Donald Trump Aktif Bujuk Putin Akhiri Perang Ukraina, Warga Rusia Berharap itu Tercapai

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 13 Februari 2025
Donald Trump Aktif Bujuk Putin Akhiri Perang Ukraina, Warga Rusia Berharap itu Tercapai

Donald Trump (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Berakhirnya perang antara Rusia dan Ukraina menjadi keinginan berbagai pihak. Warga Rusia, juga menginginkan mimpi itu tercapai, agar tak ada lagi pertumpahan dari dari pihak militer maupun warga sipil dari kedua negara.

Presiden AS Donald Trump, belakangan gencar menyerukan perdamaian pada konflik di Eropa Timur itu. Trump melakukan langkah nyata, dengan menelepon langsung Putin, membujuknya agar segera menciptakan keamanan.

"Mereka (warga Rusia) melihat bahwa Trump secara aktif berusaha menepati janjinya untuk mengakhiri perang di Ukraina," kata Yulia Shapovalova dari Al Jazeera, mengenai respons warga Rusia terhadap upaya Trump yang mencoba mengakhiri perang.

Keinginan Putin untuk Segera Mengurangi Korban Jiwa dalam Perang

Dalam panggilan telepon yang berlangsung lebih dari satu jam, Trump menyatakan bahwa ada secercah harapan untuk perdamaian. Menurut penjelasannya, Putin ingin segera mengurangi korban jiwa dalam perang di Ukraina.

Baca juga:

Trump Bicara ke Putin Soal Ukraina Selama 1 Jam, Perang Sedang Menuju Perdamaian

"Seperti yang kita berdua sepakati, kita ingin menghentikan jutaan kematian yang terjadi dalam Perang dengan Rusia/Ukraina," tulis Trump dalam sebuah posting di akun Truth Social miliknya.

Trump juga menyebut bahwa Putin menyukai motto kampanye Trump, ‘COMMON SENSE', yang berarti akal sehat. Presiden Rusia itu menganggap menghentikan pertikaian dengan Ukraina, merupakan sebuah langkah berarti yang harus segera tercapai.

"Presiden Putin bahkan menggunakan motto Kampanye saya yang sangat kuat, 'AKAL SEHAT.' Kami berdua sangat meyakini hal itu," kata Trump dengan penuh percaya diri.

Respons Positif dari Presiden Ukraina yang juga Menginginkan Perdamaian

Harapan mencapai perdamaian terasa makin dekat, setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy membuat sebuah pernyataan yang sangat berarti.

"Kami tengah menetapkan langkah bersama dengan Amerika untuk menghentikan agresi Rusia dan menjamin perdamaian yang dapat diandalkan dan langgeng," kata Zelenskyy. (ikh)

#Vladimir Putin #Donald Trump #Ukraina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Putin Tambah 15.500 Personel Militer Rusia, Zelensky Klaim Rencana Korut Kirim 10.000 Tentara
Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekret yang menambah 15.500 personel ke dalam struktur resmi Angkatan Bersenjata Rusia.
Yusuf Abdillah - Selasa, 29 September 2026
Putin Tambah 15.500 Personel Militer Rusia, Zelensky Klaim Rencana Korut Kirim 10.000 Tentara
Tekno
Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Sejumlah raksasa AI, termasuk Anthropic, telah menyerukan perlambatan dalam pengembangan guna memberikan waktu bagi langkah-langkah keselamatan.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
 Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Dunia
Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Trump menyatakan bahwa Washington akan mulai mengubah sebutan kecerdasan buatan menjadi "kecerdasan super"
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
 Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
ShowBiz
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Video yang memperlihatkan tindakan penggerebekan penegakan hukum imigrasi itu menggunakan lagu Midnight Sun milik Larsson.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Dunia
AS Klaim Jadi Produsen Minyak Terbesar Dunia, Dapat Konsensi 100 Tahun di 17 Ladang Minyak Venezuela
“Sekarang kami adalah yang terbesar di dunia, dan itu belum termasuk Venezuela, yang baru saja kami tambahkan ke dalam cadangan kecil kami,” kata Trump.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
AS Klaim Jadi Produsen Minyak Terbesar Dunia, Dapat Konsensi 100 Tahun di 17 Ladang Minyak Venezuela
Dunia
Main Duit, Donald Trump Janjikan Rp 88 Juta untuk Setiap Warga Dewasa AS kalau Partai Republik Menang Pemilu Paruh Waktu
Trump menyampaikan janji itu dalam pidatonya di konvensi Partai Republik yang untuk pertama kalinya digelar di tengah masa jabatan presiden.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 Main Duit, Donald Trump Janjikan Rp 88 Juta untuk Setiap Warga Dewasa AS kalau Partai Republik Menang Pemilu Paruh Waktu
Bagikan