Headline

Di Tengah Tekanan Amerika, Huawei Teken Kerjasama Layanan 5G dengan Rusia

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 07 Juni 2019
 Di Tengah Tekanan Amerika, Huawei Teken Kerjasama Layanan 5G dengan Rusia

Perusahaan Raksasa Telekomunikasi Huawei akan mengembangkan teknologi 5G di Rusia (Foto: Official Huawei)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Raksasa telekomunikasi Huawei menandatangani kesepakatan dengan perusahaan layanan internet dan ponsel terkemuka Rusia di tengah tekanan Amerika Serikat.

Huawei, perusahaan telekomunikasi yang berpusat di Shenzhen, dan perusahaan telekomunikasi Rusia MTS telah menandatangani kesepakatan "pengembangan teknologi 5G dan peluncuran percobaan jaringan generasi kelima pada 2019 dan 2020", menurut MTS.

Penandantanganan kesepakatan tersebut membuat Amerika tersinggung lantaran selama ini Huawei dituduh terlalu dekat dengan pemerintah China padahal selama ini Huawei beroperasi di wilayah AS.

Upacara penandatangan berlangsung di kantor kepresidenan Rusia, Kremlin, di sela-sela kunjungan tiga hari Presiden China Xi Jinping, yang menghadiri upacara tersebut bersama Presiden Rusia Vladimir Putin, Kamis (6/6).

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping di Kremlin (Foto: Sputnik News)

Berdasarkan kesepakatan itu, Huawei dan MTS perusahaan berkewajiban membangun rencana 2019-2020 soal penerapan teknologi 5G dan jaringan internet dengan menggunakan infrastruktur milik MTS. Mereka juga akan mengembangkan jaringan komersial LTE dan meluncurkan zona uji coba dan melakukan percobaan jaringan 5G untuk bermacam penggunaan, termasuk prasarana.

Upacara penandatangan berlangsung bersamaan dengan percakapan video internasional pertama, dengan menggunakan jaringan 5G Rusia, yang menghubungkan St. Petersburg dan Ibu Kota Finlandia, Helsinki.

Perusahaan telepon seluler terkemuka Rusia itu dan Huawei setuju untuk bekerja sama dalam teknologi 5G di tengah tekanan terus-menerus yang diterima perusahaan raksasa teknologi China tersebut oleh Amerika Serikat.

Amerika sebagaimana dilansir Antara dari Sputnik News menyatakan bahwa perusahaan itu bekerja dengan pemerintah China dan memasang fitur-fitur sistem komputer pada peralatannya sehingga Beijing dapat menggunakannya untuk melakukan pemata-mataan dan serangan siber. Pemerintah dan perusahaan China itu telah membantah tuduhan tersebut.

Kesepakatan kerjasama Huawei dan perusahaan Rusia
Kesepakatan kerjasama pengembangan teknologi 5G antara Huawei dengan Perusahaan Internet Rusia, MTS (Foto: Sputnik News)

BACA JUGA: Ketua DPR Serukan Kubu Jokowi dan Prabowo Berdamai Saat Lebaran

Nikmati Libur Lebaran di Pantai, Waspadai Gelombang Tinggi di Sejumlah Wilayah Ini

Selain secara terbuka mencela Huawei, AS melarang peralatan perusahaan China itu beredar di negaranya serta melarang perusahaan-perusahaan AS melakukan pengalihan teknologi dan perangkat lunak Huawei ke AS.

Larangan tersebut mengakibatkan Google memutus dukungan Android bagi produk-produk Huawei serta para pabrik mikrocip berhenti menjual produk mereka ke perusahaan raksasa China itu.

Pada saat yang sama, Washington telah meningkatkan tekanan pada negara-negara sekutunya di Eropa untuk melarang keberadaan Huawei.(*)

#Huawei #Jaringan 5G #Vladimir Putin #Xi Jinping #Rusia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
Segera Hadir di Indonesia, HUAWEI WATCH GT 7 Jam Tangan Pintar Premium dengan Intelligent Health Insights
Fitur andalan dalam seri jam tangan pintar HUAWEI ini dipersembahkan untuk membantu pengguna memahami tubuh secara lebih menyeluruh.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Segera Hadir di Indonesia, HUAWEI WATCH GT 7 Jam Tangan Pintar Premium dengan Intelligent Health Insights
Tekno
Huawei Watch GT 7 Series Meluncur di Indonesia 7 Oktober 2026, Ini Bocoran Spesifikasi dan Fiturnya
Huawei memastikan smartwatch terbarunya, Watch GT 7 Series, akan meluncur di Indonesia pada 7 Oktober 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 30 September 2026
Huawei Watch GT 7 Series Meluncur di Indonesia 7 Oktober 2026, Ini Bocoran Spesifikasi dan Fiturnya
Dunia
Putin Tambah 15.500 Personel Militer Rusia, Zelensky Klaim Rencana Korut Kirim 10.000 Tentara
Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekret yang menambah 15.500 personel ke dalam struktur resmi Angkatan Bersenjata Rusia.
Yusuf Abdillah - Selasa, 29 September 2026
Putin Tambah 15.500 Personel Militer Rusia, Zelensky Klaim Rencana Korut Kirim 10.000 Tentara
Dunia
15 Pulau Anyar Muncul Kawasan Arktik Akibat Pemanasan Global
Pemanasan global menyebabkan bagian depan gletser, yang dikenal sebagai gletser outlet, mengalami penyusutan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
15 Pulau Anyar Muncul Kawasan Arktik Akibat Pemanasan Global
Indonesia
Luncurkan 16 Satelit Setiap Tahun, Rusia Inggin Gandeng Indonesia
AI menjadi bagian dari agenda transformasi digital yang dibahas dalam pertemuan, termasuk pemanfaatannya untuk pendidikan dan penguatan literasi digital masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Luncurkan 16 Satelit Setiap Tahun, Rusia Inggin Gandeng Indonesia
Tekno
Huawei Smartwatch GT Series Diklaim Bisa Tahan hingga 21 Hari, Cocok untuk Aktivitas Olahraga
Huawei GT Series diklaim mampu bertahan hingga 21 hari untuk penggunaan ringan. Simak daya tahan HUAWEI WATCH GT 6 dan GT Runner.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Huawei Smartwatch GT Series Diklaim Bisa Tahan hingga 21 Hari, Cocok untuk Aktivitas Olahraga
Dunia
Baru Jabatan Maret 2023, Jenderal Orang Kedua Setelah Xi Jinping dan Kepala Staf Gabungan Dipecat Karena Korupsi
Zhang menjabat sebagai orang kedua setelah Presiden Xi Jinping dengan posisi wakil ketua Komisi Militer Pusat (CMC)
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Baru Jabatan Maret 2023, Jenderal Orang Kedua Setelah Xi Jinping dan Kepala Staf Gabungan Dipecat Karena Korupsi
Dunia
Pertemuan Xi Jinping dan Trump Bakal Bahas Usulan Pengendalian AI
Xi Jinping dijadwalkan tiba di Washington pada 24 September. Trump sebelumnya telah mengunjungi Beijing pada Mei didampingi oleh delegasi perwakilan bisnis AS.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Pertemuan Xi Jinping dan Trump Bakal Bahas Usulan Pengendalian AI
Tekno
Huawei MatePad Air 2026 Segera Hadir di Indonesia, Bawa Layar OLED 144 Hz dan AI
Huawei MatePad Air (2026) dijadwalkan resmi hadir di Indonesia pada 18 September 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Huawei MatePad Air 2026 Segera Hadir di Indonesia, Bawa Layar OLED 144 Hz dan AI
Dunia
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Pesawat Zelenskyy nyaris terkena drone saat lepas landas dari Moldova dalam perjalanan menuju Oslo untuk menghadiri pemakaman Raja Harald V.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Bagikan