Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Cegah Macet Parah, Pemprov DKI Siapkan Lahan 5 Hektare untuk Truk di Tanjung Priok

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 01 April 2026
Cegah Macet Parah, Pemprov DKI Siapkan Lahan 5 Hektare untuk Truk di Tanjung Priok

ilustrasi pelabuhan.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil langkah strategis untuk mengatasi kemacetan di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyediakan lahan seluas lima hektare sebagai kawasan penyangga (buffer area) bagi kendaraan logistik.

Lahan tersebut berlokasi di Terminal Tanah Merdeka dan dipinjamkan kepada PT Pelindo guna menampung kendaraan besar, khususnya truk kontainer, agar tidak menumpuk di badan jalan.

Langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar pelabuhan, terutama setelah periode Lebaran Idulfitri 2026 yang biasanya diikuti lonjakan aktivitas logistik.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan antisipasi agar kemacetan parah seperti tahun sebelumnya tidak kembali terjadi.

"Kami bekerja sama dan Pemerintah DKI Jakarta memberikan ruang kepada Pelindo kurang lebih 5 hektare di Terminal Tanah Merdeka untuk tempat parkirnya supaya tidak seperti yang lalu," kata Pramono yang dikutip Rabu (1/4).

Baca juga:

Dishub DKI Sebar Pasukan Feeder di 4 Terminal Besar Jakarta, Dari Tanjung Priok Sampai Kalideres Semua Terkoneksi

Pelindo Pastikan Kesiapan Layanan Pelabuhan Buat Pemudik Lebaran 2026

Minta Pelindo Atasi Kemacetan di Tanjung Priok, Pramono: jangan Terulang Lagi

Dengan kapasitas sekitar 200 kendaraan kontainer, area tersebut diharapkan mampu mengurangi antrean truk di jalan utama yang selama ini menjadi salah satu penyebab kemacetan di Jakarta Utara.

"Sampai sekarang ini setelah lebaran Idulfitri, aktivitas di Tanjung Priok berjalan dengan baik dan normal," ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemprov DKI juga menggratiskan retribusi penggunaan lahan tersebut selama satu minggu, terhitung mulai 30 Maret 2026. Nilai pembebasan retribusi diperkirakan mencapai Rp150 juta hingga Rp200 juta.

"Kami juga menggratiskan kepada Pelindo karena memang biaya kalau kemudian harus ada kemacetan yang seperti tahun lalu itu cost-nya terlalu tinggi sekali," pungkasnya. (Asp)

#Pelindo #Pelabuhan Tanjung Priok #Macet #Pemprov DKI Jakarta #Pramono Anung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan Rp 300 miliar dalam APBD 2026 untuk pembebasan lahan normalisasi Kali Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama. Target 170 bangunan, namun warga masih enggan pindah ke rusun.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Indonesia
132.627 Orang Daftar Kerja Padat Karya Pemda DKI, Lowongan Hanya 2.843
Pihaknya memastikan proses perekrutan dalam program Padat Karya dilakukan transparan tanpa adanya "orang titipan".
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
132.627 Orang Daftar Kerja Padat Karya Pemda DKI, Lowongan Hanya 2.843
Indonesia
Pramono Anung Pertimbangkan Tambah Penerima Transportasi Umum Gratis Jika Tarif Transjakarta Naik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengkaji penambahan kelompok penerima transportasi umum gratis di tengah rencana penyesuaian tarif Transjakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Pramono Anung Pertimbangkan Tambah Penerima Transportasi Umum Gratis Jika Tarif Transjakarta Naik
Indonesia
Pramono Anung Janji Gratiskan Transportasi Umum dan Tempat Wisata Selama 5 Hari saat HUT ke-500 Jakarta
Pramono Anung menggratiskan transportasi umum, Monas, Ragunan, hingga Ancol selama 22–27 Juni 2027 dalam perayaan HUT ke-500 Jakarta bagi seluruh warga Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
Pramono Anung Janji Gratiskan Transportasi Umum dan Tempat Wisata Selama 5 Hari saat HUT ke-500 Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Dishub Tertibkan Pak Ogah di Jalan Protokol
Langkah itu dilakukan untuk menciptakan ketertiban berlalu lintas sekaligus mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global yang lebih berkelanjutan.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Gubernur Pramono Minta Dishub Tertibkan Pak Ogah di Jalan Protokol
Indonesia
Pramono Segera Tetapkan Tarif Tranjakarta ke Bandara, Termasuk Kaji Usulan Tarif Paket Rp 200 Ribu Per Bulan
Pemprov DKI tengah mematangkan kebijakan tarif transportasi umum yang diharapkan mampu mendorong lebih banyak masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan massal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Pramono Segera Tetapkan Tarif Tranjakarta ke Bandara, Termasuk Kaji Usulan Tarif Paket Rp 200 Ribu Per Bulan
Indonesia
Advokasi Peduli Transportasi Publik Laporkan Gubernur Pramono ke MA soal Rencana Penaikan Tarif Transjabodetabek
Tidak ada pilihan lain selain keberatan melalui Mahkamah Agung Republik Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Advokasi Peduli Transportasi Publik Laporkan Gubernur Pramono ke MA soal Rencana Penaikan Tarif Transjabodetabek
Indonesia
Pramono: Sekolah Rakyat Jadi Kesempatan Anak Kurang Mampu Raih Masa Depan Lebih Baik
Pramono Anung menyatakan Pemprov DKI siap mendukung Sekolah Rakyat dengan mengkaji penyediaan lahan untuk sekolah berasrama berkapasitas sekitar 1.000 siswa.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Pramono: Sekolah Rakyat Jadi Kesempatan Anak Kurang Mampu Raih Masa Depan Lebih Baik
Indonesia
Pramono Kukuhkan 17 Anggota DTKJ 2026–2029, Dorong Transportasi Jakarta Makin Terintegrasi
Pramono Anung mengukuhkan 17 anggota DTKJ periode 2026–2029 dan mendorong integrasi transportasi, digitalisasi layanan, serta mobilitas Jakarta menuju kota global.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Pramono Kukuhkan 17 Anggota DTKJ 2026–2029, Dorong Transportasi Jakarta Makin Terintegrasi
Indonesia
Gubernur Tak Mau Program Bank Sampah Jakarta Hanya Seremoni, Harus Nyata Hasilnya
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan program Bank Sampah tidak boleh berhenti pada seremoni. Ia meminta SKPD mengelola secara serius agar berdampak nyata pada pengurangan sampah.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Gubernur Tak Mau Program Bank Sampah Jakarta Hanya Seremoni, Harus Nyata Hasilnya
Bagikan