Detik-detik Penyelamatan Korban Letusan Gunung Merapi

Luhung SaptoLuhung Sapto - Kamis, 19 Oktober 2017
Detik-detik Penyelamatan Korban Letusan Gunung Merapi

Korban Wedhus Gembel sedang mendapat perawatan dari petugas SAR dan BPBD dalam simulasi di Desa Widodomartani, Ngemplak, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (18/10). (MerahPutih.com/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Suara raungan mobil ambulans tiba-tiba terdengar di lapangan Jongkang Desa Widodomartani, Ngemplak, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Tenda-tenda milik petugas SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial DIY nampak berdiri tegak di sekeliling lapangan.

Beberapa ambulans silih berganti datang dan pergi ke lapangan tersebut. Begitu ambulans berhenti, petugas medis segera membuka ambulans dan menurunkan penumpang yang terluka. Penumpang tersebut adalah warga yang tinggal di beberapa desa di lereng Gunung Merapi.

Tubuh mereka penuh luka akibat letusan Gunung Merapi. Beberapa wajah warga tampak gosong dan memerah akibat terkena 'wedus gembel' Merapi. Petugas medis segera membawa mereka ke Posko Kedaruratan Bencana milik BPBD. Petugas pun memberikan pertolongan pertama diantaranya dengan membalut luka menggunakan kain, memberikan obat menghentikan pendarahan, serta memasang infus ke para korban.

Di sisi lain beberapa petugas SAR dan BPBD nampak sibuk saling berbicara di handy talky. Mereka saling berkomunikasi untuk mencari dan menyelamatkan warga lainnya yang masih terperangkap dalam rumahnya. Tak jauh dari posko kedaruratan, dapur umum milik Dinas Sosial sedang didirikan. Petugas dari Dinas Sosial DIY segera membagikan makanan dan obat-obatan pada petugas dan warga.

Suasana mencekam tersebut terasa di dalam simulasi bencana erupsi Merapi. Simulasi ini digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD DIY, Rabu (18/10).

Kepala BPBD DIY Krido Suprayitno menjelaskan simulasi ini digelar dengan melibatkan masyarakat dan para personil serta relawan tim SAR dan BPBD. Tujuannya untuk memberikan informasi soal penanganan mitigasi bencana letusan gunung berapi.

"Ini simulasi erupsi pertama yang kami lakukan. Tujuannya agar warga bisa mandiri dan tahu bagaimana menyelamatkan diri saat Merapi meletus,"ujar Krido di lokasi simulasi, Yogyakarta.

Krido berharap usai ada simulasi ini petugas penanggulangan bencana dan masyarakat dapat mengetahui apa saja yang harus dilakukan serta bagaimana proses evakuasi korban ketika erupsi Merapi terjadi.

Simulasi dimulai sekitar pukul 11.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Gladi lapangan ini diikuti oleh sekitar 421 peserta dari 35 instansi penanggulangan bencana dan masyarakat setempat. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Baca juga berita lain terkait Yogyakarta dalam artikel: Ini Doa Raja Yogyakarta untuk Anies-Sandi

#Gunung Merapi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Merapi Lava Tour Kali Kuning: Sensasi Uji Adrenalin dengan Jeep Off-Road
Sejumlah wisatawan menjajal Off Road Merapi Lava Tour di Kawasan Desa Kinah Rejo, Yogyakarta, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Merapi Lava Tour Kali Kuning: Sensasi Uji Adrenalin dengan Jeep Off-Road
Indonesia
Status Masih Siaga, Erupsi Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Strombolian
Karakter aktivitas Gunung Anak Krakatau juga mengalami perubahan. Setelah fase erupsi menerus berakhir, gunung api tersebut kembali menunjukkan pola erupsi Strombolian.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Status Masih Siaga, Erupsi Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Strombolian
Indonesia
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Gunung Merapi erupsi Jumat pagi dengan awan panas guguran sejauh 2 km ke arah barat daya. BPPTKG menetapkan status Level III (Siaga) dan mengingatkan warga untuk menjauhi zona bahaya serta waspada banjir lahar dan hujan abu.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Indonesia
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) Heri Wibowo mengatakan kejadian ini membuktikan masyarakat tidak menghiraukan imbauan pihak-pihak terkait.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Indonesia
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Awan panas guguran terjadi pada pukul 20.56 WIB dengan estimasi jarak luncur mencapai 2 kilometer ke arah barat, tepatnya menuju hulu Kali Sat/Putih.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Indonesia
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Rekomendasi yang dikeluarkan Badan Geologi tersebut juga sekaitan dengan status Gunung Marapi yang hingga kini masih berada pada Level II atau Waspada.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Indonesia
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Pendaki ilegal Gunung Merapi asal Yogyakarta yang hilang sejak 20 Desember ditemukan meninggal dunia di wilayah Sapu Angin, Klaten, Jawa Tengah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Bagikan