Din Syamsuddin Sebut Persatuan Umat Islam Sedunia Wujud Khilafah Modern

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 14 Juli 2017
Din Syamsuddin Sebut Persatuan Umat Islam Sedunia Wujud Khilafah Modern

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin (Foto Antara/Novrian Arbi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan konsep khilafah yang bersifat mondial dapat diwujudkan dalam bentuk persatuan dan kebersamaan umat Islam sedunia dalam kemajemukan mencerminkan kesatuan visi kehidupan global berdasarkan nilai-nilai Islam.

"Bahwa khilafah dipahami sebagai kekuasaan politik atau lembaga politik-pemerintahan tidak menjadi kesepakatan ulama, hanya beberapa ulama yang berpendapat demikian," kata Din Syamsuddin lewat keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat (14/7).

Dia mengatakan konsep khilafah dalam Islam dapat diterapkan dalam bentuk adanya lembaga mondial yang mempersatukan seluruh umat Islam, seperti Vatikan mempersatukan umat Katolik sedunia.

Menurut dia, umat Katolik di negara manapun sangat tunduk dan patuh kepada Vatikan tanpa mengabaikan sistem nasional masing-masing bangsa.

"Saya mengusulkan kepada umat Islam termasuk Hizbut Tahrir untuk mentransformasi 'khilafah 'alamiyah' mereka ke dalam bentuk seperti Vatikan," kata dia.

Menurut Din, interaksi aktif Vatikan beberapa tahun terakhir ini menjadikannya lembaga yang sangat berpengaruh, baik dalam urusan keagamaan maupun nonkeagamaan, termasuk ekonomi, politik dan budaya.

"Memang Vatikan memisahkan antara agama dan politik, tapi Vatikan 'berfungsi dan diperlakukan sebagai negara'. Buktinya, ada Kedutaan Besar Tahta Suci di banyak negara termasuk Indonesia dan ada Kedutaan Besar banyak negara termasuk Indonesia di Vatikan," kata dia.

Bagi umat Islam yang ingin membentuk khilafah mondial, kata dia, dapat meniru Vatikan dengan mentransformasi konsep khilafah ke dalam suatu lembaga mondial tanpa menegasi sistem nasional masing-masing negara walau tdidak semua Muslim mau bergabung.

Dia mengatakan hal itu menjadi solusi terhadap masalah hubungan khilafah dan negara Pancasila. Khilafah tidak diabaikan tapi Negara Pancasila tetap ditegakkan. Dari dulu, bagi umat Islam, integrasi wawasan keagamaan dan wawasan keindonesiaan sudah melekat.

"Saya pribadi melihat bahwa hal itu tidak mudah karena watak umat Islam, khususnya Sunni, kurang bersifat paternalistik dan sentralistik serta otonomi/egoisme masing-masing-masing bangsa bahkan organisasi sangat kuat," kata Din Syamsuddin.

Namun, kata Din, semangat Kekatolikan atau budaya Vatikan yang mampu merajut kesatuan, persatuan dan kebersamaan bagus ditiru. Mungkin, kekhalifah Islamiyah baru memerlukan pemersatu, penengah dan kekuatan mediasi.(*)

Sumber: ANTARA

#Din Syamsuddin #Muhammadiyah #Hizbut Tahrir #Vatikan #Islam #Gereja Katolik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Tok! 46 Negara Pilih Menag Nasaruddin Umar Presiden Pertama Majelis Imam Masjid Dunia
Menag Nasaruddin Umar resmi terpilih jadi Presiden Pertama IAMI di IGIC 2026. Jakarta ditunjuk sebagai sekretariat permanen Majelis Imam Masjid Dunia!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Tok! 46 Negara Pilih Menag Nasaruddin Umar Presiden Pertama Majelis Imam Masjid Dunia
Indonesia
Jangan Lewatkan 3 Amalan Sunnah Saat Peringatan Maulid Nabi
Gelombang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW kembali menggema. Malam puncak 25 Agustus bukan sekadar ritual, melainkan momentum spiritual umat Islam.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Jangan Lewatkan 3 Amalan Sunnah Saat Peringatan Maulid Nabi
Indonesia
Gereja Terdampak Gempa, 300 Umat Tetap Datang dan Ikuti Misa di Halaman Santo Mikhael Ende
Sekitar 300 umat mengikuti Misa di halaman Gereja Santo Mikhael Kotabaru, Ende, pascagempa Flores. Peribadatan di luar ruangan berlangsung hingga 28 Agustus.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Gereja Terdampak Gempa, 300 Umat Tetap Datang dan Ikuti Misa di Halaman Santo Mikhael Ende
Indonesia
Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah, Ketum Muhammadiyah Berpesan Jaga Komitmen Nilai Muhammadiyah
Meminta seluruh peserta Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah menjaga komitmen terhadap nilai-nilai dasar Muhammadiyah.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah, Ketum Muhammadiyah Berpesan Jaga Komitmen Nilai Muhammadiyah
Indonesia
Komunitas KucingMu Berdiri, Kucing Sekarang Bisa Punya KTA Muhammadiyah
: Muhammadiyah DIY meluncurkan Komunitas KucingMu sebagai wadah dakwah pecinta hewan. Uniknya, ada KTAM khusus kucing yang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Komunitas KucingMu Berdiri, Kucing Sekarang Bisa Punya KTA Muhammadiyah
Indonesia
Ketum PBNU dan PP Muhammadiyah Ikut ke Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Delegasi Indonesia ke Iran tersebut merupakan perwakilan bangsa Indonesia yang diutus Presiden Prabowo Subianto untuk mengunjungi Iran, sebagai negara sahabat bagi Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Ketum PBNU dan PP Muhammadiyah Ikut ke Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Indonesia
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Mahkamah Konstitusi menggelar sidang uji materiil UU Peradilan Agama terkait sidang isbat Ramadan. Kader Muhammadiyah menggugat Pasal 52A yang dianggap diskriminatif terhadap metode hisab.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Indonesia
Mantan Ketum MUI Din Syamsuddin Jadi Khatib Shalat Idul Adha di Masjid Agung Al-Azhar
Kapasitas kalau itu semua terpenuhi sekitar 12 sampai 13 ribu jemaah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Mantan Ketum MUI Din Syamsuddin Jadi Khatib Shalat Idul Adha di Masjid Agung Al-Azhar
Dunia
Tidak ada Korban WNI, KJRI Beberkan Kronologis Aksi Penembakan di Islamic Center of San Diego
Motif penembakan masih diselidiki, namun Kepolisian San Diego menduga insiden ini berkaitan dengan serangan kebencian terhadap komunitas Muslim.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Tidak ada Korban WNI, KJRI Beberkan Kronologis Aksi Penembakan di Islamic Center of San Diego
Indonesia
Kemenag Bantah Isu Kelola Rekening Masiid Seluruh Indonesia
Kementerian Agama justru terus mendorong pengelolaan masjid yang profesional, transparan, dan akuntabel oleh DKM atau pengurus masjid, tanpa intervensi dalam bentuk penguasaan dana oleh pemerintah.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Kemenag Bantah Isu Kelola Rekening Masiid Seluruh Indonesia
Bagikan