MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan gencar melaksanakan pembebasan lahan dalam program normalisasi sungai sebagai upaya mengatasi banjir yang terus terulang tiap tahun.
Tak tanggung-tanggung, dalam kebijakan pembebasan lahan ini, DKI menyiapkan anggaran yang nilainya fantastis hingga triliunan rupiah.
"Kami anggarkan sampai 2024 gak kurang Rp5 triliun untuk pembebasan lahan saja," ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Jakarta, Sabtu (6/3).
Baca Juga:
Ketua DPD Gerindra DKI ini menyampaikan, anggaran Rp5 triliun itu hanya dialokasikan untuk pembebasan lahan atau belum termasuk program lain dalam penanggulangan banjir Jakarta.
"Itu pun baru Ciliwung, belum sungai-sungai yang lain," ucap mantan anggota DPR ini.
Ihwal penanganan banjir, kata Riza, Pemprov DKI kurang lebih mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 triliun setiap tahunnya dari anggaran belanja modal di dalam APBD DKI.
"Jadi harus diperhatikan, tiap tahun tidak pernah kurang dari Rp2 triliun, Rp2-3 triliun. Itu artinya lebih dari 20 persen belanja modal yang nilainya Rp9-10 triliun," papar dia.
Baca Juga:
34 RT di Jakarta Terendam Banjir Akibat Hujan dan Luapan Kali Ciliwung
Riza pun menyampaikan, Pemda DKI terus konsisten dan berkomitmen untuk mengendalikan banjir dengan mengandalkan program-program yang dimiliki. Sehingga, banjir yang kerap merepotkan warga DKI segera dapat teratasi.
"Terlihat dari apa? Dari program, dari rencana, dari besarnya anggaran yang kita kucurkan tiap tahunnya," katanya. (Asp)
Baca Juga:
Warga di 82 Kelurahan yang Dilalui Sungai Ciliwung Diminta Siaga