Diklat Bela Negara, Pemuda Muhammadiyah: Kami Cinta Negara

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 03 Desember 2015
Diklat Bela Negara, Pemuda Muhammadiyah: Kami Cinta Negara

Seorang anak memadamkan api dengan apar saat simulasi kebakaran di SD Muhammadiyah 8, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (13/11). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayata)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar mengatakan bahwa Pelatihan Kader Nasional Cinta Negara sebagai bentuk kesetiaan dan kecintaan pada Negara Republik Indonesia.

"Kegiatan ini adalah kegiatan cinta negara. Kami punya komando KOKAM (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah) sebagai organ taktis," kata Dahnil dalam acara Pendidikan dan Latihan (Dilkat) Kader Nasional Cinta Negara, SAR dan Regu Gerak Cepat KOKAM Pemuda Muhammadiyah, di Kantor Pusat Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/12).

Dahnil menjelaskan, sebagai masyarakat sipil, pihaknya menyambut baik wacana yang digelontorkan oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu tentang program Bela Negara.

"Bagi kelompok masyatakat yang lain mungkin kok agak semi militer. Tetapi ini kami sebutkan bahwa wacana Pak Menhan menginisiasi soal bela negara," ujarnya lagi.

Sebelumnya, acara direncanakan dibuka oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan. Namun, Menteri Luhut Panjaitan batah hadir karena dipanggil presiden.

"Tadi Pak Luhut kabari kalau beliau dipanggil mendadak oleh presiden," tutupnya. (dit)

 

BACA JUGA:

  1. Pemuda Muhammadiyah Gelar Diklat Program Bela Negara
  2. Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2015
  3. Marsudi: HIV/AIDS Meningkat, Selesaikan dengan Damai!
  4. Ketua PBNU Kecam Maraknya LGBT dalam Masyarakat
  5. KPRI: Bebaskan Mahasiswa Papua yang Ditangkap!
#Bela Negara #Pendidikan Bela Negara #Pemuda Muhammadiyah
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Ancaman Non-Militer Meningkat, Unhan RI Perkuat Bela Negara Berbasis Kearifan Lokal di Jonggol
Universitas Pertahanan RI memperkuat bela negara berbasis kearifan lokal di Jonggol, Kabupaten Bogor, Jumat (13/2).
Soffi Amira - Jumat, 13 Februari 2026
Ancaman Non-Militer Meningkat, Unhan RI Perkuat Bela Negara Berbasis Kearifan Lokal di Jonggol
Indonesia
Tak Beri Mandat, PP Muhammadiyah Jelaskan Status Hukum Aliansi Muda Muhammadiyah
Muhammadiyah berharap masyarakat tidak terjebak dalam kesalahpahaman
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Tak Beri Mandat, PP Muhammadiyah Jelaskan Status Hukum Aliansi Muda Muhammadiyah
Indonesia
19 Desember Diperingati Sebagai Hari Bela Negara, Ini Tema dan Logonya di 2024
Tahun ini merupakan peringatan Hari Bela Negara ke-76.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 18 Desember 2024
19 Desember Diperingati Sebagai Hari Bela Negara, Ini Tema dan Logonya di 2024
Dunia
Langkah 3 Negara Barat Akui Kedaulatan Palestina Tuai Pujian
Langkah tiga negara Barat mengakui kedaulatan Palestina menuai pujian. Hal itu diutarakan oleh Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon.
Soffi Amira - Kamis, 30 Mei 2024
Langkah 3 Negara Barat Akui Kedaulatan Palestina Tuai Pujian
Bagikan