Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

"Dikhianati", Lagu Patah Hati Cokelat yang Beda dari Biasanya

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Rabu, 10 Mei 2017

Formasi terakhir Cokelat yang telah berjalan sejak lima tahun lalu (Foto: Instagram/Cokelat)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Salah satu grup band kenamaan Indonesia yang booming di pertengahan era 90-an, Cokelat, hingga kini masih sukses mempertahankan eksistensinya di industri musik Tanah Air. Di tahun 2017 ini, mereka hadir dengan formasi baru, yaitu Edwin Marshal Syarif (gitar), Ronny Febry Nugroho (bas), dan Jackline "J" (vokal). Meskipun telah dua kali berganti vokalis (sebelumnya Kikan dan Sarah), Cokelat tetap optimis karier bermusik mereka akan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Maret lalu, mereka meluncurkan sebuah single terbaru berjudul "Dikhianati" di bawah label PT Halo Entertainment Indonesia (HALO HEI). Lewat lagu ini, Cokelat ingin menggapai segala segmen. "Kami ingin lagu ini menjadi anthem bagi orang-orang yang pernah dikhianati dalam percintaan. Lagu bertema patah hati bukan yang pertama buat Cokelat, tapi kali ini penyampaiannya berbeda. Kami kembali memberi 'obat' buat pendengar musik yang pernah atau sedang merasakan patah hati," ujar Ronny.

Untuk konsep single terbaru Cokelat ini, mereka bekerja sama dengan produser bertangan dingin, Irwan "Opung" Simanjuntak. Ini merupakan pertama kalinya Cokelat memutuskan berkolaborasi dengan produser musik dalam arti sesungguhnya. Lagu "Dikhianati" ini sendiri merupakan buah tangan penulis luar, yakni Alam Urbach.

Edwin menambahkan, "Yang ditonjolkan adalah kolaborasi antara penyanyi atau band dengan produser, bukan dengan penulis lagu. Dan memang layaknya seperti itu. Gue enggak terlalu peduli ini lagu Cokelat atau bukan. Lagu ini bagus sejak pertama kali gue dengar, dan gue sempet mikir, 'Bagaimana ya cara menggarapnya?' Tapi pada saat itu gue udah tahu bahwa di situlah peran produser!"

Selain Edwin, J juga mengutarakan pikirannya tentang single terbaru Cokelat ini. "Lagu ini tantangan buat aku, karena harus bisa diisi 'rasanya'. Yang namanya disakiti oleh kekasih itu seperti apa sih? Aku struggle untuk mendapatkan rasanya. Ternyata dengan Mas Irwan, prosesnya lumayan lancar. Kami bisa menemukan cara agar penghayatan lagu ini bisa berhasil sesuai dengan yang diharapkan."

Untuk mendengarkan lagu terbaru Cokelat, Sahabat Merahputih dapat mengeklik tautannya di kolom MUSIKINI laman muka situs Merahputih.com. Atau dengar musiknya langsung di sini.

#Musik #Musik Indonesia #Grup Band #Jakarta #Single Baru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Malu Gubernur Pramono Roboh SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Dibiarkan Selama 2 Tahun
Politikus PDI Perjuangan ini tegaskan, berbagai cara bakal dilakukan agar SDN 09 Kebayoran Lama bisa kembali digunakan untuk ruang belajar mengajar.
Alwan Ridha Ramdani - 33 menit lalu
Malu Gubernur Pramono Roboh  SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Dibiarkan Selama 2 Tahun
Indonesia
Jakarta Punya Open Top Tour, Buat Nikmati Sisi Modern, Sejarah dan Budaya
Berbagai kegiatan budaya yang digelar Pemprov DKI telah memberi dampak positif terhadap sektor pariwisata.
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 38 menit lalu
Jakarta Punya Open Top Tour, Buat Nikmati Sisi Modern, Sejarah dan Budaya
ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
Indonesia
Neraka Macet Jalan Cakung Masih Terjadi, Truk Tronton Dialihkan ke Tanah Merdeka
Dishub DKI menutup putaran Cakung untuk mengurai kemacetan parah akibat antrean truk kontainer. Truk tronton dialihkan ke Terminal Tanah Merdeka yang mampu menampung 200 unit.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Neraka Macet Jalan Cakung Masih Terjadi, Truk Tronton Dialihkan ke Tanah Merdeka
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
Berita Foto
Ketum PKB Cak Imin Kukuhkan Kepengurusan DPC se-Indonesia di Kota Tua
Suasana pelantikan pengurus DPC PKB se-Indonesia di Kawasan Museum Fatahillah, Kota Tua, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 22 Juli 2026
Ketum PKB Cak Imin Kukuhkan Kepengurusan DPC se-Indonesia di Kota Tua
Bagikan