Dirut Agrinas Mangkir Rapat Dengar Pendapat DPR, Komisi VI Soroti Impor 105 Ribu Pikap dari India

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 11 Maret 2026
Dirut Agrinas Mangkir Rapat Dengar Pendapat DPR, Komisi VI Soroti Impor 105 Ribu Pikap dari India

Kendaraan Asal India yang Diklaim akan Digunakan untuk Kooperasi Desa Merah Putih/ Tata Motor

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim, melayangkan kritik keras terhadap Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, yang tidak hadir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/3).

Ketidakhadiran pimpinan perusahaan tersebut dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap fungsi pengawasan legislatif, terlebih di tengah sorotan publik terkait kebijakan impor kendaraan dalam jumlah besar.

“Saya kira ini bentuk ketidakpatuhan Pak Dirut kepada kita. Terlebih ada permasalahan besar yang wajib dibahas bersama. Kalau beliau justru nggak datang rapat begini, bagaimana kita bisa tahu akar masalahnya?” tegas legislator yang akrab disapa Gus Rivqy ini.

Kritik tersebut muncul setelah keputusan kontroversial Agrinas untuk mengimpor 105.000 unit mobil pikap dari India mencuat ke publik.

Kendaraan tersebut direncanakan untuk menunjang operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Baca juga:

Kritik Rencana Impor 105 Ribu Pikap PT Agrinas, Said Abdullah: Bisa Gerus PDB Rp 39 Triliun

Kebijakan impor dalam jumlah besar ini memicu polemik di masyarakat. Sejumlah pihak mempertanyakan alasan Agrinas tidak memberdayakan industri otomotif dalam negeri, serta mempertanyakan dasar pemilihan vendor dari India untuk proyek berskala besar tersebut.

Rivqy yang juga menjabat Ketua Umum DKP Panji Bangsa menilai penjelasan resmi dari jajaran direksi Agrinas sangat penting untuk meredam spekulasi yang berkembang di ruang publik.

Menurutnya, tanpa kehadiran Direktur Utama, pembahasan terkait urgensi dan transparansi pengadaan kendaraan tersebut menjadi tidak optimal.

“Masyarakat perlu tahu apa sebenarnya motif mereka impor mobil itu. Kami di Komisi VI punya tanggung jawab memastikan setiap kebijakan BUMN atau anak usahanya sejalan dengan kepentingan nasional. Absennya Dirut hanya memperpanjang kecurigaan publik,” tambahnya.

Baca juga:

DPR Ingatkan Dampak Ekonomi Hilang Jika Pemerintah Nekat Impor Pikap Operasional Kopdes

Komisi VI DPR RI pun berencana menjadwalkan pemanggilan ulang terhadap pihak Agrinas. DPR meminta perusahaan tersebut bersikap kooperatif dalam memberikan keterangan terkait proyek Koperasi Desa Merah Putih agar polemik yang berkembang tidak semakin meluas.

Sebagai informasi, terdapat tiga agenda utama dalam RDP Komisi VI DPR RI pada hari ini.

Pertama, evaluasi perkembangan, tantangan, dan tindak lanjut pembangunan gerai KDKMP. Kedua, pembahasan strategi operasional serta pembiayaan program KDKMP. Ketiga, strategi pengawasan, tata kelola, serta mekanisme monitoring pelaksanaan program tersebut. (Pon)

#Rapat Dengar Pendapat #Agrinas Pangan Nusantara #Impor Daging Sapi #Impor #Impor Mobil India #Komisi VI DPR
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Jaksa KPK Beberkan Dugaan Aliran Dana Rp 21 Miliar ke Dirjen Bea Cukai dalam Kasus Blueray Cargo
Sidang kasus suap impor yang menjerat John Field mengungkap dugaan aliran dana Rp 21 miliar kepada Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Jaksa KPK Beberkan Dugaan Aliran Dana Rp 21 Miliar ke Dirjen Bea Cukai dalam Kasus Blueray Cargo
Indonesia
DPR Dorong Kepastian Kerja PPPK, Sebut Jadi Aset Negara Bukan Beban Anggaran
Komisi II DPR memastikan perjuangan tenaga honorer. PPPK merupakan aset negara, bukan beban anggaran.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
DPR Dorong Kepastian Kerja PPPK, Sebut Jadi Aset Negara Bukan Beban Anggaran
Berita Foto
Rapat Paripurna DPR Setujui RUU P2SK Menjadi UU P2SK
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyerahkan pendapat akhir ke Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dalam Rapat Paripurna DPR di Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 04 Juni 2026
Rapat Paripurna DPR Setujui RUU P2SK Menjadi UU P2SK
Indonesia
Kasus Suap Importasi Bea Cukai, KPK Dalami Dugaan Fasilitas dari Importir
KPK masih kembangkan kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea dan Cukai. Penyidik kini mendalami dugaan pemberian fasilitas hingga permainan jalur impor
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
Kasus Suap Importasi Bea Cukai, KPK Dalami Dugaan Fasilitas dari Importir
Indonesia
DPR Terkejut PT Danantara Sumber Daya Indonesia akan Dipimpin WNA
DPR menilai posisi pimpinan PT DSI yang akan diisi oleh WNA sangat strategis karena menyangkut ekspor SDA, devisa negara, hingga masa depan industri nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
DPR Terkejut PT Danantara Sumber Daya Indonesia akan Dipimpin WNA
Indonesia
Rupiah Tembus Rp 17.701 per Dolar AS, DPR Ingatkan Dampaknya Bisa Terasa hingga Desa
Anggota Komisi VI DPR RI Ida Nurlaela mengingatkan pelemahan rupiah hingga Rp17.701 per dolar AS dapat memicu kenaikan harga sembako dan menekan UMKM desa.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
Rupiah Tembus Rp 17.701 per Dolar AS, DPR Ingatkan Dampaknya Bisa Terasa hingga Desa
Indonesia
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Bahan Baku Plastik Impor
kebijakan itu juga diterapkan guna menjaga stabilitas harga di sektor kemasan agar tidak mendorong kenaikan harga makanan dan minuman.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 April 2026
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Bahan Baku Plastik Impor
Indonesia
Harga BBM Nonsubsidi Melonjak, DPR Kritik Kebijakan Mendadak Tanpa Sosialisasi
Komisi VI DPR menyoroti melonjaknya harga BBM nonsubsidi. Hal itu dilakukan secara mendadak tanpa sosialisasi.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Harga BBM Nonsubsidi Melonjak, DPR Kritik Kebijakan Mendadak Tanpa Sosialisasi
Indonesia
Harga BBM Nonsubsidi Naik, DPR Ingatkan Ancaman ke Ekonomi dan Daya Beli Masyarakat
Komisi VI DPR menyoroti kenaikan harga BBM nonsubsidi. Hal itu bisa berdampak ke ekonomi dan daya beli masyarakat.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, DPR Ingatkan Ancaman ke Ekonomi dan Daya Beli Masyarakat
Indonesia
Impor Gula dan Etanol Rusak Harga Tebu Petani
Kebijakan tarif impor nol persen pada produk turunan seperti etanol yang membuat pabrik lokal kalah bersaing.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 April 2026
Impor Gula dan Etanol Rusak Harga Tebu Petani
Bagikan