FIFA Pamer Teknologi Referee View Berbasis AI, Piala Dunia 2026 Bakal Jadi Turnamen Paling 'Pintar'
Ilustrasi (Foto: FIFA)
Merahputih.com - Menjelang perhelatan akbar Piala Dunia 2026, FIFA resmi menjalin kemitraan strategis dengan raksasa teknologi Lenovo untuk memperkenalkan rangkaian inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Teknologi bertajuk "Football AI" ini dirancang untuk meningkatkan akurasi perwasitan, analisis performa tim, hingga pengalaman interaktif bagi para penggemar.
Pengumuman besar ini disampaikan langsung oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino, bersama CEO Lenovo, Yuanqing Yang, dalam ajang Lenovo Tech World 2026 yang digelar di Sphere, Las Vegas. Inovasi ini merupakan langkah konkret FIFA dalam mewujudkan visi strategis digital 2023–2027.
Baca juga:
FIFA Rilis Tiket Lebih Murah untuk Piala Dunia 2026, hanya Rp 1 Jutaan
Salah satu pilar utama dalam pembaruan ini adalah Football AI Pro. Platform asisten berbasis AI generatif ini akan tersedia bagi seluruh 48 tim peserta di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Menggunakan Football Language Model milik FIFA, sistem ini mampu mengolah ratusan juta titik data menjadi wawasan mendalam berupa teks, video, hingga visualisasi 3D guna memastikan kesetaraan akses data di level elit.
Selain analisis tim, FIFA memperkenalkan pemindaian Avatar Pemain 3D. Teknologi ini merupakan evolusi dari sistem offside semi-otomatis. Hanya butuh satu detik untuk memindai pemain secara digital guna menghasilkan model 3D presisi tinggi.
Hal ini memungkinkan pelacakan pemain tetap akurat meski dalam pergerakan cepat atau saat pemain saling berhimpitan, yang kemudian akan ditampilkan dalam siaran pertandingan agar penonton lebih mudah memahami keputusan VAR.
Baca juga:
Jadwal Piala Dunia 2026 Lengkap! Semua Laga Fase Grup Ada di Sini
Sektor penyiaran juga mendapat sentuhan baru melalui Referee View versi terbaru. Dengan perangkat lunak stabilisasi AI milik Lenovo, guncangan pada kamera yang dikenakan wasit dapat diredam secara real-time. Hasilnya, pemirsa dapat menikmati sudut pandang orang pertama (POV) yang stabil dan jernih.
"Piala Dunia 2026 akan menjadi yang terbesar dalam sejarah. Dengan dukungan AI dan teknologi digital, kami tidak hanya membantu tim dan wasit, tetapi juga menyuguhkan pengalaman baru yang tak terlupakan bagi penggemar di seluruh dunia," ujar Gianni Infantino.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
FIFA Pamer Teknologi Referee View Berbasis AI, Piala Dunia 2026 Bakal Jadi Turnamen Paling 'Pintar'
FIFA Rilis Tiket Lebih Murah untuk Piala Dunia 2026, hanya Rp 1 Jutaan
Komisi Disiplin FIFA Keluarkan Putusan, Timnas Malaysia Dinyatakan Kalah 0-3 dalam 3 Laga Persahabatan Buntut Dokumen Palsu 7 Pemain Naturalisasi
Daftar Lengkap Pemenang FIFA The Best Award 2025, Ada Klub Irak Zakho SC
Line-up 11 Pemain Terbaik FIFA 2025, Hampir Setengahnya Pemain PSG
11 Pemain Sepak Bola Terbaik Putri 2025, Didominasi Dari Spanyol
Ousmane Dembele Sukses Kawinkan Gelar Ballon d’Or dan The Best FIFA 2025
Puskas Award 2025 Lepas dari Tangan Rizky Ridho, Pemenangnya Gol Salto Santiago Montiel
Jadwal Piala Dunia 2026 Lengkap! Semua Laga Fase Grup Ada di Sini
FIFA Rilis Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Kick Off Paling Awal Jelang Tidur Malam dan Banyak di Jam Kantor