Dishub DKI bakal Koordinasi dengan Pengelola Gedung, Sediakan Tempat Ojol

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
Dishub DKI bakal Koordinasi dengan Pengelola Gedung, Sediakan Tempat Ojol

Petugas Dishub DKI Jakarta. (Foto: Dok. Dishub DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DINAS Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bakal segera berkoordinasi dengan para pengelola gedung untuk bisa menyediakan tempat untuk pengemudi ojek online (ojol) saat menjemput pesanan. Hal ini dilakukan setelah ramai di media sosial dan menuai kecaman dari masyarakat terkait dengan penertiban ojol di bahu jalan atau parkir liar.

"Kami akan segera mengoordinasikan hal ini dan mengadakan rapat dengan mengundang teman-teman komunitas ojol serta operator agar aturan ini dapat diterapkan dengan baik," kata Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin di Jakarta, Minggu (21/6)

Ia mengakui belum seluruh gedung di Jakarta menyediakan tempat untuk para ojol. Oleh karena itu, Dishub akan segera berkomunikasi dengan para pengelola gedung, termasuk dengan aplikator ojol. Apalagi, hal itu telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019.

"Secepatnya, mungkin minggu depan kami akan mengundang operator dan pengelola gedung untuk mendiskusikan implementasi Permenhub terkait ruang parkir khusus ojol," ucapnya.

Baca juga:

Viral Kasus Motor Ojol Diangkut, Dishub DKI Dorong Penyediaan Parkir Khusus di Gedung dan Mal



Meski begitu, Budi menyatakan pihaknya akan tetap bakal melakukan penertiban parkir liar. Namun, penertiban itu bakal dilakukan dengan humanis. Artinya petugas di lapangan bakal mengedepankan dialog dalam bertindak.

Penertiban akan terus kami lanjutkan dengan mengedepankan arahan Gubernur, yaitu secara humanis. Kami akan melakukan pendekatan persuasif dan dialogis saat melakukan penertiban di lapangan.

Budi Awaluddin, Kepala Dishub DKI Jakarta


Dalam kasus pengangkutan motor pengemudi ojol yang viral di media sosial, ia memastikan petugas di lapangan tidak menarik pungutan liar (pungli). Menurut dia, petugas hanya membawa motor milik pengemudi ojol atas nama Sulis Agung Wibowo saat terjaring penertiban lantaran terparkir di trotoar kawasan Jatinegara, tepatnya di depan J-Town, pada Rabu (17/6).

Sejumlah kendaraan yang terjaring penertiban itu langsung dibawa ke Kantor Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur. Namun, setelah itu, kendaraan tersebut bisa langsung diambil hanya dengan membuat surat pernyataan pada hari yang sama.

"Layanan ini tidak dipungut biaya atau denda sama sekali, baik untuk kendaraan yang diderek maupun yang diangkut ke truk kami," kata dia.

Menurut dia, kunjungan jajaran Sudinhub Jakarta Timur ke rumah Sulis pada Sabtu (20/6) dilakukan dalam rangka silaturahmi. Upaya itu juga untuk meredam kegaduhan di media sosial.

"Pak Sulis sudah mengambil motornya pada hari itu juga tanpa ada pemungutan biaya, dan beliau telah membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya," imbuhnya.(Asp)






Baca juga:

Dishub DKI Jakarta Beri Penjelasan soal Video Viral Driver Ojol Sampai Memohon-mohon agar Motornya Tidak Diangkut





#Ojol #DKI Jakarta #Dishub DKI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ketua DPRD DKI Ingatkat Potensi Kebakaran Selama Kemarau El Nino
Masih banyak bangunan di Jakarta yang belum sepenuhnya memperhatikan standar keselamatan bencana kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Ketua DPRD DKI Ingatkat Potensi Kebakaran Selama Kemarau El Nino
Indonesia
DPRD DKI Minta Pemprov Sikat Pungli di Kalijodo
Taman Kalijodo merupakan ruang publik yang harus terbebas dari aksi tindakan kriminal.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
DPRD DKI Minta Pemprov Sikat Pungli di Kalijodo
Indonesia
Wagub Rano Karno tak Larang Pemakaian Mobil Pribadi, Ajak Warga Pakai Transportasi Umum
Transportasi umum Jakarta akan memberikan kenyamanan, kemudahan, dan bebas kemacetan.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Wagub Rano Karno tak Larang Pemakaian Mobil Pribadi, Ajak Warga Pakai Transportasi Umum
Indonesia
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
SMA Negeri 68 Jakarta Pusat menjadi titik awal pelaksanaan program E-Waste School Movement.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
Indonesia
Pemprov DKI tak akan Bongkar Jalur Sepeda di Jakarta
Namun, ada sejumlah aspek yang menjadi bahan evaluasi keberadaan lajur sepeda itu, agar nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Pemprov DKI tak akan Bongkar Jalur Sepeda di Jakarta
Indonesia
Wali Kota New York Zohran Mamdani Dukung Pramono Anung Terbitkan Obligasi Daerah
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menggelar pertemuan bilateral dengan Wali Kota New York Zohran Kwame Mamdani.
Yusuf Abdillah - Senin, 21 September 2026
Wali Kota New York Zohran Mamdani Dukung Pramono Anung Terbitkan Obligasi Daerah
Indonesia
Gubernur Pramono Pamer Capaian Ekonomi Jakarta ke Pemimpin Kota Dunia di Amerika
Di tengah berbagai tantangan ekonomi global, Jakarta tetap mampu menjaga pertumbuhan ekonomi yang kuat.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Gubernur Pramono Pamer Capaian Ekonomi Jakarta ke Pemimpin Kota Dunia di Amerika
Indonesia
Gubernur Pramono ke Amerika Ketemu Zohran Mamdani, Bahas Transportasi hingga Pengelolaan Sampah
Wali Kota Mamdani mengajak Pramono bergabung dengan para pemimpin kota dunia di New York untuk membahas solusi atas sejumlah persoalan perkotaan.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Gubernur Pramono ke Amerika Ketemu Zohran Mamdani, Bahas Transportasi hingga Pengelolaan Sampah
Indonesia
Tarif LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Rp 5.000, tapi belum Resmi
Pada tahap awal, layanan segmen Velodrome–Manggarai dibuka secara terbatas di tiga stasiun baru, yakni Rawamangun, Pramuka, dan Manggarai.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Tarif LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Rp 5.000, tapi belum Resmi
Indonesia
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Di Kepulauan Seribu sudah ada desalinasi, mengubah air laut jadi air bersih, air tawar.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Bagikan