Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

DKI Minta Pemerintah Pusat Tambah Hotel untuk Isolasi Pasien COVID-19

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 07 Januari 2021
DKI Minta Pemerintah Pusat Tambah Hotel untuk Isolasi Pasien COVID-19

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Selasa (29-12-2020). ANTARA/Livia Kristianti

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus COVID-19 di ibu kota saat ini mengalami lonjakan. Tapi, daya tampung ruang perawatan bagi pasien corona dengan gejala maupun orang tanpa gejala (OTG) kian menipis.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun meminta pemerintah pusat untuk menambah jumlah hotel untuk dijadikan sebagai tempat isolasi pasien OTG.

Pemerintah DKI juga, kata Riza, akan merombak gelanggang olahraga (GOR) di Jakarta menjadi lokasi perawatan pasien, bila keadaan darurat dengan peningkatan kasus positif signifikan.

Baca Juga:

Doni Monardo Klaim Pembatasan Aktivitas Bisa Turunkan Kasus COVID-19 Sampai 20%

Pria kelahiran Banjarmasin, Kalimantan ini mengatakan, Pemda DKI berjanji akan menambah fasilitas untuk penunjang penanganan COVID-19 jika nantinya kekurangan. Pelayanan warga Jakarta merupakan tanggung jawab pemerintah DKI.

"Prinsipnya kami bertanggung jawab ingin terus meningkatkan berbagai fasilitas," terang ujar Riza Patria di Jakarta, Kamis (7/1).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (28/12/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (28/12/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)


"Namun demikian semuanya pasti ada batasnya. Jadi kalau ada batasnya, jadi kita harus ada upaya yang luar biasa supaya tidak melebihi batasan tadi," lanjutnya.

Saat ini, DKI telah mempunyai sebanyak 101 rumah sakit rujukan untuk menangani pasien COVID-19 yang tersebar di wilayah ibu kota. Kemudian Jakarta juga sudah menambah jejaring laboratorium pengetesan COVID-19.

"Kami meningkatkan berbagai fasilitas kesehatan, sekarang ada 101 RS rujukan, laboratorium sudah 92, jumlah tempat tidur, ICU, tenaga kesehatan juga kami tambah," ungkapnya.

Baca Juga:

Kabupaten Cirebon Terima 1,5 Juta Vaksin COVID-19

Untuk penambahan tenaga kesehatan, ucap Riza, sudah memintanya kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebanyak 2.767 petugas kesehatan. Saat ini, masih dalam proses penambahan.

"Ada 2.767 tenaga kesehatan yang kita minta ditambah kembali dalam waktu dekat ini, semuanya kita tambah ya," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Jadi Relawan Uji Klinis, Ridwan Kamil Tidak Bakal Disuntik Vaksin COVID-19

#Ahmad Riza Patria #DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jamin Kondisi Jakarta Tetap Kondusif, Minta Warga tak Panik
Banyaknya kegiatan yang berlangsung menunjukkan ruang publik tetap berjalan normal.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Polda Metro Jamin Kondisi Jakarta Tetap Kondusif, Minta Warga tak Panik
Indonesia
Presiden Pramono Minta Mal yang Pasang Pagar Tinggi Dibongkar, Yakinkan Jakarta Aman
Pemerintah DKI bersama aparat keamanan menjamin Jakarta tetap aman dan nyaman untuk semua masyarakat.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
Presiden Pramono Minta Mal yang Pasang Pagar Tinggi Dibongkar, Yakinkan Jakarta Aman
Indonesia
Jakarta Jalin Kerja Sama Kebudayaan dengan Daerah Aglomerasi
Kolaborasi ini bertujuan melestarikan budaya Betawi, memperluas pertukaran budaya antardaerah, serta menyiapkan program bersama menuju 500 tahun Jakarta pada 2027.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
Jakarta Jalin Kerja Sama Kebudayaan dengan Daerah Aglomerasi
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Persatuan dalam Membangun Jakarta, tak Lihat Asal Partai Anggota Dewan
Tak pernah mempersoalkan latar belakang partai politik anggota DPRD DKI Jakarta yang ikut serta turun ke warga saat menjalankan tugas.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Gubernur Pramono Serukan Persatuan dalam Membangun Jakarta, tak Lihat Asal Partai Anggota Dewan
Indonesia
5 Tersangka Peredaran Obat Keras Ilegal di Tanah Abang Dijerat UU Kesehatan, Polisi Sita Duit Rp 140 Juta
Polisi juga menyita barang bukti berupa 575.200 butir obat keras daftar G yang terdiri atas Tramadol, Trihexyphenidyl, Hexymer, serta tablet putih berlogo 'Y'.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
5 Tersangka Peredaran Obat Keras Ilegal di Tanah Abang Dijerat UU Kesehatan, Polisi Sita Duit Rp 140 Juta
Indonesia
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Saat ini wilayah Jakarta sudah tidak hujan selama hampir tiga pekan.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Indonesia
Pemprov DKI Gelar Career Fest di GOR Ciracas Hari ini, Buka 2.000 Lowongan Pekerjaan
Sebanyak 37 perusahaan ambil bagian dalam bursa lowongan kerja yang berlangsung hingga Rabu (29/7) ini.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
Pemprov DKI Gelar Career Fest di GOR Ciracas Hari ini, Buka 2.000 Lowongan Pekerjaan
Indonesia
Biro Dikmental DKI Ajukan Anggaran 2027 Rp 362,3 Miliar, 29 Ormas Kebagian Hibah
Angka tersebut meningkat jika dibandingkan dengan anggaran 2026 yang senilai Rp 351,5 miliar.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Biro Dikmental DKI Ajukan Anggaran 2027 Rp 362,3 Miliar, 29 Ormas Kebagian Hibah
Indonesia
Gubernur Pramono Bertemu Seskab Teddy, Bahas Penguatan Pengembangan MRT hingga LRT
Momen tersebut menjadi istimewa mengingat Pramono Anung pernah mengemban amanah sebagai Sekretaris Kabinet Republik Indonesia pada periode 2015-2024.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Gubernur Pramono Bertemu Seskab Teddy, Bahas Penguatan Pengembangan MRT hingga LRT
Indonesia
Bentrok Warga 1 Tewas di Matraman, DPR Minta Polisi Waspadai Aksi Balasan
Konflik horizontal yang tidak segera ditangani berpotensi memicu aksi balas dendam, mengganggu aktivitas masyarakat, merusak rasa aman warga, hingga menimbulkan kerugian ekonomi.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Bentrok Warga 1 Tewas di Matraman, DPR Minta Polisi Waspadai Aksi Balasan
Bagikan