Headline

Diduga Terlibat Isu Rasial di Surabaya, Perwira Hingga Babinsa TNI Diproses

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 02 September 2019
Diduga Terlibat Isu Rasial di Surabaya, Perwira Hingga Babinsa TNI Diproses

Menko Polhukam, Wiranto. (Antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto menyebut, pengusutan kasus dugaan pidana saat pengepungan dan dugaan penyebaran rasial Papua di Surabaya terus bergulir. Pelaku yang sebagian besar oknum TNI sudah diproses.

Bahkan, Danramil 0831/02 Tambaksari, Mayor Inf N H Irianto sudah diskorsing untuk memudahkan proses penyelidikan.

Baca Juga

Barisan Aktivis Timur Tolak Upaya Referendum Papua Merdeka

"Jadi akan ada penyelidikan lanjutan, proses hukum jalan, kemudian tadi hasil penyeldikan danramil satu babinsa telah lanjut ke tahap selanjutnya. Penyidikan atas dugaan melakukan tindakan yang merugikan disiplin TNI, ini 3 orang lainnya sedang diperiksa sebagai saksi," kata Wiranto di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Senin (2/9).

Wiranto menambahkan, dari hasil penyelidikan 1 babinsa telah lanjut ke tahap selanjutnya dalam penyidikan atas dugaan melakukan tindakan yang merugikan disiplin TNI.

"Sedang 3 orang lainnya diperiksa sebagai saksi," jelas Wiranto.

Sementara, masyrakat sipil ada dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka atas nama Tri Susanti dan Saiful atas dugaan tindak pidana pelanggaran Pasal 28 ayat 2 UU ITE.

Wiranto saat memberikan sambutannya pada acara musik dan tari "Yospan Papua", di sela-sela kegiatan Car Free Day (CFD) Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu (1/9/2019). (Antara Foto/Syaiful H

"Mereka terbukti menyebarluaskan rasa kebencian atau permusuhan berdasarkan SARA sehingga dianggap sebagai tindak pidana penghasutan dan ujaran kebencian," ungkap Wiranto.

Wiranto mengapresiasi himbauan Gubernur Papua Lukas Enembe yang meminta agar masyarakat tenang dan berkoordinasi debgan aparat keamanan dalam menyampaikan pendapat.

"Itu bagus dan sekarang sudah mulai dilaksanakan, aparat keamanan terus berkoordinasi dengan tokoh masyarakat agar untuk sementara waktu menghentikan unjuk rasa. Kalau pun ada dilaksanakan secara tertib, tidak merusak," jelas Wiranto.

Baca Juga

Wiranto Desak Polri Tangkap Pelaku Pelecehan Bendera Merah Putih di Papua

Kemudian, Gubernur Papua juga menyampaikan, agar masyarakat asli Papua menyambut dan memperlakukan masyarakat non papua secara terhormat dan sejajar.

"Nah ini tentu dalam rangka mencoba untuk meniadakan konflik horizontal, dan saya kira ini sudah menjadi kebiasaan kita bahwa kita zemua berdaudara suku manapun dari indonesia yang jumlahnya sangat banyak 714 suku tidak kita bedakan. Kita semua bersaudara selama beberapa dasawarsa ini bisa kita lakukan saya kira himbauan dari gubernur papua itu dapat kita laksanakan, kita hormati," tutup Wiranto. (Knu)

#Wiranto #Papua Barat #Papua #Rasisme
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Port FC Buka Suara soal Dugaan Rasisme ke Bek Persib Gabriel Mutombo, Siap Hadapi Investigasi
Port FC membantah dugaan rasisme terhadap Gabriel Mutombo saat melawan Persib Bandung di Shopee Cup 2026/2027. Klub Thailand itu siap menghadapi investigasi.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Port FC Buka Suara soal Dugaan Rasisme ke Bek Persib Gabriel Mutombo, Siap Hadapi Investigasi
Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Berita
Curhat Lamine Yamal Ungkap Pengalaman Jadi Korban Rasisme di Markas Real Madrid Santiago Bernabeu
Bintang Barcelona Lamine Yamal blak-blakan soal pengalaman pahitnya menjadi korban rasisme di sepak bola, termasuk insiden di Bernabeu. Cek respons berkelasnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Curhat Lamine Yamal Ungkap Pengalaman Jadi Korban Rasisme di Markas Real Madrid Santiago Bernabeu
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Bagikan