Benar Olivier memang belum mencetak gol. Saya ulangi, belum. Tapi dia penting untuk gaya permainan kami," kata Deschamps.

"Dia mungkin tidak memiliki gaya flamboyan tetapi tim membutuhkannya, bahkan jika dia tidak mencetak gol. Kami membutuhkannya untuk permainannya di udara dan dalam membantu pertahanan. Dia melakukan banyak hal," imbuhnya.

Apa yang dikatakan Deschamps di atas senada dengan komentar manajer Chelsea, Antonio Conte ketika Giroud didatangkan dari Arsenal. Conte menjadikan Giroud sebagai target man.

Bagi Conte, tidak penting apakah Giroud mencetak gol atau tidak. Karena Conte menilai Giroud memiki kemampuan yang jarang dipunyai pemain lain. Yaitu kemampuannya membuat tim menyatu utuh.

Di sisi teknis, Giroud mampu menahan, menguasai, dan membagikan bola. Dia andal dalam memenangkan duel udara. Dan yang tidak kalah penting, kehadirannya akan membuat bek tengah lawan kerepotan. (*/BolaSkor)

#Piala Dunia #Piala Dunia 2018 #Timnas Prancis #Timnas Kroasia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Kepala Operasional FIFA Dipecat Usai Kritik Keras Rencana Gianni Infantino
Kepala Operasional FIFA, Kevin Lamour, meninggalkan jabatannya kurang dari tiga pekan setelah melontarkan kritik keras terhadap Gianni Infantino.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Kepala Operasional FIFA Dipecat Usai Kritik Keras Rencana Gianni Infantino
Olahraga
Legenda Spanyol Xavi Hernandez Ditunjuk Tangani Timnas Belanda Setelah Tampil Mengecewakan di Piala Dunia 2026
Xavi mendapat tantangan baru bersama Belanda setelah Oranje menjalani Piala Dunia 2026 yang mengecewakan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Legenda Spanyol Xavi Hernandez Ditunjuk Tangani Timnas Belanda Setelah Tampil Mengecewakan di Piala Dunia 2026
Olahraga
QFA Apresiasi Penarikan Proposal FIFA Forward Enterprise, Sebetulnya Punya Nilai Plus
QFA melalui pernyataan resminya, Minggu, 2 Agustus, menyebut langkah FIFA menarik proposal tersebut mencerminkan kebijaksanaan dalam menjaga soliditas komunitas sepak bola dunia.
Frengky Aruan - Minggu, 02 Agustus 2026
QFA Apresiasi Penarikan Proposal FIFA Forward Enterprise, Sebetulnya Punya Nilai Plus
Indonesia
Legenda Tim Nasional Italia dan AC Milan Franco Baresi Meninggal, Bagian Pemain Juara Piala Dunia 1982
Baresi telah memperkuat Rossoneri sejak 1977 dan menjadi salah satu one man club dengan pensiun pada 1997.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Legenda Tim Nasional Italia dan AC Milan Franco Baresi Meninggal, Bagian Pemain Juara Piala Dunia 1982
Olahraga
UEFA Ancam Boikot Piala Dunia, Tolak Rencana FIFA Jual Saham Kompetisi ke Investor Swasta
UEFA mengancam akan memboikot Piala Dunia. Hal itu setelah FIFA mengusulkan kepemilikan saham investor di Piala Dunia.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
UEFA Ancam Boikot Piala Dunia, Tolak Rencana FIFA Jual Saham Kompetisi ke Investor Swasta
Olahraga
Zidane Datang, Logo Federasi Sepak Bola Prancis Berubah Demi Tren Digital
Federasi Sepak Bola Prancis meluncurkan logo emas sehari setelah Zinedine Zidane resmi jadi pelatih Timnas. Identitas baru ini menandai era digital dan ambisi kejayaan Les Bleus.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Zidane Datang, Logo Federasi Sepak Bola Prancis Berubah Demi Tren Digital
Olahraga
Roberto Mancini Kembali ke Timnas Italia dengan Harapan Besar, Bukan Hanya Hadirkan Trofi
Roberto Mancini kembali ke Timnas Italia dengan harapan besar.
Frengky Aruan - Kamis, 30 Juli 2026
Roberto Mancini Kembali ke Timnas Italia dengan Harapan Besar, Bukan Hanya Hadirkan Trofi
Olahraga
Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia Munculkan Kritik dan Penolakan, Infantino: Sebuah Peluang, Bukan Kewajiban
Sebelumnya, sejumlah pihak, termasuk UEFA dan Liga-Liga Eropa, menyatakan penolakan terhadap rencana penjualan saham Piala Dunia.
Frengky Aruan - Kamis, 30 Juli 2026
Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia Munculkan Kritik dan Penolakan, Infantino: Sebuah Peluang, Bukan Kewajiban
ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
'Gloryland' menawarkan atmosfer yang inspiratif dengan lirik yang menekankan harapan, persatuan, perjuangan, dan tekad untuk meraih kemenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Bagikan