MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan transportasi umum di Jakarta akan digratiskan selama lima hari dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 atau lima abad Jakarta pada 2027.
Kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh warga Indonesia yang berada di Jakarta, tidak terbatas hanya bagi warga ber-KTP DKI Jakarta. Hal ini disampaikan Pramono saat menghadiri acara khitanan massal di Balai Kota Jakarta, Rabu (8/7).
Tahun depan, DKI Jakarta menyambut 5 abad. Saya sudah memutuskan nanti bagi siapa pun warga Indonesia, selama lima hari dari tanggal 22 sampai dengan 27 (Juni 2027), transportasinya gratis Rp 1. Semua warga negara, tidak hanya Jakarta,
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Monas, Ragunan hingga Ancol Juga Gratis
Tak hanya transportasi umum, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan menggratiskan akses ke sejumlah destinasi wisata milik pemerintah daerah.
Beberapa lokasi yang masuk dalam program tersebut antara lain Monumen Nasional (Monas), Taman Margasatwa Ragunan, hingga Ancol.
"Dan kita perlakukan yang sama masuk ke Monas, Ragunan, Ancol, dan sebagainya juga gratis," ucapnya.
Baca juga:
Respons Positif Jadi Dasar Kebijakan
Pramono mengatakan, kebijakan serupa pernah diterapkan saat peringatan HUT ke-499 Jakarta pada Juni lalu.
Saat itu, insentif berupa transportasi umum gratis, akses wisata, dan museum tanpa biaya mendapat respons positif dari masyarakat. Jumlah pengguna transportasi publik maupun pengunjung tempat wisata meningkat signifikan pada 22, 27, dan 28 Juni.
Menurutnya, jumlah pengunjung Taman Margasatwa Ragunan yang biasanya berada di kisaran 103 ribu hingga 105 ribu orang meningkat menjadi sekitar 135.500 orang.
Sementara itu, jumlah pengunjung Ancol juga melonjak dari sekitar 35 ribu hingga 40 ribu orang menjadi sekitar 80 ribu orang.
Baca juga:
Gubernur Pramono Minta Dishub Tertibkan Pak Ogah di Jalan Protokol
Pramono menilai antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kebijakan tersebut mampu mendorong penggunaan transportasi umum sekaligus meningkatkan kunjungan ke destinasi wisata di Jakarta.
"Jadi masyarakat betul-betul merasakan itu. Karena naik transportasinya gratis, masuk Ancolnya gratis. Tetapi di sana bayarnya yang tidak gratis, kalau beli makanan. Kalau bawa bekal, monggo saja," pungkasnya. (Asp)