Dianggap Suci, Urin Sapi Dipercaya dapat Menangkal COVID-19 di India

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 19 Maret 2020
Dianggap Suci, Urin Sapi Dipercaya dapat Menangkal COVID-19 di India

Sapi dianggap suci di India. (Foto Pixabay/TheDigitalArtist).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PANDEMI COVID-19 membiuat orang kemudian mengambil langkah-langkah pencegahan hingga pemulihan tanpa campur tangan medis. Seperti salah satunya di India.

Warga disana mengadakan pesta minum urin sapi pada Sabtu lalu (14/03) dengan keyakinan bahwa itu bisa menangkal COVID-19. Kelompok yang disebut Akhil Bharat Hindu Mahasabha menjadi tuan rumah di pesta tersebut. Dilansir dari laman dailymail.co.uk, pesta tersebut dihadiri oleh sekitar 200 orang.

Baca Juga:

Pandemi Corona, Mengapa 'Social Distancing' Perlu Dilakukan?

sapi
Ratusan umat Hindu menghadiri pesta minum urin sapi di Delhi (Foto: Twitter@24NewsHD)

"Kami telah minum urin sapi selama 21 tahun, kami juga mandi di kotoran sapi. Kami tidak pernah merasa perlu untuk mengonsumsi obat-obatan Inggris," kata Om Prakash yang menghadiri pesta kepada dailymail.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, sebelumnya menganjurkan penggunaan urin sapi sebagai obat untuk kanker dan beberapa penyakit lain.

Pemimpin dari negara bagian Assam di India timur laut juga pernah mengatakan pada awal bulan ini bahwa urin dan kotoran sapi dapat digunakan untuk mengobati virus Corona. Tak mengherankan, di India sapi dianggap sebagai hewan suci.

Baca Juga:

Begini Cara Kerja Thermo Gun, Si Tembakan Pengukur Suhu

sapi
Urin sapi yang dianggap sebagai penyembuh dari virus corona. (Foto: Unsplash/Lyndsay Abel)

"Siapa pun yang minum urin sapi akan disembuhkan dan dilindungi," ujar Hari Shankar Kumar, salah satu sukarelawan di acara itu kepada AFP.

Pada hari Sabtu lalu, negara itu menyatakan COVID-19 sebagai bencana. Negara memberikan bantuan dan menghabiskan lebih banyak dana untuk memerangi pandemi itu.

Sepuluh orang yang terpapar virus telah dinyatakan pulih sepenuhnya dan kementerian kesehatan. Laporan di India juga menyebutkan bahwa lebih dari 4.000 orang telah terpapar dan dikonfirmasi sedang dalam pengawasan. (arb)


Baca Juga:

Penelitian Terbaru: Golongan Darah A Kemungkinan Lebih Rentan Tertular Corona

#India #Virus Corona #Ternak Sapi
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Pemda Jakarta Latih Anggota DKM Jadi Juleha
Peran Juleha dalam pelaksanaan kurban sangat penting untuk memastikan penyembelihan hewan kurban sesuai dengan syariat Islam dan menerapkan kaidah kesejahteraan hewan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Pemda Jakarta Latih Anggota DKM  Jadi Juleha
Dunia
Ledakan Pabrik Petasan di India, Sedikitnya 25 Tewas
Pabrik tersebut seharusnya tutup, tapi sekitar 50 pekerja berada di dalam saat kejadian.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Ledakan Pabrik Petasan di India, Sedikitnya 25 Tewas
Fun
Netflix Angkat Kisah Nyata Guru YouTube Viral India dalam Serial Hello Bachhon
Serial terbaru berjudul Hello Bachhon mengangkat kisah nyata pendidik India, Alakh Pandey, sosok di balik kanal YouTube populer Physics Wallah.
Wisnu Cipto - Senin, 09 Maret 2026
Netflix Angkat Kisah Nyata Guru YouTube Viral India dalam Serial Hello Bachhon
Indonesia
Jelang Idul Adha 2026, Dharma Jaya Siapkan Hewan Kurban untuk Warga Jakarta
Dharma Jaya menyiapkan pasokan sapi untuk kebutuhan Idul Adha 2026. Persiapan dilakukan dengan membeli sapi dari peternak lokal.
Soffi Amira - Sabtu, 07 Maret 2026
Jelang Idul Adha 2026, Dharma Jaya Siapkan Hewan Kurban untuk Warga Jakarta
Indonesia
DPR Ingatkan Dampak Ekonomi Hilang Jika Pemerintah Nekat Impor Pikap Operasional Kopdes
Dengan memilih produk lokal, pemerintah secara otomatis mendukung penyerapan tenaga kerja dan memastikan ketersediaan suku cadang hingga ke pelosok daerah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 26 Februari 2026
DPR Ingatkan Dampak Ekonomi Hilang Jika Pemerintah Nekat Impor Pikap Operasional Kopdes
Indonesia
Banggar DPR Kritik Agrinas Impor 105 Kendaraan Pickap India, Abai Perkuat Industri Nasional
Dengan memilih jalan impor, Said menilai Agrinas memilih "memunggungi jalan" dan abai untuk memperkuat industri nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 Februari 2026
Banggar DPR Kritik Agrinas Impor 105 Kendaraan Pickap India, Abai Perkuat Industri Nasional
Indonesia
Anggaran Negara Malah Perkaya India, DPR Minta Rencana Impor Mobil Niaga Agrinas Segera Disetop
Alih-alih melirik produk luar negeri, Said mempertanyakan alasan perusahaan pelat merah tersebut tidak menggandeng produsen otomotif dalam negeri
Angga Yudha Pratama - Rabu, 25 Februari 2026
Anggaran Negara Malah Perkaya India, DPR Minta Rencana Impor Mobil Niaga Agrinas Segera Disetop
Indonesia
APBN untuk Impor 105 Ribu Mobil? DPR: Bisa Gerus PDB Rp 39 Triliun
Banggar DPR kritik rencana Agrinas impor 105 ribu mobil niaga dari India pakai APBN. Disebut berpotensi gerus PDB Rp39 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
APBN untuk Impor 105 Ribu Mobil? DPR: Bisa Gerus PDB Rp 39 Triliun
Indonesia
DPR Ingatkan Kebijakan Impor Mobil Operasional Koperasi Merah Putih Harus Sesuai UU
Kebijakan ini dilakukan saat industri otomotif Indonesia memiliki kapasitas produksi yang signifikan, baik untuk kendaraan penumpang maupun niaga ringan.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Februari 2026
DPR Ingatkan Kebijakan Impor Mobil Operasional Koperasi Merah Putih Harus Sesuai UU
Indonesia
Pikap India Tiba Di Indonesia, Agrinas Siap Digugat Pemasok Jika Dibatalkan DPR dan Pemerintah
Hingga saat ini belum ada keputusan mengenai penundaan soal impor 105.000 unit mobil pikap dari India untuk operasional Koperasi Desa (Kopdes)/Kelurahan Merah Putih. ‎
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 24 Februari 2026
Pikap India Tiba Di Indonesia, Agrinas Siap Digugat Pemasok Jika Dibatalkan DPR dan Pemerintah
Bagikan