Di Tengah Aksi Mogok SP JICT, Ternyata Gaji Direksinya Miliaran Rupiah

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 03 Agustus 2017
Di Tengah Aksi Mogok SP JICT, Ternyata Gaji Direksinya Miliaran Rupiah

Wakil Ketua Umum Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal (SPJICT) Firmansyah memberikan keterangan dalam Konferensi Pers Mogok SPJICT, Jakarta(ANTARA FOTO/Syailendra Hafiz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Aksi mogok Serikat Pekerja PT Jakarta International Container Terminal atau SP JICT, tersingkap fakta lain berupa fantastisnya gaji para direksinya. Menurut SP JICT, gaji direksinya mencapai Rp 2,5 miliar per tahun.

Bocoran gaji direksi PT Jakarta International Container Terminal disampaikan Sekretaris Jenderal SP JICT M Firmansyah dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (3/8). Firmansyah mensinyalir pihak direksi telah melakukan politisasi gaji pekerja dan wanprestasi hak-hak karyawan demi mempertahankan uang sewa ilegal dari perpanjangan kontrak JICT jilid 2 tahun 2015-2039.

"Ini fakta yang tidak pernah disampaikan ke publik. Pendapatan tahunan JICT yang besar atau mencapai Rp 3,5-4 triliun per tahun, diduga menjadi daya tarik investor asing Hutchison memperpanjang kontrak jilid II. Namun BPK menyatakan perpanjangan ini melanggar aturan dan merugikan negara Rp 3,08 triliun," kata Sekretaris Jendral SP JICT M Firmansyah dalam keterangan tertulis di sela aksi mogok mereka 3-10 Agustus di Pelabuhan Tanjung Priok.

Dalam tiga tahun terakhir, JICT dijalankan secara "auto-pilot" sehingga nyaris tanpa peran direksi dan tercatat sejak 2015, telah terjadi mogok kerja sebanyak empat kali dengan dua di antaranya dibatalkan karena wanprestasi direksi dipenuhi.

"Puncak mogok JICT terjadi lagi pada 3-10 Agustus. 2017 ini karena direksi kembali wanprestasi terhadap hak pekerja yang sudah tercantum dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) perusahaan," katanya.

Dia memperkirakan kerugian akibat mogok JICT mencapai ratusan milyar rupiah.

"Patut diduga direksi sengaja mengorbankan kepentingan nasional untuk memberangus kritik pekerja terhadap perpanjangan kontrak JICT kepada Hutchison," kata Firmansyah.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengimbau Serikat Pekerja PT Jakarta International Container Terminal (JICT) tidak bertindak aneh-aneh terkait dengan aksi mogok kerja, mulai Kamis hingga 10 Agustus 2017. Hal itu demi menjaga produktivitas perusahaan dalam melakukan pelayanan.

"Saya ingin imbau, jangan aneh-anehlah. Kalau ada hal-hal yang tak benar, ya, diberi tahu. Akan tetapi, jangan buat produktivitas enggak bagus," katanya.

Ia bahkan meminta aparat keamanan untuk melihat jika ada pelanggaran yang terjadi dalam aksi.

"Kalau perlu diproses hukum, ya, kami proses hukum. Jangan demo-demo yang enggak jelas itu. Demo itu kalau memang ada hak dia yang enggak dilakukan (diberikan). Di luar, misalnya UMR atau lainnya, ini 'kan tidak," ujarnya.

Luhut Panjaitan mengaku bingung dengan aksi yang dilakukan SP JICT karena penghasilan pegawai JICT untuk bagian operator saja mencapai sekitar Rp 36 juta per bulan.(*)

Sumber: ANTARA

#Mogok Nasional #Demo Buruh #Pelabuhan Tanjung Priok #Luhut Panjaitan
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Syahbandar Bantah Macet Parah Tanjung Priok karena Pelabuhan, Salah Depo-Depo Kontainer di Cakung
KSOP Tanjung Priok menegaskan kemacetan panjang di Jalan Yos Sudarso bukan akibat pelabuhan, melainkan aktivitas depo kontainer di Cakung.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Syahbandar Bantah Macet Parah Tanjung Priok karena Pelabuhan, Salah Depo-Depo Kontainer di Cakung
Indonesia
Akses Masuk Pelabuhan Tanjung Priok Lumpuh Total Kemarin, Ini Biang Keroknya!
Truk kontainer yang terjebak macet di Tol Ancol terlihat mematikan mesin mobil karena kendaraan tidak kunjung bergerak hingga malam hari.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Akses Masuk Pelabuhan Tanjung Priok Lumpuh Total Kemarin, Ini Biang Keroknya!
Indonesia
Nekat Potong Aki Truk Sambil Jalan, Dua Bajing Loncat Tanjung Priok Kena Garuk Polisi Saat Cari Mangsa
Dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku mengadopsi modus operandi klasik bajing loncat
Angga Yudha Pratama - Selasa, 19 Mei 2026
Nekat Potong Aki Truk Sambil Jalan, Dua Bajing Loncat Tanjung Priok Kena Garuk Polisi Saat Cari Mangsa
Berita Foto
Pembangunan Tol Layang NPEA Seksi II Diharapkan Kurangi Kepadatan Truk Logistik
Suasana aerial jalan tol layang akses NPEA II di kawasan terminal peti kemas Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (14/5/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 14 Mei 2026
Pembangunan Tol Layang NPEA Seksi II Diharapkan Kurangi Kepadatan Truk Logistik
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Soal MBG, Menkeu Purbaya Tantang Luhut soal Transparansi Data
Purbaya menantang Luhut soal program Makan Bergizi Gratis. Simak kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Soal MBG, Menkeu Purbaya Tantang Luhut soal Transparansi Data
Indonesia
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Rano Karno memandang kaum pekerja sebagai elemen vital yang menentukan arah ekonomi daerah
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Indonesia
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Di Indonesia sendiri, sejarah perjuangan buruh juga memiliki perjalanan panjang sejak masa kolonial ketika buruh mengalami berbagai bentuk penindasan, termasuk kerja paksa dan upah yang tidak manusiawi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Indonesia
30 Ribu Aparat Amankan May Day 2026, Polisi Ingatkan Buruh jangan Anarkistis dan Terprovokasi
Ada dua agenda besar yang menjadi fokus pelayanan dan pengamanan aparat. Pertama, May Day Fiesta 2026 di kawasan Monas.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
30 Ribu Aparat Amankan May Day 2026, Polisi Ingatkan Buruh jangan Anarkistis dan Terprovokasi
Indonesia
Cegah Macet Parah, Pemprov DKI Siapkan Lahan 5 Hektare untuk Truk di Tanjung Priok
Pemprov DKI siapkan lahan 5 hektare di Tanjung Priok untuk parkir truk kontainer. Langkah ini cegah kemacetan parah pasca Lebaran 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 April 2026
Cegah Macet Parah, Pemprov DKI Siapkan Lahan 5 Hektare untuk Truk di Tanjung Priok
Indonesia
Viral Surat Minta THR ke Pengusaha Mengatasnamakan Polres Tanjung Priok, Polda Metro Jaya Turun Tangan
Viral di media sosial surat permintaan THR kepada pengusaha yang mengatasnamakan Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Maret 2026
Viral Surat Minta THR ke Pengusaha Mengatasnamakan Polres Tanjung Priok, Polda Metro Jaya Turun Tangan
Bagikan