Dilanda Kemarau Panjang, BPBD Perpanjang Status Siaga Darurat Bencana

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 20 September 2017
Dilanda Kemarau Panjang, BPBD Perpanjang Status Siaga Darurat Bencana

Ilustrasi BMKG. (ANTARA FOTO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, mengusulkan perpanjangan status siaga darurat bencana dengan tempo satu bulan.

"Status siaga darurat bencana di Palangka Raya berakhir pada sekitar 24 September nanti," kata Kepala Plt BPBD Palangka Raya Supiyanto di Palangka Raya, Rabu (20/9).

Usulan perpanjangan status tersebut di antaranya dikarenakan sampai saat ini di sejumlah wilayah di Palangka Raya masih banyak terjadi kebakaran lahan.

"Selain itu, mengingat sampai saat ini kondisi cuaca sangat panas dan jarang turun hujan sehingga kondisi lahan dan hutan di Palanga Raya cenderung kering," katanya.

Kondisi tersebut, kata dia, menjadikan wilayah 'Kota Cantik' ini memiliki potensi kebakaran lahan yang tinggi.

Meski demikian, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara bertahap melihat perkembangan dan kondisi di lapangan.

"Artinya bukan tidak mungkin status tersebut akan terus diperpanjang, ditingkatkan, atau bahkan dicabut. Semua kita evaluasi berdasar kondisi dan perkembangan di lapangan," katanya.

BPBD Palangka Raya ini pun mencatat selama kurun waktu 2017 telah terjadi 21 kebakaran lahan dengan luas lahan terbakar sekitar 16 hektare.

Dia mengajak seluruh elemen masyarakat turut aktif melakukan pencegahan kebakaran lahan dan hutan, agar upaya yang dilakukan pemerintah semakin efektif dan efisien. (*)

Sumber: ANTARA

#Musim Kemarau #Kebakaran Hutan #Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Apa itu Ground Fire? Fenomena Kebakaran Tersembunyi di Bawah Tanah
Ground fire merupakan fenomena kebakaran tersembunyi yang terjadi di bawah tanah. Namun, apa penyebabnya?
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Apa itu Ground Fire? Fenomena Kebakaran Tersembunyi di Bawah Tanah
Indonesia
Hotspot Karhutla di Sumatera Selatan Makin Bertambah, Secara Nasional Diklaim Menurun
Berdasarkan data pemantauan hingga pukul 21.00 WIB pada 13 Oktober 2026, akumulasi hotspot pada periode 1–13 Oktober tercatat sebanyak 7.519 titik, dengan puncak harian sebanyak 1.029 titik pada 8 Oktober 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Hotspot Karhutla di Sumatera Selatan Makin Bertambah, Secara Nasional Diklaim Menurun
Indonesia
Polri Tetapkan 223 Tersangka Karhutla, Lahan Terbakar Capai 5.157 Hektare
Bareskrim Polri menetapkan 223 tersangka karhutla. Lahan terbakar kini sudah mencapai 5.157 hektare.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Polri Tetapkan 223 Tersangka Karhutla, Lahan Terbakar Capai 5.157 Hektare
Indonesia
Biar Asap Tidak Masuk Negara Tetangga, Pemadaman Karhutla di Prioritaskan di Kalteng dan Sumsel
Penanganan akan terus dilakukan untuk memadamkan titik api dan mengurangi asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
 Biar Asap Tidak Masuk Negara Tetangga, Pemadaman Karhutla di Prioritaskan di Kalteng dan Sumsel
Indonesia
Ada 98 Laporan Kasus Karhutla, Bareskrim Tetapkan 9 Orang Dari Korporasi
Untuk kasus karhutla yang melibatkan pelaku perorangan, Polri telah menetapkan 223 tersangka dari 273 laporan polisi yang ditangani di 12 polda.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Ada 98 Laporan Kasus Karhutla, Bareskrim Tetapkan 9 Orang Dari Korporasi
Indonesia
DPR Sentil Pejabat Daerah Lalai Tangani Karhutla
Gubernur, bupati, kepolisian daerah, dan jajaran TNI di wilayah terdampak untuk meningkatkan sinergi dalam upaya pemadaman.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
DPR Sentil Pejabat Daerah Lalai Tangani Karhutla
Indonesia
Pemerintah Indonesia Belum Sambut Rencana Bantuan Malaysia Padamkan Karhutla
Kebakaran di Taman Nasional Tanjung Puting mendapatkan perhatian khusus oleh Presiden Prabowo Subianto, mengingat taman nasional itu merupakan pusat konservasi dan rehabilitasi orangutan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Pemerintah Indonesia Belum Sambut Rencana Bantuan Malaysia Padamkan Karhutla
Indonesia
Dampak Karhutla Dikeluhkan Singapura dan Malaysia, Prabowo Panggil Para Menteri
Dudung turut merespons pertanyaan mengenai dampak karhutla yang saat ini turut dialami negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Dampak Karhutla Dikeluhkan Singapura dan Malaysia, Prabowo Panggil Para Menteri
Indonesia
Kebakaran Hutan dan Lahan Belum Padam, Menhut Klaim 50 Helikopter Masih Beroperasi
Helikopter sangat membantu pemadaman titik api yang sulit dijangkau petugas di darat. Namun, penerbangan helikopter terkendala ketika jarak pandang pilot terbatas akibat kabut asap tebal.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Kebakaran Hutan dan Lahan Belum Padam, Menhut Klaim 50 Helikopter Masih Beroperasi
Indonesia
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Konsentrasi Partikulat dalam Indeks Standar Pencemaran Udara sejak Kamis dini hari masuk kategori sangat tidak sehat di atas 200 mikrogram per meter kubik.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Bagikan