Diguncang 900 Gempa, Penduduk Pulau di Jepang ini tak Bisa Tidur Selama Dua Minggu Khawatirkan Ramalan Lindu Besar

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 03 Juli 2025
 Diguncang 900 Gempa, Penduduk Pulau di Jepang ini tak Bisa Tidur Selama Dua Minggu Khawatirkan Ramalan Lindu Besar

Ilustrasi gempa bumi. Foto: Dok/BMKG

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — LEBIH dari 900 gempa bumi mengguncang rangkaian pulau terpencil dan berpenduduk jarang di Jepang bagian selatan selama dua minggu terakhir. Guncangan demi guncangan itu membuat warga terus merasa cemas dan sulit tidur setiap malam.

“Aktivitas seismik telah sangat aktif di perairan sekitar Kepulauan Tokara sejak 21 Juni,” kata otoritas setempat setelah gempa berkekuatan 5,5 mengguncang wilayah tersebut pada Rabu pekan lalu.

Belum ada laporan kerusakan dan tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan, tetapi pihak berwenang telah menyarankan warga untuk bersiap-siap melakukan evakuasi jika diperlukan.

“Sangat menakutkan sampai-sampai sulit untuk tertidur. Rasanya seperti tanah selalu berguncang,” kata seorang warga kepada penyiar regional MBC.

Media lokal melaporkan wilayah Tokara memang pernah mengalami rangkaian gempa sebelumnya, tetapi frekuensi gempa kali ini tergolong tidak biasa. Jepang merupakan salah satu negara paling aktif secara seismik di dunia karena letaknya di Cincin Api Pasifik, tempat bertemunya banyak lempeng tektonik. Negara ini mengalami sekitar 1.500 gempa setiap tahunnya.

Baca juga:

Korban Tewas Gempa Jepang Sentuh 100 Jiwa, 200 Orang Lebih Masih Hilang



Sekitar 700 orang tinggal di tujuh dari 12 pulau Tokara. Beberapa pulau terpencil ini bahkan tidak memiliki rumah sakit. Fasilitas kesehatan terdekat berada di ibu kota Prefektur Kagoshima, yang bisa dicapai paling cepat enam jam dengan kapal feri.

“Kau bisa mendengar suara gemuruh aneh dari laut sebelum gempa datang, terutama di malam hari. Suasananya menyeramkan,” kata Chizuko Arikawa dari Pulau Akusekijima kepada surat kabar Asahi Shimbun.

“Semua orang kelelahan. Kami hanya ingin ini segera berhenti,” ujar perempuan berusia 54 tahun yang tinggal di dekat laut dan mengelola peternakan sapi bersama suaminya, dikutip BBC.

“Setelah begitu banyak gempa, sekarang rasanya tanah tetap berguncang bahkan saat sebenarnya tidak. Gempanya dimulai dengan hentakan dari bawah, lalu rumah bergoyang. Bikin mual,” kata Isamu Sakamoto, 60 tahun, kepala asosiasi warga di Akusekijima.

Di desa Toshima, beberapa warga mengalami kurang tidur dan kelelahan. Pihak berwenang telah meminta media agar tidak terlalu membebani warga dengan pertanyaan. “Kami meminta agar Anda bersikap bijaksana dan tidak melakukan wawancara atau pertanyaan yang berlebihan,” ujar mereka dalam pengumuman di situs web desa tersebut.

Dalam situs resmi Toshima Village, disebutkan bahwa beberapa penginapan di Kepulauan Tokara telah berhenti menerima wisatawan karena gempa-gempa tersebut. Mereka menambahkan penginapan-penginapan itu mungkin akan digunakan sebagai tempat evakuasi bagi warga lokal.

Rangkaian gempa ini terjadi saat masyarakat Jepang secara keseluruhan tengah diliputi kecemasan akibat rumor bahwa gempa besar nan mematikan akan segera terjadi. Sumber dari rumor ini berasal dari komik karya seniman manga Ryo Tatsuki yang dirilis pada 1999. Dalam edisi baru yang diterbitkan tahun 2021, ia meramalkan bahwa gempa besar berikutnya akan terjadi pada 5 Juli tahun ini.

Spekulasi itu membuat beberapa wisatawan panik. Sejumlah media melaporkan banyaknya pembatalan perjalanan.

Sebagian besar gempa di Jepang bersifat ringan, tetapi ada beberapa yang menimbulkan kerusakan besar, seperti gempa pada 2011 yang memicu tsunami dahsyat di pantai timur laut, menewaskan lebih dari 18.000 orang.

Namun, selama beberapa dekade, otoritas Jepang telah mengkhawatirkan terjadinya ‘the big one’, gempa besar yang disebut-sebut hanya terjadi sekali dalam 100 tahun, dan menjadi bagian dari peringatan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Skenario terburuk memprediksi korban jiwa bisa melebihi 300.000 orang.

Awal pekan ini, pemerintah Jepang menyerukan perlunya langkah-langkah baru seperti pembangunan tanggul dan gedung evakuasi untuk meningkatkan kesiapan publik jika bencana semacam itu terjadi. Meskipun telah bersiap, mereka juga memperingatkan bahwa masih banyak hal yang harus dilakukan.(dwi)

Baca juga:

BMKG Ungkap Tsunami Akibat Gempa Jepang Tidak Berdampak ke Indonesia

#Gempa #Gempa Bumi #Jepang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Wagub Rano Minta Sekolah Jakarta Rutin Simulasi Gempa Bumi
Langkah tersebut diambil demi memastikan fasilitas pendidikan tidak hanya layak dan nyaman, tetapi juga aman bagi siswa dan tenaga pendidik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Wagub Rano Minta Sekolah Jakarta Rutin Simulasi Gempa Bumi
Indonesia
Kemampuan Intai di Kawasan Pasifik Lemah, Jepang Betekad Miliki Kapal Selam Nuklir
Jepang terus mempertahankan tiga prinsip anti-nuklirnya yang melarang negara tersebut memiliki, memproduksi, dan membawa senjata nuklir ke wilayahnya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Kemampuan Intai di Kawasan Pasifik Lemah, Jepang Betekad Miliki Kapal Selam Nuklir
Indonesia
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Cari tahu info gempa terkini! Guncangan gempa Banten hari ini bermagnitudo 4,6 berpusat di laut Muarabinuangeun dan terasa hingga Palabuhan Ratu. Cek detailnya di sini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Oktober 2026
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Indonesia
Janda Presiden Pertama Indonesia Sukarno Didenda Rp 22,5 Juta Oleh Pengadilan Jepang
Dewi melemparkan gelas sampanye ke arah asistennya saat itu di sebuah restoran di kawasan Shibuya, Tokyo, pada 13 Februari tahun lalu
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 Janda Presiden Pertama Indonesia Sukarno Didenda Rp 22,5 Juta Oleh Pengadilan Jepang
Indonesia
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa terjadi pada Selasa pukul 04.40 WIB atau 05.40 WITA.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Indonesia
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Simak kronologi lengkap bencana gempa M 6,1 yang merenggut nyawa warga lansia di Kodi Utara Sumba.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Indonesia
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo (M) 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10) pagi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Berita Foto
Asian Games 2026: Bintang/Sofyan Raih Medali Perak Voli Pantai
Pasangan voli pantai putra Indonesia, Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi meraih medali perak di Hekinan Ryokuchi Beach Court, Hekinan, Sabtu (3/10/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 03 Oktober 2026
Asian Games 2026: Bintang/Sofyan Raih Medali Perak Voli Pantai
Berita Foto
Asian Games 2026: Tim Sepak Takraw Indonesia Raih Perak Nomor Kuadran
Tim sepak takraw putra Indonesia raih medali perak nomor kuadran putra di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium, Nagoya, Jepang, Sabtu (3/10/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 03 Oktober 2026
Asian Games 2026: Tim Sepak Takraw Indonesia Raih Perak Nomor Kuadran
Berita Foto
Asian Games 2026: Aksi Desak Made Raih Medali Emas Panjat Tebing
Atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi saat finish pada final di Jepang, Rabu (30/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 30 September 2026
Asian Games 2026: Aksi Desak Made Raih Medali Emas Panjat Tebing
Bagikan