Sains

Ditemukan, Kawah Meteorit Berusia 100 Juta Tahun di Australia

Leonard Leonard - Selasa, 22 September 2020
Ditemukan, Kawah Meteorit Berusia 100 Juta Tahun di Australia

Berdiameter sekitar 5 km. (Foto: Unsplash/Jimmy Conover)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TERKUBUR jauh di dalam tanah pedalaman Australia Barat, para ahli geologi menemukan bekas luka kawah meteorit besar berusia 100 juta tahun.

Pertama kali kawah meteorit terdeteksi saat perusahaan pengeboran menggali emas di ladang emas pribadi di selatan Ora Banda. Area itu merupakan bekas kota pertambangan yang berubah menjadi kota hantu di utara terpencil Australia Barat.

Baca juga:

Perubahan Iklim, Tundra di Siberia Meledak

1
Tidak terlihat dari permukaan. (Foto: forbes)

Laman Guardian menuliskan kawah ini memiliki diameter 5 km, sekitar lima kali lebih besar dari Kawah Wolfe Creek di Kimberley. Kawah Wolfe Creek merupakan salah satu kawah meteorit terbesar yang ditemukan di Australia.

Kawah ini tidak terlihat dari permukaan namun tim ahli geologi yang dipimpin oleh ahli geofisika yang berbasis di Perth, Dr Jason Meyers, telah dapat mempelajarinya. Ia melakukan pemeriksaan sampel sedimen, kemudian melakukan pemetaan elektromagnetik dan gravimetri yang mengukur kekuatan medan gravitasi kawah. Tim percaya meteorit itu menghantam sekitar 100 juta tahun yang lalu, namun penelitian lebih lanjut masih diperlukan.

"Dalam geologi, kamu memberi tahu seseorang bahwa kamu menemukan kawah meteorit dan mereka segera memutar matanya dan sangat skeptis karena mereka sangat langka. Namun ketika kamu melihat kerucut yang hancur, kamu tahu karena mereka hanya terbentuk dalam ledakan nuklir atau dampak meteorit," kata Dr Meyers kepada ABC.

Baca juga:

Lubang Terdalam di Dunia Ada di Rusia

2
Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mencari kepastian. (Foto: spaceaustralia)

Melansir laman Lonely Planet, penemuan ini hanyalah bagian dari sebuah cerita. Pertanyaan besar berikutnya yang ingin dijawab oleh para ahli geologi adalahdampak yang ditimbulkan kawah itu terhadap planet ini. Mereka berharap studi mereka akan menghasilkan lebih banyak penemuan dan membantu mereka memprediksi kapan meteorit berikutnya akan menghantam Bumi.

Kawah terbesar yang berasal dari tabrakan di dunia adalah Vredefort Dome yang menghantam bumi sekitar dua miliar tahun lalu. Dengan perkiraan diameter 190 km, ukuran kawah raksasa itu bukan tandingan kawah Ora Banda. Vredefort Dome terletak di Northern Free State, Afrika Selatan, dan merupakan situs wisata populer setelah dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2005. (lgi)

Baca juga:

Terdapat Batu Dari Tahun 25 SM di Lubang Pembuangan Roma

#Teknologi #Sains #Meteor #Meteor Jatuh
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tekno
Samsung Galaxy A18 Resmi Meluncur di Indonesia, ini Harga dan Spesifikasinya
Samsung Galaxy A18 resmi rilis di Indonesia. HP ini hadir dengan Gemini AI dan tiga kamera.
Soffi Amira - Sabtu, 17 Oktober 2026
Samsung Galaxy A18 Resmi Meluncur di Indonesia, ini Harga dan Spesifikasinya
Tekno
Redmi Turbo 6 dan Turbo 6 Max Bocor, Diduga Jadi POCO X9 Pro Series
Redmi Turbo 6 dan Turbo 6 Max kini muncul di IMEI. HP tersebut kabarnya akan meluncur dengan POCO X9 Pro Series.
Soffi Amira - Jumat, 16 Oktober 2026
Redmi Turbo 6 dan Turbo 6 Max Bocor, Diduga Jadi POCO X9 Pro Series
Tekno
Samsung Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Beralih ke Exynos 2700, ini Alasannya
Samsung Galaxy S27 Ultra bakal beralih ke Exynos 2700. Sebab, Samsung menghadapi masalah overheating lewat chip Snapdragon.
Soffi Amira - Jumat, 16 Oktober 2026
Samsung Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Beralih ke Exynos 2700, ini Alasannya
Tekno
HyperOS 4 Resmi Meluncur di China, ini Daftar HP Xiaomi yang Dapat Update
HyperOS 4 kini resmi meluncur di China. Update tersebut membawa sejumlah perubahan baru di fiturnya.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
HyperOS 4 Resmi Meluncur di China, ini Daftar HP Xiaomi yang Dapat Update
Tekno
OPPO Reno 17 Dikabarkan Meluncur November 2026, ini Bocoran Spesifikasinya
OPPO Reno 17 kini mulai bocor di internet. HP itu kabarnya mengusung kamera 200MP dan baterai 7.000mAh.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
OPPO Reno 17 Dikabarkan Meluncur November 2026, ini Bocoran Spesifikasinya
Tekno
Warna iPhone 18 Pro Burgundy Dilaporkan Berubah setelah 3 Minggu, Apa Penyebabnya?
Warna iPhone 18 Pro burgundy kini berubah warna, setelah dipakai tiga minggu. Hal itu diunggah oleh salah seorang pengguna di Reddit.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
Warna iPhone 18 Pro Burgundy Dilaporkan Berubah setelah 3 Minggu, Apa Penyebabnya?
Tekno
POCO X8s Muncul di Geekbench, Bawa Snapdragon 7 Gen 4 dan RAM 12GB?
POCO X8s kini muncul di IMDA dan Geekbench. HP tersebut membawa Snapdragon 7 Gen 4 dan RAM 12GB.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
POCO X8s Muncul di Geekbench, Bawa Snapdragon 7 Gen 4 dan RAM 12GB?
Berita
Jangan Lewatkan Hujan Meteor Taurid 2026: 'Bola Api Halloween' Siap Hiasi Langit Malam
Penasaran dengan fenomena bola api Halloween? Cek jadwal lengkap dan cara melihat hujan meteor Taurid 2026 yang super terang di sini. Tanpa pantulan cahaya bulan!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 13 Oktober 2026
Jangan Lewatkan Hujan Meteor Taurid 2026: 'Bola Api Halloween' Siap Hiasi Langit Malam
Tekno
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max Dikonfirmasi Meluncur 22 Oktober 2026, Spesifikasinya Terungkap
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max dikonfirmasi meluncur 22 Oktober 2026. HP ini membawa fitur Snap Key.
Soffi Amira - Selasa, 13 Oktober 2026
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max Dikonfirmasi Meluncur 22 Oktober 2026, Spesifikasinya Terungkap
Tekno
OPPO Siapkan HP dengan 2 Kamera 200MP, Diduga Masih Masuk Seri Find X10
OPPO Find X10 Pro Mini diduga bakal rilis. HP tersebut memiliki dua kamera 200MP dan sedang diuji lewat chip MediaTek.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
OPPO Siapkan HP dengan 2 Kamera 200MP, Diduga Masih Masuk Seri Find X10
Bagikan