Dinilai Salah Pilih Kadis, Anies Disemprot Anggota DPRD DKI

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 10 Januari 2019
Dinilai Salah Pilih Kadis, Anies Disemprot Anggota DPRD DKI

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com -‎ Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Bestari Barus menyoroti Gubernur Anies Baswedan yang melakukan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Menurut Bestari, sudah seharusnya Anies memilih pejabat yang telah memiliki pengalaman panjang di suatu perangkat daerah untuk menempatkan posisi kepala dinas.

Sebab, kata Bestari, kepala dinas merupakan sosok ujung tombak bagi pelayanan kepada masyarakat.

‎"Ini memang hak gubernur. Namun, kita tentu mengimbau kepada gubernur untuk meletakkan orang yang pernah berproses panjang di dinas-dinas tertentu. Atau yang memiliki keterkaitan dengan bidangnya," kata Bestari di Jakarta, Kamis (10/1).

Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta ini mengaku khawatir, kepala dinas yang diangkat tanpa bekal pengalaman yang mempuni terkendala menjalani tugas pokok dan fungsi (tupoksi) di lapangan. Terlebih, dalam melakukan serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

"Kalau ditaruh orang yang belum memahami Bina Marga, tentu akan mengalami kendala-kendala teknis dan harus belajar lama," katanya.

Bestari pun mengingatkan orang nomor 1 itu agar memilih pejabat bukan hanya berdasarkan kemampuan akademis, teknis, dan pengalamannya di lapangan.

"Di rapat kerja, nanti kita uji kompetensinya dari pada kepala dinas tersebut. ‎Apa program dan planning dia terkait dengan penganggaran yang sudah setujui. Termasuk bagaimana dia menjalankan program APBD ini," katanya.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru saja melantik 7 pejabat eselon II hasil seleksi terbuka untuk jabatan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Balai Agung, Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (9/1) pagi lalu.

Adapun ketujuh pejabat Eselon II yang dilantik yakni, Sri Haryati sebagai Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Sri Mahendra Satria Wirawan menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Chaidir menempati posisi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Hari Nugroho sebagai Kapala Dinas Dinas Bina Marga, Widyastuti menjadi Kepala Dinas Kesehatan, Kelik Indriyanto menjabat Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, serta Uus Kuswanto dilantik sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Timur.

Sebelumnya, Anies juga melantik tiga pejabat eselon II hasil lelang terbuka.

Ketiga pejabat itu adalah Atika Nur Rahmania sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta, Suzi Marsitawati sebagai Kepala Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta, dan Iin Mutmainah sebagai Kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi Setda Provinsi DKI Jakarta. (Asp)

#Gubernur DKI Jakarta #Anies Baswedan
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap jumlah RW kumuh di Jakarta turun 52,58% sejak 2017. Masih ada 211 RW kumuh yang jadi fokus penanganan Pemprov DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menginstruksikan jajaran untuk melakukan pembersihan ikan sapu-sapu di seluruh wilayah Ibu Kota.
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Indonesia
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
ASN DKI Jakarta kedapatan menggunakan mobil dinas di Puncak Bogor. Pramono Anung menegaskan tidak ada toleransi, BPAD beri teguran dan lakukan evaluasi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
Indonesia
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Menurut Pramono, keberadaan warga yang tinggal di fasilitas umum, termasuk di pinggir rel maupun tempat pemakaman umum (TPU), menjadi persoalan lama di Jakarta.
Frengky Aruan - Sabtu, 28 Maret 2026
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Indonesia
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Pramono hanya mengingatkan pendatang harus punya kesiapan diri yang bagus dan kemampuan untuk bekerja.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
“Jadi bagi siapapun warga negara Indonesia yang mau datang ke Jakarta, Jakarta terbuka, tetapi Jakarta tentunya juga mensyaratkan orang untuk bekerja itu harus dengan kapasitas, kapabilitas, atau yang menjadi kebutuhan,” kata Pramono.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
Indonesia
Gubernur Pramono Ancam Kasih Hukuman untuk ASN Pemprov DKI yang Telat dan Bolos Kerja Pasca WFA Lebaran
Pramono Anung juga memberikan tanggapan soal penerapan work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Ancam Kasih Hukuman untuk ASN Pemprov DKI yang Telat dan Bolos Kerja Pasca WFA Lebaran
Indonesia
Lebaran 2026, Pramono Anung Gelar Open House dan Siapkan Halalbihalal di Balai Kota Jakarta
Gubernur Jakarta akan menggelar open house Lebaran di Balai Kota pada hari pertama Idulfitri 2026. Ia memastikan bersama Rano Karno tetap berada di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 11 Maret 2026
Lebaran 2026, Pramono Anung Gelar Open House dan Siapkan Halalbihalal di Balai Kota Jakarta
Bagikan