Di Timteng, TKI Dijual dengan Harga Rp 61 Juta

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Selasa, 06 Januari 2015
Di Timteng, TKI Dijual dengan Harga Rp 61 Juta

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional- Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid mengaku masih menemukan dugaan human trafficking (penjualan manusia) yang dialami ratusan tenaga kerja Indonesia di luar negeri.

Ketua Umum PP Ansor menjelaskan beberapa waktu lalu pihaknya melakukan kunjungan ke beberapa negara di Timur Tengah (Timteng). Dari hasil kunjungan tersebut Nusron mengaku menemukan 189 orang TKI yang terdampar di shelter.

"Saya tidak usah sebut negaranya. Padahal kita sudah melakukan moratorium dengan negara tersebut," katanya dalam jumpa pers di kantor BNP2TKI, Jakarta, Selasa (6/1).

Nusron yang juga politisi Partai Golkar melanjutkan dari 189 orang TKI yang terdampar, hanya ada 18 orang TKI yang mempunyai dokumen legal bekerja di negara tersebut.

Temuan lain yang mengagetkan adalah penjualan TKI oleh oknum tertentu kepada majikan di beberapa negara di Timur Tengah. Para TKI dijual oleh oknum dengan kisaran harga 14.500 Dirham sampai dengan 17.000, atau sekitar 52 sampai dengan 61 juta perorang.

"Artinya praktek human trafficking masih terjadi," sambung Nusron.

Terkait dengan hal tersebut, Nusron bersama dengan jajarannya masih terus melakukan penyelidikan atas hal tersebut. Penyelidikan dimulai dari Perusahaan yang mengirim para TKI, keterlibatan oknum pemerintah dan sebagainya.

"Bukan hanya oknum tapi pelaku intelektual harus dijerat. Penindakan tegas perlu kita lakukan agar kejadian serupa tidak terulang," tandasnya.

Sekedar informasi dalam jumpa pers yang berlangsung di kantor BNP2TKI dihadiri 5 orang calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI). Kelima orang tersebut diberangkatkan oleh PT. Maharani ANugrah Pekerti. Kelima orang CTKI berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dari hasil pengecekan telah ditemukan pelanggaran dalam proses penempatan keluar negeri yang dilakukan PT. Maharani Anugrah Pekerti. Adapun jenis pelanggaran tersebut adalah: Tidak ada izin dari Disnaker setempat (Provinsi NTT), Tidak diikutkan dalam Program Asuransi, Tidak mengikuti Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLK-LN), dan ada 2 orang CTKI dibuatkan paspor diluar Kupang, NTT (imigrasi Batam dan Jakarta Barat). (BHD)

#TKI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
TKI 20 Tahun Disiksa di Malaysia, Pemerintah Jateng Ingin Segera Pulangkan ke Keluarga
Dubes Indonesia untuk Malaysia, Indra Hermono, mengatakan, saat ini Seni masih dalam pemeriksaan Kepolisian Diraja Malaysia. Proses hukum penyidikannya masih berlangsung.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 November 2025
TKI 20 Tahun Disiksa di Malaysia, Pemerintah Jateng Ingin Segera Pulangkan ke Keluarga
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pindahkan 150 Ribu TKI dari Malaysia untuk Bekerja di Jepang
Unggahan video tentang Presiden pindahkan TKI Malaysia ke Jepang, tak menyebutkan alasan dan kapan kebijakan tersebut diberlakukan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 September 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pindahkan 150 Ribu TKI dari Malaysia untuk Bekerja di Jepang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Bagikan Uang Sitaan Korupsi Impor Gula Rp 565 Miliar untuk TKI
Beredar video yang menampilkan informasi pemerintah akan membagikan uang sitaan korupsi impor gula Rp 565 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 25 Agustus 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Bagikan Uang Sitaan Korupsi Impor Gula Rp 565 Miliar untuk TKI
Indonesia
Wilfrida Beri Nama Anak 'Merah Prima Bowo', Penghormatan untuk Prabowo yang Membebaskannya dari Hukuman Mati
Wilfrida mengenang sosok Prabowo sebagai malaikat yang menolongnya saat dia tak punya siapa-siapa.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Agustus 2025
Wilfrida Beri Nama Anak 'Merah Prima Bowo', Penghormatan untuk Prabowo yang Membebaskannya dari Hukuman Mati
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: TKI di Jepang Masuk Daftar Hitam karena Meresahkan
TKI masuk ke daftar hitam pemerintah Jepang karena kerap dianggap sering berkelakuan buruk.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 21 Juli 2025
[HOAKS atau FAKTA]: TKI di Jepang Masuk Daftar Hitam karena Meresahkan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: TKW Indonesia Dalam Peti Es Dikirim dari Kamboja
“Petugas bea cukai Vietnam menemukan TKW Indonesia di dalam peti es besar dari Kamboja”
Wisnu Cipto - Selasa, 17 Juni 2025
[HOAKS atau FAKTA]: TKW Indonesia Dalam Peti Es Dikirim dari Kamboja
Indonesia
Antisipasi TPPO, KemenP2MI Cegah 3 CPMI Terbuai Gaji Rp7 Juta Jadi ART Ilegal Berangkat ke Oman dan UEA
KemenP2MI menyita dokumen ketiga CPMI berupa visa turis serta paspor dan tiket tujuan Jakarta-Muskat, Oman dan Oman-Dubai, UEA.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 April 2025
Antisipasi TPPO, KemenP2MI Cegah 3 CPMI Terbuai Gaji Rp7 Juta Jadi ART Ilegal Berangkat ke Oman dan UEA
Indonesia
Hilang Kabar 19 Tahun, Pekerja Migran Indonesia Ditemukan di Tengah Hutan Malaysia
Pekerja migran Indonesia (PMI) Ribut Uripah asal Jawa Tengah berhasil ditemukan di hutan Malaysia setelah 19 tahun terakhir hilang kabar.
Wisnu Cipto - Sabtu, 08 Maret 2025
Hilang Kabar 19 Tahun, Pekerja Migran Indonesia Ditemukan di Tengah Hutan Malaysia
Indonesia
Hilang di Malaysia, Annisah TKW Telantar Berhasil Dipulangkan ke Indonesia
Setelah bertemu, terkuak fakta Annisah adalah TKW legal yang diberangkatkan dari Indonesia sejak 2018 dan awalnya bekerja di Singapura.
Wisnu Cipto - Jumat, 15 Maret 2024
Hilang di Malaysia, Annisah TKW Telantar Berhasil Dipulangkan ke Indonesia
Bagikan