Donald Trump Tegaskan Akrab dengan Kim Jong-un, Tanda Stabilitas Perdamaian Dunia?

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 21 Januari 2025
Donald Trump Tegaskan Akrab dengan Kim Jong-un, Tanda Stabilitas Perdamaian Dunia?

Presiden terpilih AS, Donald Trump. (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikenal dengan gaya bicaranya yang blak-blakan. Belum reda masalah ia ingin menguasai Greenland, lagi-lagi Trump memberikan pernyataan yang mengejutkan dan jarang terdengar dalam diplomasi internasional, yakni mengenai hubungannya dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

Di tengah padatnya kegiatan pelantikan Trump di Capitol Rotunda, Washington, pada Senin (20/1), Trump meluangkan waktu untuk berbicara dengan awak media nan hadir. Dalam momen tersebut, Trump mengakui bahwa ia akrab dengan Kim Jong-un.

"Saya sangat bersahabat dengannya. Dia menyukai saya. Saya menyukainya. Kami sangat akrab. Mereka menganggap itu ancaman yang sangat besar," kata Trump kepada wartawan, seperti dikutip dari The Korea Times.

Trump mengakui kedekatannya dengan Kim Jong-un dengan nada bicara yang santai. Hal ini seakan membuktikan bahwa kedua pemimpin negara itu merupakan sahabat lama yang saling peduli.

Baca juga:

Donald Trump Dilantik, Situs Gedung Putih Pasang Tulisan ‘America is Back’

Bagi sebagian orang, pernyataan Trump ini mungkin terdengar seperti langkah ke arah perdamaian. Namun, bagi yang lain, ini adalah pengingat tentang bagaimana kekuatan nuklir dapat mengubah dinamika hubungan antarnegara menjadi rapuh.

Maka dari itu, tidak mengherankan bahwa Trump juga mengakui Korea Utara merupakan negara kuat yang memiliki nuklir.

Meski begitu, 'resminya' hubungan baik keduanya kemungkinan besar akan terus menjadi sorotan dunia. Bisa saja Trump merencanakan kunjungan ke Korea Utara pada masa jabatannya sekarang ini selama empat tahun ke depan.

Di lain hal, Trump juga memberikan pernyataan yang mengisyaratkan bahwa Kim Jong-un selama ini memang telah menunggunya untuk kembali menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat. "Dia adalah kekuatan nuklir. Kami akur. Saya pikir dia akan senang melihat saya kembali," tutup Trump. (ikh)

#Donald Trump
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Presiden AS, Donald Trump, dikabarkan akan menangkap Presiden RI, Prabowo Subianto, jika melakukan kerusakan alam hingga terjadi bencana.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Dunia
Obsesi Donald Trump Caplok Greenland Bakal Jadi Lonceng Kematian NATO
Denmark memperingatkan obsesi Presiden Donald Trump mencaplok Greenland akan menjadi lonceng kematian bagi aliansi militer Atlantik Utara atau NATO.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Obsesi Donald Trump Caplok Greenland Bakal Jadi Lonceng Kematian NATO
Dunia
Trump Kritik Pasukan Khusus Denmark Cupu, Gagal Lindungi Greenland dari Rusia-China
Presiden AS Donald Trump menegaskan Denmark tidak dapat diandalkan untuk melindungi Greenland dari potensi ancaman Rusia maupun China.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Trump Kritik Pasukan Khusus Denmark Cupu, Gagal Lindungi Greenland dari Rusia-China
Indonesia
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Iran menekankan bahwa intervensi Amerika Serikat itu secara khusus melanggar prinsip kedaulatan nasional, nonintervensi dalam urusan internal negara, dan larangan ancaman atau penggunaan kekerasan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Indonesia
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Trump meminta Indonesia memberikan akses pada sumber daya alam, mineral serta meminta Indonesia membeli minyak dari Amerika.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Dunia
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Presiden AS Donald Trump mengumumkan kebijakan baru berupa tarif sebesar 25 persen terhadap semua negara yang masih menjalin perdagangan dengan Iran.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Dunia
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Tangkapan layar di Truth Social yang dibuat seperti biografi Wikipedia, mengklaim Trump sebagai presiden sementara Venezuela mulai Januari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Dunia
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Kekacauan di Iran sendiri dipicu oleh ambruknya nilai tukar Rial yang menyebabkan inflasi hebat
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Dunia
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Keputusan ini menandai sikap tidak setuju atas ambisi Trump yang kian meluas di belahan Barat.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Dunia
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Meski begitu, Gedung Putih tidak segera memberikan tanggapan ketika dimintai keterangan tambahan terkait dengan pertemuan tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Bagikan