Dihadapan Legislator Kebon Sirih, Pramono Anung Salah Sebut 3 Nama Wakil Ketua DPRD

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 20 Februari 2025
Dihadapan Legislator Kebon Sirih, Pramono Anung Salah Sebut 3 Nama Wakil Ketua DPRD

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menyampaikan pidato perdana dalam Rapat Paripurna (Rapur) DPRD DKI. (foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ada momen unik saat Pramono Anung menyampaikan pidato perdananya sebagai Gubernur DKI Jakarta di Rapat Paripurna (Rapur) DPRD DKI Jakarta, pada Kamis (20/2).

Pramono salah menyebutkan nama lengkap tiga Wakil Ketua DPRD DKI, yakni Rani Mauliani, Wibi Andrino, dan Basri Baco saat membacakan nama yang telah tertuang dalam kertas pidatonya.

Hanya Ketua DPRD DKI, Khoirudin dan Wakil Ketua DPRD DKI, Ima Mahdiah yang benar disebutkan namanya oleh Pramono.

Baca juga:

Pramono Anung Ungkap Rasa Gembira saat Sertijab Gubernur karena Anies dan Ahok Sudah Rukun

"Yang sungguh saya hormati wakil gubernur Jakarta Bapak Rano Karno, Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Bapak Drs. Haji Khoirudin, dan juga Wakil Ketua Ibu Ima Mahdiah, Ibu Hajjah Rani Maul… Maulian… Mauliani. Bapak Wibi Andriano dan Bapak Brasi Baco," tutur Pramono.

Menyadari kesalahan pengucapan itu, Pramono langsung meminta maaf kepada hadirin. "Mohon maaf kalau masih salah-salah," ucapnya.

Lebih lanjut, Pramono mengharapkan kerja sama yang baik kepada para anggota Dewan Kebon Sirih dalam menjalankan program kerjanya lima tahun mendatang.

"Memimpin Jakarta bagi saya dan Bang Doel adalah sebuah amanah. Saya jujur tidak pernah membayangkan menjadi Gubernur Jakarta. Bahkan ini pertama kali saya hadir di ruang ini, masuk Balai Kota baru dua kali. Walaupun menjadi pejabat sudah 25 tahun, tidak pernah terbayangkan dalam hidup saya untuk menjadi Gubernur Jakarta," urainya.

Politikus senior PDI Perjuangan ini menuturkan, Jakarta kini memasuki babak baru yang berbeda dengan wilayah lainnya di Indonesia. Dengan status yang tidak lagi menjadi ibu kota, Jakarta harus bergerak maju sebagai pusat perekonomian nasional dan bertransformasi menjadi kota global.

"Sudah saatnya Jakarta bersaing di tingkat dunia sebagai kota global sesuai amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta," ucap dia.

Baca juga:

Pramono Anung Ikuti Semua Prosesi Pelantikan Kepala Daerah, Tak Mau Dibedakan dengan Yang Lain

Jakarta ditargetkan masuk dalam 20 besar kota global di dunia. Menurut Pramono, paradigma pembangunan Jakarta ke depan bertumpu pada daya saing dan daya tarik, kualitas fisik perkotaan, layanan publik, dan yang paling utama kenyamanan serta kebahagiaan warganya, yang tidak boleh kalah dengan standar kota-kota maju lainnya di dunia.

"Untuk itu, pilar-pilar pembangunan yang kami tuju harus selaras dengan nafas baru Jakarta sebagai Kota Global. Pembangunan Jakarta akan berpegang pada kesinambungan dan inovasi. Ini harus diawali dengan keberlanjutan semua inisiasi baik dari para pendahulu kami," tutupnya. (Asp).

#Pramono Anung #Pramono Anung-Rano Karno #DPRD DKI Jakarta #Gubernur DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
457 Kebakaran Terjadi di Jakarta Selama Juli-Agustus 2026, Korsleting Seringkali Jadi Penyebab
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap 457 kebakaran terjadi di Jakarta selama Juli-Agustus 2026. Korsleting listrik menjadi penyebab dominan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
457 Kebakaran Terjadi di Jakarta Selama Juli-Agustus 2026, Korsleting Seringkali Jadi Penyebab
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Gubernur Pramono Anung Larang Warga Non-DKI Kerja di Jakarta
Ketentuan KTP DKI Jakarta tersebut berlaku khusus bagi pendaftar program padat karya, bukan larangan untuk seluruh warga KTP non-DKI untuk bekerja di Jakarta.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Gubernur Pramono Anung Larang Warga Non-DKI Kerja di Jakarta
Indonesia
Pramono Minta Disdik Cek Ulang Mahasiswa yang tak lagi Dapat KJMU akibat Perubahan Desil
Pramono menyebut ada enam mahasiswa yang tidak lagi mendapatkan KJMU.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Pramono Minta Disdik Cek Ulang Mahasiswa yang tak lagi Dapat KJMU akibat Perubahan Desil
Indonesia
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta menghasilkan lebih dari 9.000 ton sampah per hari. Gerakan pilah sampah naik menjadi 23,14 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Indonesia
Tarif TransBandara Blok M-Bandara Soetta Jadi Rp 15 Ribu, Naik dari Rp 3.500
Tarif TransBandara Rp 15.000 ditetapkan melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 685 Tahun 2026.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Tarif TransBandara Blok M-Bandara Soetta Jadi Rp 15 Ribu, Naik dari Rp 3.500
Indonesia
Isu CCTV Jakarta Dimatikan saat Demo 27 Agustus 2026, Pramono Buka Suara
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membantah CCTV dimatikan saat demo 27 Agustus 2026 lalu.
Soffi Amira - Senin, 31 Agustus 2026
Isu CCTV Jakarta Dimatikan saat Demo 27 Agustus 2026, Pramono Buka Suara
Indonesia
Jakarta Tawarkan Potensi Investasi Rp 115 Triliun
Jakarta Investment Centre (JIC) menjadi ruang untuk mempertemukan pemerintah, investor, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Jakarta Tawarkan Potensi Investasi Rp 115 Triliun
Indonesia
Demo di DPR/MPR Ricuh, Pramono Anung Soroti Perusakan Fasum dan CCTV
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyayangkan perusakan fasum dan CCTV saat demo di DPR/MPR. Ia menegaskan aksi unjuk rasa tetap diperbolehkan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Agustus 2026
Demo di DPR/MPR Ricuh, Pramono Anung Soroti Perusakan Fasum dan CCTV
Berita Foto
Isu Tarif Parkir Rp60 Ribu Merebak, Pramono: Bukan Angka Pemprov DKI Jakarta
Suasana parkir motor basement di Kawasan Blok-M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (25/8/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 25 Agustus 2026
Isu Tarif Parkir Rp60 Ribu Merebak, Pramono: Bukan Angka Pemprov DKI Jakarta
Indonesia
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, Tarif Rp 5.000 Berlaku hingga Oktober 2026
LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai dijadwalkan diresmikan 26 Agustus 2026. Tarif sementara tetap Rp 5.000 hingga Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, Tarif Rp 5.000 Berlaku hingga Oktober 2026
Bagikan