Merahputih.com - Demo mahasiswa di depan gedung MPR/DPR memanas dengan aksi lemparan botol dari mahasiswa. Mereka memaksa masuk kedalam gedung parlemen dan meminta polisi yang berjaga mundur dari pintu gerbang.
Massa menyatakan ingin bertemu dengan pimpinan DPR atau polisi menghadirkan pimpinan DPR ke lokasi demo.
Baca Juga
"Permintaan kami, hadirkan pimpinan DPR di sini, Bapak," ucap seorang orator.
Massa juga naik ke atas pintu gerbang DPR. Mereka mendesak agar pintu segera dibuka. Mereka sempat beristirahat dan kembali menyanyikan yel-yel pada pukul 13.30 WIB.
Demo mahasiswa di depan gedung DPR, Jakarta, kembali diwarnai lemparan botol plastik minuman kemasan. Polisi pun mengimbau mahasiswa tidak melakukan provokasi. Pasalnya, lemparan botol itu tepat mengarah ke Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy yang berada di lokasi.
Namun, bukannya mereda, tiba-tiba justru lemparan botol semakin banyak dari arah mahasiswa ke gerbang DPR dimana Kapolda tengah melakukan pemantauan. Lemparan botol itu berhenti setelah Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Harry Kurniawan memberi imbauan.
"Ada Bapak Kapolda Metro Jaya di depan pintu gerbang. Beliau bakal memfasilitasi. Jangan, jangan provokasi," Kata Harry Kurniawan melalui pengeras suara di atas mobil komando polisi.
Baca Juga:
Harry meminta massa untuk tetap tenang dan tak anarkis.
Sampai saat ini, para mahasiswa sudah memadati jalanan depan Gedung DPR MPR. Massa diperkirakan akan bertambag mengingat gelombang kedatangan terus terjadi. (Knu)