Dinilai Salah Pilih Kadis, Anies Disemprot Anggota DPRD DKI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (MP/Asropih)
MerahPutih.com - Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Bestari Barus menyoroti Gubernur Anies Baswedan yang melakukan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Menurut Bestari, sudah seharusnya Anies memilih pejabat yang telah memiliki pengalaman panjang di suatu perangkat daerah untuk menempatkan posisi kepala dinas.
Sebab, kata Bestari, kepala dinas merupakan sosok ujung tombak bagi pelayanan kepada masyarakat.
"Ini memang hak gubernur. Namun, kita tentu mengimbau kepada gubernur untuk meletakkan orang yang pernah berproses panjang di dinas-dinas tertentu. Atau yang memiliki keterkaitan dengan bidangnya," kata Bestari di Jakarta, Kamis (10/1).
Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta ini mengaku khawatir, kepala dinas yang diangkat tanpa bekal pengalaman yang mempuni terkendala menjalani tugas pokok dan fungsi (tupoksi) di lapangan. Terlebih, dalam melakukan serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
"Kalau ditaruh orang yang belum memahami Bina Marga, tentu akan mengalami kendala-kendala teknis dan harus belajar lama," katanya.
Bestari pun mengingatkan orang nomor 1 itu agar memilih pejabat bukan hanya berdasarkan kemampuan akademis, teknis, dan pengalamannya di lapangan.
"Di rapat kerja, nanti kita uji kompetensinya dari pada kepala dinas tersebut. Apa program dan planning dia terkait dengan penganggaran yang sudah setujui. Termasuk bagaimana dia menjalankan program APBD ini," katanya.
Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru saja melantik 7 pejabat eselon II hasil seleksi terbuka untuk jabatan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Balai Agung, Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (9/1) pagi lalu.
Adapun ketujuh pejabat Eselon II yang dilantik yakni, Sri Haryati sebagai Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Sri Mahendra Satria Wirawan menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Chaidir menempati posisi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
Hari Nugroho sebagai Kapala Dinas Dinas Bina Marga, Widyastuti menjadi Kepala Dinas Kesehatan, Kelik Indriyanto menjabat Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, serta Uus Kuswanto dilantik sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Timur.
Sebelumnya, Anies juga melantik tiga pejabat eselon II hasil lelang terbuka.
Ketiga pejabat itu adalah Atika Nur Rahmania sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta, Suzi Marsitawati sebagai Kepala Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta, dan Iin Mutmainah sebagai Kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi Setda Provinsi DKI Jakarta. (Asp)
Bagikan
Berita Terkait
Pemprov DKI Mulai Bongkar 109 Tiang Monorel Terbengkalai di Rasuna Said
Pramono Anung Resmikan Waduk Batu Licin di Cipayung, Perkuat Pengendalian Banjir
Hadiri Haul ke-85 M.H. Thamrin, Pramono Anung Tegaskan Komitmen Jaga Nilai Perjuangan
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
PAM Jaya Bangun Gedung Sentra Pelayanan, Gubernur Pramono: Fondasi Layanan Air Jakarta Kian Kuat
Gubernur Pramono Dorong Percepatan MRT Jakarta hingga Kota Tua, Ditargetkan Beroperasi 2029
Pramono Anung Dorong PAM Jaya IPO 2027, Saham Publik Maksimal 30 Persen
Presiden Prabowo Ungkap Dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta, Pramono: kalau sudah Jadi Gubernur enggak Ada Urusan Kepartaian
Monorel Mangkrak Rasuna Said Dibongkar Januari 2026, Pramono: Tanpa Penutupan Jalan
Tawuran Berulang di Manggarai, Pramono Anung: Ada yang Sengaja Memicu